Fakta Energi Indonesia! Jangan kira kita begitu kaya akan sumber daya.

26 April, 2007 at 12:34 7 komentar

Indonesia sering disebut sebagai negara kaya akan sumber daya. Memang pada saat ini untuk export batubara dunia saja kita telah melewati Australia sebagai exporter batubara no. 1 di dunia. Lumayan, kadang kita jarang mendapat juara. Tapi ini karena 75% dari produksi dalam negeri kita export. Kita adalah produsen batubara no.4 setelah China, India dan Afrika Selatan. Walaupun total cadangan batubara kita sekarang kira-kira 5 milyar ton, itu sebenarnya hanya 3.1% dari total cadangan dunia. Kalau kita bilang kita adaah juara, kita memang juara dibodohi oleh orang luar negeri. Mereka menyimpan cadangan mereka selama mungkin sampai cadangan kita habis dan harus mau tidak mau membeli dari mereka. Itu sama saja dengan dijajah kembali!!

Bagaimana kita bisa dijajah? kalau kita lihat, 87% pembangkit tenaga kita berasal dari pembangkit yang menggunakan minyak, gas dan batu bara. Hanya 10.5% dari tenaga air dan 2.5% dari geothermal.

Padahal, cadangan minyak kita dibandingkan cadangan dunia hanya 0.6%, cadangan gas hanya 1.6% dan again, cadangan batubara hanya 3.1%.

Kalau hal ini terus terjadi, yaitu ketergantungan dengan minyak, gas dan batubara, ke masa mendatang, maka suatu hari kita akan benar-benar kehabisan sumber daya dan harus membeli semua dari luar negeri. Benar-benar penjajahan secara halus yang sedang dilakukan.

Jadi kita sebenarnya kaya sumber daya atau tidak? Tentu saja kaya.

Sumber daya panas bumi di Indonesia diperkirakan mencapai 20,000 MW atau setara dengan 40% dari total geothermal dunia. Kita baru mendayagunakan kira-kira 5% saja dari total potensinya. Kemampuan sumber daya air kita untuk membuat PLTA atau PLTM (pembangkit listrik tenaga mini-hydro) mencapai 75,000 MW. Selanjutnya, sumber daya matahari kita pun cukup baik dengan rata-rata 4.8 kWh/m2.

Bila kita bandingkan dengan pembangkit tenaga listrik yang menggunakan bahan bakar minyak, maka untuk setiap 1MW yang dihasilkan oleh pembangkit dengan tenaga terbarukan dapat menghemat 10 milyar rupiah pembelian BBM.

Inilah faktanya. Apakah kita akan terus menjual hasil alam kita dan mengorbankan masa depan anak cucu kita? Atau kita juga dapat mulai menghemat dan mencari alternatif untuk kebutuhan energi kita.

About these ads

Entry filed under: Energi Alternatif, Fakta Lingkungan. Tags: .

New York akan menambah 1 juta pohon hingga tahun 2017. Bagaimana dengan Jakarta? Krisis Jagung! Inflasi besar sudah semakin dekat…

7 Komentar Add your own

  • 1. Ardison, ST  |  4 Desember, 2007 pukul 07:24

    good….

  • 2. andri  |  13 Desember, 2007 pukul 12:30

    Bisa dijelaskan ndak bagaimana mekanisme pemanfaatan sumber daya panas bumi?

    thx.

  • 3. Idetrorce  |  16 Desember, 2007 pukul 01:02

    very interesting, but I don’t agree with you
    Idetrorce

  • 4. dodolipet  |  16 Desember, 2007 pukul 07:24

    Hi idetrorce,
    Please share which part of the article that you don’t agree with. It will be good for me and the blog itself so we can have better information for the readers. thx.

  • 5. mrfajarsyah  |  5 Februari, 2008 pukul 06:33

    btw, data datanya ngambil dari mana ? semisal potensi mikrohidro ato geotermal ?
    ditunggu jawabannya yah..ke mr_fajarsyah@yahoo.com

  • 6. alfha y.m.  |  27 Mei, 2008 pukul 13:36

    saya tertarik dengan sumber daya matahari, kira2 brapa biaya yang dibutuhkan untuk alat-alatnya?

  • 7. ronny  |  25 September, 2008 pukul 00:17

    Ok juga pendapatnya. Tapi mungkin hrs diperlebar sdkt sudut pandangnya. Export btbr jg mendatangkan income buat negara berupa pajak, & pajak digunakan utk APBN dgn pengunaannya utk berbagai kebutuhan rakyat juga. Sempit sekali ruang gerak industri2 lain di negara ini, mau tak mau dari industri yg cepat menghasilkan income. Pengembangan batu bara menjadi liquid coal mungkin juga bisa menjadi terobosan. Untuk Geothermal layak untuk diteruskan & dikembangkan semaksimal mungkin. kebutuhan utk ini & itu sesuai tuntutan masyarakat & politik sangat menekan APBN. Masyarakat maunya modern secepat cepatnya & nyaman sesegera mungkin, cepat komplain & protes alias demo. Apalagi kalau APBN kurang…wah tambah runyam. Penonton bola memang selalu lebih pintar daripada pemain bola yg berada dilapangan bola mas…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Agenda

Archives

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 1,785,419 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 314 pengikut lainnya.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 314 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: