<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Budaya Aji Mumpung</title>
	<atom:link href="http://akuinginhijau.org/2009/11/30/budaya-aji-mumpung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akuinginhijau.org/2009/11/30/budaya-aji-mumpung/</link>
	<description>Hal-hal kecil yang dapat mengubah dan melestarikan lingkungan Indonesia tercinta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 May 2013 05:20:01 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: herupra</title>
		<link>http://akuinginhijau.org/2009/11/30/budaya-aji-mumpung/#comment-5766</link>
		<dc:creator><![CDATA[herupra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jun 2010 18:20:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akuinginhijau.wordpress.com/?p=500#comment-5766</guid>
		<description><![CDATA[yap...seperti itulah kira-kira]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yap&#8230;seperti itulah kira-kira</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: uniqueplano</title>
		<link>http://akuinginhijau.org/2009/11/30/budaya-aji-mumpung/#comment-5101</link>
		<dc:creator><![CDATA[uniqueplano]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 05:40:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akuinginhijau.wordpress.com/?p=500#comment-5101</guid>
		<description><![CDATA[yups.... beginilah mental bangsa kita, disadari atau tidak kita harus meninggalkannya demi masa depan kita sendiri. Mulailah dari hal2 kecil, dari lingkungan terdekat kita, ajarilah anak2, adik2 dan saudara2 kita bagaimana hidup yg seimbang, selaras dan serasi dengan alam. Alam tidak pernah berlaku boros, semuanya berlansung dengan efisien. Kitalah sebenarnya yang merusak alam, menganggu keseimbangan yang telah berlangsung sejak jaman nenek moyang kita. Walaupun sebenarnya jika disadari, budaya berbuat boros merupakan ciri khas manusia yang mebedakannya dengan hewan. Hewan hanya mengambil dan memakan apa yg diperlukannya dan berhenti sampai mereka kenyang, namun sudah sifat alami manusia yang tidak pernah puas dan rakus. Jadi marilah kita ubah itu dari sekarang.

Salam

Uniqe belum tentu berbeda]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yups&#8230;. beginilah mental bangsa kita, disadari atau tidak kita harus meninggalkannya demi masa depan kita sendiri. Mulailah dari hal2 kecil, dari lingkungan terdekat kita, ajarilah anak2, adik2 dan saudara2 kita bagaimana hidup yg seimbang, selaras dan serasi dengan alam. Alam tidak pernah berlaku boros, semuanya berlansung dengan efisien. Kitalah sebenarnya yang merusak alam, menganggu keseimbangan yang telah berlangsung sejak jaman nenek moyang kita. Walaupun sebenarnya jika disadari, budaya berbuat boros merupakan ciri khas manusia yang mebedakannya dengan hewan. Hewan hanya mengambil dan memakan apa yg diperlukannya dan berhenti sampai mereka kenyang, namun sudah sifat alami manusia yang tidak pernah puas dan rakus. Jadi marilah kita ubah itu dari sekarang.</p>
<p>Salam</p>
<p>Uniqe belum tentu berbeda</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: arsjad haikal semoga bukan orang jahat</title>
		<link>http://akuinginhijau.org/2009/11/30/budaya-aji-mumpung/#comment-5087</link>
		<dc:creator><![CDATA[arsjad haikal semoga bukan orang jahat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 04:52:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akuinginhijau.wordpress.com/?p=500#comment-5087</guid>
		<description><![CDATA[waduh... gimana ya... yah, hemat itu musti dibangun sejak dini... perlu semua orang tua mengajarkan kepada anaknya tentang itu... lagian kalo kita pake aji mumpung... apalagi ampe johir2an gitu... itumah norak namanya... jadi SEDERHANA ajalah, gitu kan kata bang Kaka...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>waduh&#8230; gimana ya&#8230; yah, hemat itu musti dibangun sejak dini&#8230; perlu semua orang tua mengajarkan kepada anaknya tentang itu&#8230; lagian kalo kita pake aji mumpung&#8230; apalagi ampe johir2an gitu&#8230; itumah norak namanya&#8230; jadi SEDERHANA ajalah, gitu kan kata bang Kaka&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ardiasandhi</title>
		<link>http://akuinginhijau.org/2009/11/30/budaya-aji-mumpung/#comment-5046</link>
		<dc:creator><![CDATA[ardiasandhi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 13:02:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akuinginhijau.wordpress.com/?p=500#comment-5046</guid>
		<description><![CDATA[Setuju sekali.
Saya pernah suatu hari ketika mengkampanyekan penggunaan kertas 2 sisi dibilang: kertas dibayarin kantor ini.
Saya hanya tersenyum dan berkata, bukan masalah siapa yang membayar, melainkan ini sumbangan terkecil kita untuk menyelamatkan hutan kita.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju sekali.<br />
Saya pernah suatu hari ketika mengkampanyekan penggunaan kertas 2 sisi dibilang: kertas dibayarin kantor ini.<br />
Saya hanya tersenyum dan berkata, bukan masalah siapa yang membayar, melainkan ini sumbangan terkecil kita untuk menyelamatkan hutan kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
