Archive for 25 April, 2008
Bahasa Pohon Selamatkan Bumi
Diambil dari Harian kompas, Jumat 25 April 2008.
Oleh NIRWONO JOGA
“The best friend on earth of man is the tree. When we use the tree respectfully and economically, we have one of the greatest resources of the earth”. (Arsitek Frank Lloyd Wright)
Banyak cara dapat kita lakukan untuk menyelamatkan Bumi yang kian rapuh. Salah satunya dengan menanam pohon, sang primadona efek pemanasan Bumi, penyelamat lingkungan.
Pohon adalah salah satu keajaiban alam terhebat. Semua ajaran agama dengan tegas menempatkan pohon menjadi simbol dan sumber kehidupan manusia. Relief-relief di Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan candi-candi lain melukiskan pohon dalam kehidupan kita. Sakral dan romantis. Cinta dan kedamaian terukir dengan menanam pohon dan segala aktivitas kehidupan di bawah pohon. Kebencian dan anarki dilukiskan dengan menebang pohon.
Pohon adalah pembentuk ruang paling dasar (akar dan tanah = lantai, batang = tiang, ranting dan daun = atap) yang menciptakan keteduhan agar manusia dapat melakukan aktivitas di bawahnya. Sang Buddha Gautama merenung hening di bawah pohon Bodi (Ficus religiosa). Para murid yang sekolahnya ambruk tetap dapat belajar di bawah kerindangan pohon.
Bumi dan perempuan adalah satu. Kata bumi sendiri berkonotasi perempuan. Bumi tempat pohon berpijak menghujamkan akarnya. Bumi, pohon, dan perempuan menginspirasi Sutradara Garin Nugroho untuk membuat film terbarunya berjudul Under The Tree. Bagi Garin, pohon mempunyai banyak makna yang menjadi bagian tak terlupakan dalam kehidupan semua orang di Bumi. Pohon dan perempuan juga telah mendorong Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Sepuluh Juta Pohon (1/12/2007) untuk menyelamatkan Bumi. (lebih…)
Tips: Makan Timun dan Makan Sate
Siapa yang tidak suka sate? Sate mudah dibuat, gampang dimakan, enak dan murah. Apalagi kalau lagi lapar ada tukang sate yang lewat. Tetapi ternyata sate mengandung karbon (zat karsinogen) dari hasil pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker. Yang tidak disangka adalah ternyata timun atau bonteng memiliki zat anti Karsinogen.
Jadi jangan lupa makan timun sebelum dan sesudah makan sate. Sekalian makan acar juga deh sewaktu makan sate. Jadi dimana makan sate yang enak? 🙂


















Komentar Terbaru