Alat Elektronik yang "Stand-By" Boros. Masa Sih?

29 Januari, 2007

Jaman semakin canggih, barang-barang semakin boros, manusia juga semakin malas. Penemuan remote control juga menunjang itu semua sehingga hampir semua alat elektronik memiliki fasilitas “stand-by” yang memang “ready-to-be-on” sewaktu kita pencet tombol power di remote.

Secara statistik, 7% dari seluruh pemakaian energi digunakan untuk alat-alat yang sedang “stand-by”. Ini seperti menyalakan lampu 75-100 watt secara terus menerus.  Bayangkan bila kita kalikan 7% tersebut dengan jumlah pelanggan di Jakarta, 3 Juta serta rata-rata pemakaian listrik sehari-hari. Banyak yang mengira bahwa pada waktu ”stand-by”, alat elektronik hanya menggunakan listrik untuk menyalakan lampu merah yang ada di TV/DVD/Monitor. Ternyata listrik yang digunakan jauh lebih banyak dari itu.

Beberapa tips untuk mengurangi stand-by:
1. Matikan peralatan elektronik melalui tombol power
2. Pakai soket listrik dengan on/off sehingga mudah dimatikan tanpa mencabut kabel
3. Kalau memakai cable extension, pakai yang memakai on/off juga sehingga mudah dimatikan seluruh peralatan elektronik yang tercolok disitu.

Memang setelah saya membiasakan diri dengan hal ini, kalau saya belum matikan betul jadi merasa tidak enak sendiri. Akhirnya ini pun bisa menjadi cara hidup yang lebih baik.

Entry Filed under: Lingkungan Rumah. .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Agenda



25 Oktober 2009
Bidakara Fun Bike 4
Waktu: 06.30 – 14.00 WIB
Lokasi: Start dan Finish di Depan Hotel Bumi Karsa Bidakara
Contact Person: Indah/Vienna
(021) 837 93555 ext. 1801, 1808 Ibu Wati Monas 0856 7848 471

Kategori

Archives

Artikel Sebelumnya

Top Posts

Jejak Pendapat

Kampanye Hijau









Blogroll

Statistik Pengunjung

Statistik

Links