Posts filed under ‘Lingkungan Kerja’

Cloud Application, memperlambat penggantian komputer

Cloud Application seperti yang telah saya tulis sebelumnya di artikel Aplikasi Di awan, bisa menghemat investasi IT dan energi karena utilisasi server aplikasi dan database yang lebih maksimal. Daripada banyak data center, lebih baik hanya beberapa tetapi besar, apalagi kalau dekat dengan pembangkit tenaga listrik agar efisiensi dari listrik yang tidak terbuang karena distribusi bisa lebih baik.

Hal lain yang perlu dicermati dari adanya Cloud Application adalah karena aplikasi hanya menggunakan Browser saja, maka tidak lagi dibutuhkan tenaga prosesor untuk kalkulasi yang besar. Komputer adalah thin client yang hanya menampilkan gambar saja dengan medium browser.

Oleh karena hal ini maka otomatis komputer pun tidak perlu terlalu canggih untuk dapat menjalankan aplikasi online ini sehingga penggantian PC atau komputer yang baru dapat diperlambat atau ditunda. Sebagai informasi, menurut electronicstakeback.com, di negara Amerika saja, ada sebanyak 400 juta alat-alat elektronik yang dibuang setiap tahunnya.

Dengan memperlambat pembelian atau peremajaan komputer maka kita bisa mengurangi sampah elektronik yang dibuang, tetap menggunakan komputer yang lama atau cukup diperbaiki beberapa suku cadang yang rusak. Pada akhirnya, sampah 5-7 ton elektronik yang berpotensi dapat meracuni tanah bisa dikurangi. (story of stuff hal 58)

Klik daftar Cloud Application

27 September, 2011 at 12:54 Tinggalkan komentar

Pakai 2 monitor untuk hemat kertas


Salah satu alasan untuk kita print suatu dokumen terutama di kantor adalah karena harus membuat suatu laporan berdasarkan email, penawaran, laporan dept lain, atau data dari suatu aplikasi. Padahal laporan dan penawaran dari supplier pun sekarang kebanyakan hanya di email saja. Tetapi pada akhirnya email itu pun kita buka dan kita print. Jadi apa bedanya antara jaman dahulu tanpa email? Hanya beda kecepatan pengiriman dan ongkos serta waktu pengiriman yang manual saja. Mengenai pemborosan kertas ya sama saja atau malah jadi semakin banyak karena 1 laporan bisa di kirim cc ke banyak orang dan semuanya print sendiri-sendiri.

Saya rasakan bahwa dengan menggunakan 2 monitor dimana bisa 1 laptop extended ke monitor lain yang lebih besar atau 2 monitor extended unuk PC bisa membantu mengurangi print yang tidak perlu karena kita bisa melihat laporan atau penawaran tersebut di monitor lainnya. Dengan 1 monitor kadang kita “malas” untuk switch aplikasi dan akhirnya print saja.

Sekarang bagaimana menurut anda, lebih baik kita beli monitor (yang terkadang jalur distribusinya jauh dengan banyak komponennya) atau print kertas (yang juga menggunakan pohon, di produksi dan di distribusi juga).

Kalau saya sih, pakai 2 monitor deh…

14 September, 2011 at 18:51 3 komentar

Dunia tanpa nyamuk? Apa ada yang kehilangan?

Beberapa minggu ini nyamuk terasa semakin banyak. Hal ini dirasakan orang dengan mengirim tweet hingga dibahas di radio dimana semakin banyak orang merasakan nyamuk yang semakin banyak di rumah atau kantor.

Yang ditakutkan adalah bila nyamuk tersebut menjadi sumber dari berbagai penyakit termasuk demam berdarah dan malaria yang walaupun ada obatnya, bisa menjadi pembunuh dan kalau masuk rumah sakit pun perlu biaya kesehatan yang tidak sedikit. Malaria menginfeksi 247 juta orang per tahun dan membunuh 1 juta orang per tahun, selain juga menyebarkan penyakit lainnya.

Dalam tulisannya di majalah Nature, Janet Fang menjelaskan bahwa dunia tanpa nyamuk tidak akan merugikan. Memang dijelaskan juga bahwa nyamuk adalah makanan untuk banyak spesies lainnya dan juga penting sebagai pembantu pengembangbiak bunga pohon (polinator seperti lalat dan lebah). Tetapi kerugian biaya kesehatan bagi manusia juga sangat tinggi dan mengganggu. Bayangkan bila sedang seru nonton bola di TV, tetapi harus kejar-kejaran dengan nyamuk pakai raket nyamuk, sudah tidak kena, ada gol tidak lihat. (lagi…)

10 September, 2011 at 09:51 Tinggalkan komentar

10 Langkah Praktis Menolak Plastik

Disadur dari National Geographic Indonesia

Plastik sudah jadi materi yang kita akrabi sehari-hari. Selain digunakan untuk mengemas makanan, plastik juga kerap kita temui pada berbagai produk elektronik yang sering kita gunakan.
Namun, meski kini plastik yang bisa didaur ulang sudah semakin banyak digunakan, sebenarnya plastik hanya di-downcycle (diolah menjadi produk lain yang lebih rendah kualitas plastiknya dan pada akhirnya tidak dapat didaur ulang lagi).
Sampah plastik yang tidak didaur ulang jumlahnya sangat besar. Pada tahun 2009, dari 30 juta ton sampah plastik di Amerika, hanya 7 persen yang didaur ulang. Sisanya berakhir di tempat pembuangan sampah, pantai, sungai, dan laut hingga membentuk Great Pacific Ocean Garbage Patch.
Untuk mengurangi sampah plastik, ada beberapa langkah sederhana yang dapat kita lakukan. Berikut ini 10 diantaranya.
(lagi…)

13 Agustus, 2011 at 18:13 Tinggalkan komentar

Kirim paket dengan kertas daur ulang

Sebuah perusahaan mengirimkan paket dengan label nama/alamat dengan kertas yang sudah terpakai pada halaman sebelumnya. Bila anda perhatikan, terlihat garis-garis pada halaman baliknya. Lalu ditambahkan tulisan kecil “Penggunaan kertas daur ulang ini merupakan partisipasi kecil terhadap penyelamatan bumi, TANPA MENGURANGI RASA HORMAT kepada Bapak/Ibu, Terima kasih.”

Perusahaan ini tidak bergerak di bidang lingkungan ataupun yayasan nirbala untuk lingkungan, tetapi tetap peduli lingkungan yang mungkin malah melebihi perusahaan lain yang dengan CSRnya bilang bahwa mereka peduli lingkungan.

Mudah-mudahan akan banyak yang mengikuti jejak langkahnya dan turut memberikan partisipasi kecilnya terhadap lingkungan.

31 Juli, 2011 at 07:22 1 komentar

Kemasan botol air minum. > 90% biaya diluar air?

Grafik informasi berikut ini juga menarik. Salah satu informasi yang menarik untuk disimak adalah lebih dari 90% biaya dari harga yang kita beli adalah untuk botol plastik, biaya marketing, distribusi, dll yang mana diluar bahan baku air itu sendiri. Jadi, kenapa harus beli air dalam kemasan botol plastik? pakai saja botol sendiri yang bisa dipakai berulang-kali, apakah itu plastik atau berbahan aluminium.

Jangan manja bahwa kita tidak sempat menyiapkan botol dari rumah, lupa atau membeli botol air sendiri mahal karena kalau kita hitung berapa kemasan air minum yang sudah kita beli maka sudah pasti akan terbayar dengan sendirinya.

Klik disini atau pada gambar untuk grafik informasi lengkap.

10 Juli, 2011 at 02:15 1 komentar

Barang elektronik anda rusak? Jangan langsung buang!

Kadang kita terlalu mudah membuang barang-barang rusak yang sebenarnya masih bisa dibetulkan, dan dapat di service sendiri. Tetapi memang perlu buku manual dan guide yang dapat membantu kita.

Ternyata ada website free repair manual dari iFixit yang memuat banyak sekali repair guide untuk berbagai barang seperti kamera, henpon, komputer, dll.

Dengan tidak langsung membuang barang kita, tentunya kita membantu tidak langsung memenuhi tempat sampah kita, lebih hemat tentunya dan mendukung lingkungan kita.

Website link: iFixit.com

23 Februari, 2011 at 17:57 3 komentar

Bekerja tepat waktu dan efisien

Bekerja sekarang harus bisa efisien dan tepat waktu karena dengan perkembangan jaman yang semakin kompetitif, maka kita dituntut untuk terus bekerja lebih baik.

Waktu pun dapat terbang dengan cepat dan terbuang bukan saja karena kurang produktif tetapi karena keterlambatan akibat macet.

Oleh karena itu sangat penting untuk dapat bekerja secara efektif agar kita dapat menyelesaikan semua pekerjaan tepat pada waktunya.

Dengan bekerja efisien dan menghindari kerja lembur, kecuali terpaksa, maka konsumsi energi mulai dari komputer, ac, penerangan, lift dan lainnya dapat diminimalkan.

Bila kita dapat membiasakan diri kerja efisien pun maka kita akan memiliki waktu tambahan untuk dapat kita luangkan bersama keluarga tercinta.

6 Februari, 2011 at 23:27 1 komentar

Tulisan Lebih Lama


Agenda



Click to join akuinginhijau





Konferensi Hutan Indonesia
Waktu: 27 September 2011
Lokasi: Shangri-La Hotel, Jakarta
Informasi: website UNFCCC


Kategori

Archives

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 1,275,208 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 102 pengikut lainnya.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 102 pengikut lainnya.