Archive for Mei, 2008
Video pengalaman ke kantor naik sepeda
Mat’s Commute from Mat Barlow on Vimeo
Harga Bensin semakin mahal. Akhirnya kita harus mencari alternatif. Tetapi pernah membayangkan tidak seperti apa pergi ke kantor naik sepeda? Mat Barlow memberi gambaran dengan fakta-fakta serta pengalaman pribadinya naik sepeda yang di videokan dari belakang handle.
Mungkin kita belum punya versi Indonesianya (anggota B2W ada yang mau buat seperti ini tidak?)
Dengan memberi gambaran bahwa naik sepeda itu lebih enak, mudah, dan ramah lingkungan maka bisa memberikan motivasi untuk orang yang belum melakukannya.
Pertumbuhan Penduduk: Ancaman Terbesar Masalah Lingkungan

“We must alert and organise the world’s people to pressure world leaders to take specific steps to solve the two root causes of our environmental crises – exploding population growth and wasteful consumption of irreplaceable resources. Overconsumption and overpopulation underlie every environmental problem we face today.”
Jacques-Yves Cousteau
Populasi manusia adalah ancaman terbesar dari masalah lingkungan hidup di Indonesia dan bahkan dunia. Setiap orang memerlukan energi, lahan dan sumber daya yang besar untuk bertahan hidup. Kalau populasi bisa bertahan pada taraf yang ideal, maka keseimbangan antara lingkungan dan regenerasi populasi dapat tercapai. Tetapi kenyataannya adalah populasi bertumbuh lebih cepat dari kemampuan bumi dan lingkungan kita untuk memperbaiki sumber daya yang ada sehingga pada akhirnya kemampuan bumi akan terlampaui dan berimbas pada kualitas hidup manusia yang rendah.
Antara 1960 dan 1999, populasi bumi berlipat ganda dari 3 milyar menjadi 6 milyar orang. Pada tahun 2000 populasi sudah menjadi 6.1 milyar. PBB memprediksi bahwa populasi dunia pada tahun 2050 akan mencapai antara 7.9 milyar sampai 10.9 milyar, tergantung ada apa yang kita lakukan sekarang. Dapatkah anda bayangkan berapa banyak bahan pangan, lahan untuk pertanian, lahan untuk perumahan, dan barang konsumsi lainnya yang dibutuhkan oleh penduduk yang begitu banyak? (lebih…)
Aksara Goes Green
Beberapa hari lalu saya sempat mampir ke toko buku Aksara yang ada di Plaza Indonesia. Ternyata sekarang mereka pun sudah Go Green dengan memberikan pilihan pada pelanggan untuk membawa tas belanja sendiri. Kalau belum punya, maka bisa juga beli tas belanja versi Aksara.
Untuk banyak perusahaan retail yang ingin terlihat ramah lingkungan, maka langkah ini merupakan langkah awal yang sangat baik karena akan mengurangi penggunaan kantong plastik. Paling tidak dengan hal ini pun mereka bisa menjual tas tersebut dan tetap mendapat untung. Selain ini, perusahaan pun harus mulai menerapkan hal lain seperti menghilangkan penggunaan lampu pijar, mematikan kran air di wc (berapa banyak kita pergi ke WC umum dimana kran air terus menyala walaupun ember sudah penuh), menaruh pot-pot tanaman di dalam ruangan, melarang merokok di tempat kerja, dan lain-lain.
Yang penting mulai dulu dan bisa terus berinovasi untuk menghemat energi dan melestarikan lingkungan. Semakin banyak yang mengikuti semakin baik.
Hari 1. Rona – Bayam Cabut Hijau Merah
Hari ini mau mencoba hal baru. Bercocok tanam sayuran. Buah-buahan sudah ada mangga, belimbing, jambu air, jambu kelutuk dan kedondong. Cabai dan cincau hijau juga ada tapi belum pernah yang benar-benar sayuran. Sewaktu itu pergi ke toko Trubus yang ada di Cimanggis dan membeli bibit Rona, bayam cabut hijau merah buatan dari PT. East West Seed Indonesia. Disana juga dijual bibit dari Sang Hyang Seri Persero yang serupa.
Saya sih belum pernah coba tanam sayur-sayuran tetapi penasaran karena kalau lihat acara masak Jamie Oliver dia selalu memakai sayur dari kebun sendiri dan kelihatannya enak dan segar sekali. Menurut saya sih dari jaman dahulu orang kan bercocok tanam jadi kenapa kita sekarang tidak bisa. Lebih dari itu kalau makan makanan yang kita tanam sendiri pasti rasanya lebih enak deh. Memang tempat menjadi salah satu kendala terutama kalau kita tinggal di kota. Tetapi sebenarnya banyak yang bisa kita coba tanam di pot dan tidak memerlukan banyak tempat. Kan hanya untuk konsumsi sendiri, bukan untuk dijual.



















Komentar Terbaru