Alternatif nasi harus dimulai

31 Oktober, 2011 at 07:30 2 komentar

Dengan banjir yang sedang melanda negara Thailand yang merupakan pengekspor beras terbesar di dunia, maka kita perlu segera memiliki alternatif untuk nasi yang sudah kita biasa makan sehari-hari. Apalagi pemerintah Thailand sudah memberi informasi kepada Gita Wiryawan sebagai Menteri Perdagangan bahwa Thailand tidak bisa mensupply beras sesuai komitmen. Apalagi Thailand pun saat ini memerlukan bantuan pangan untuk warganya akibat sawah dan kebun yang rusak akibat banjir. Akan butuh waktu cukup lama hingga Thailand bisa memulai kembali sistem pertaniannya hingga panen.

Mungkin sekarang belum terlalu terasa tetapi harga beras dunia akan naik dan selain itu supply beras pun akan berkurang.

Untuk mengurangi potensi kekurangan beras nasional dan juga domestik keluarga masing-masing, maka harus mulai dibiasakan memakan alternatif nasi yang juga sumber karbohidrat. Beberapa alternatif adalah jagung, sagu, singkong, ubi dan kentang.

Mulai dengan mengganti salah satu dari makan siang atau makan malam dengan alternatif tersebut. Lama-lama bisa mulai ganti sehari per minggu dan semakin lama semakin banyak. Diharapkan bila semakin banyak orang menyadari dan mengerti maka akan semakin banyak orang yang ikut hal ini.

Ayo, siap-siap! Jaga stok beras di rumah dan mulai makan alternatif nasi.

Iklan

Entry filed under: Berita Lingkungan Lokal. Tags: .

Waspadai Penyebab Tagihan Listrik Membengkak Infographics – Penggunaan kertas dan Fax

2 Komentar Add your own

  • 1. hendra  |  1 November, 2011 pukul 11:12

    karena impor beras terganggu, kita ganti alternatif makanan pokok ke selain beras? hm… i like how you thinking

  • 2. Dewi Rachmawati  |  27 Agustus, 2012 pukul 08:17

    Kalo kita ganti pola pemenuhan kebutuhan beras dan bahan pangan lainnya gimana?kita tanam beras dan kebutuhan pangan kita lainnya di negeri kita sendiri…kita gunakan oleh kita dan kalo bisa, kita yang eksport…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2,243,730 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 334 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: