Archive for Juni, 2009
Pembuat telepon genggam menstandarisasi charger
Semua henpon keluaran Nokia, Apple, Motorola, Samsung, Sony Erricson, LG, NEC dan RIM (Blackberry) akan memiliki charger yang standard sehingga dapat digunakan oleh merek apapun dengan basis MicroUSB.
Diharapkan hal ini akan sangat mengurangi charger-charger yang tidak terpakai dan hanya kita taruh di laci, tak terpakai. Nokia sendiri sudah merubah chargernya sehingga yang lama tidak dapat dipakai untuk handset baru.
Dengan standard ini maka kalau kita pindah merek tidak perlu pusing beli charger lagi karena standard. Mudah-mudahan juga charger tidak menjadi aksesoris setiap pembelian henpon karena kalau tidak walapun sudah standard, tetapi setiap beli henpon baru juga dapat charger lagi, akhirnya malah tidak mengurangi banyaknya charger.
Sumber: Reuters
Info sepeda motor listrik
Komentar terakhir dari artikel Sepeda Motor Listrik. Menarik juga kalau ada yang ingin mulai mencoba pakai sepeda motor listrik.
—-
Rekan-rekan ada berita baru neeee.
Dalam bulan ini kami dari EMOTO sedang mengadakan promosi Cashback 500Rb. Bagi konsumen yang apply secara CASH dari 11 Juni 2009 sampai dengan 12 Juli 2009. Demikian penjelasan saya untuk anda semua. Semoga dapat menjadi kesan yang kuat untuk bisa bergabung dengan kami sebagai bagian dari komunitas pengguna kendaraan listrik dan turut mendukung program “Langit Biru”.
hubungi : Rully
Japri di rullyerwin@yahoo.com atau
081808111148 atau 94306043
Salam Udara yang lebih Bersih dan Sejuxxxxx……
— info baru —
Kebersihan di Bali
Saya baru saja pulang dari Bali dan cukup kagum dengan perubahan kebersihan yang ada disana. Jalanan, pantai dan tempat akomodasi di Bali sangat mengedepankan kebersihan yang juga pada akhirnya menjaga citra baik untuk turis domestik maupun luar negeri. Disana juga bisa dijumpai berbagai macam model tong sampah yang menarik dengan slogan-slogannya seperti:
- Keep Bali Clean With Love
- Hormati pantai kami
- Keep beach clean
- Together we can keep Bali’s beaches clean!
Dengan hal ini maka masyarakat bukan saja diajak berpartisipasi tetapi juga ikut serta aktif dalam menjaga kebersihan. Bisa dibilang kesadaran masyarakat Bali juga berbeda dengan masyarakat lain yang masih belum peduli dengan keindahan kota dan kebersihannya. Masyarakat Bali sadar bahwa karena tumpuan mereka adalah industri pariwisata, maka dalam menjaga citranya mereka harus bisa memberikan yang terbaik untuk para turis, bukan hanya senyum yang terkenal, tetapi juga dalam hal kebersihan.
Inilah hal baik yang patut ditiru oleh tempat-tempat lain di Indonesia yang kalau di Jakarta, jalan protokol saja kotor dengan sampah. Mudah-mudahan Bali juga menjadi citra yang baik untuk negara kita agar tidak di cap kotor dan tidak beradab karena tidak peduli lingkungan.
Bersihkan Monas Bersama 89,2 FM Green Radio, JGM, Caring Community dan HSBC
dari member facebook greenradio FM:
2500-an orang bakal menyapu bersih Monas dalam aksi “Bersihkan Monas” Minggu 28 Juni 2009 mulai pukul 07.00- selesai. Aksi lingkungan ini adalah bagian dari program Gerakan Masyarakat Peduli Sampah yang diselenggarakan oleh 89,2 FM Green Radio, Caring Community dan Jakarta Green Monster dan didukung sepenuhnya oleh HSBC.
Tak perlu memamerkan selebritas atau hiburan hip-hip hura untuk memancing minat 2500 orang karyawan HSBC dan Bank Ekonomi, anak-anak sekolah dan masyarakat umum untuk mau berkotor-kotor memungut sampah di sekitar Monas. Minat mereka didasari kesadaran penuh untuk turut berpartisipasi membersihkan monumen kebanggaan warga Jakarta itu.
Saban Sabtu dan Minggu, warga Jakarta berbondong memadati ruang terbuka hijau ditengah Jakarta ini. Setelah menikmati rimbunnya pepohonan dan semilir angin, yang tersisa kemudian adalah sampah. Mulai dari serpihan sampah plastik permen, botol air mineral sampai popok sekali pakai.
Mumpung DKI Jakarta sedang berulangtahun, 89,2 FM Green Radio dan Jakarta Green Monster mengajak Caring Community dan HSBC untuk bergabung dalam aksi bersama “Bersihkan Monas”. Kapan lagi kita berbuat sesuatu untuk ikon Jakarta yang satu ini? Jangan cuma bermimpi mengerik emas diatas Monas sembari jemari nakal melempar sampah sembarang. Hayo Bersihkan Monas.

















Komentar Terbaru