Posts filed under ‘Lingkungan Rumah’
Cara Sederhana Redakan Batuk
Disadur dari preventionindonesia.com
Kondisi cuaca yang sedang tidak menentu akhir-akhir ini, kadang panas kadang hujan, tak jarang membuat sistem kekebalan tubuh kita menurun. Dan penyakit flu dan batuk adalah ‘tamu’ yang paling rutin mampir. Memang ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk menyembuhkan batuk, dan salah satunya berasal dari dapur kita sendiri. Jahe.
Ketika gejala batuk datang, Joe Greadon, Ph.D., ahli pengobatan alami menganjurkan kita untuk meminuman wedang jahe. Kandungan shogaols dalam jahe tergolongan ampuh dalam meringankan gejala batuk.
Resepnya : Ambil jahe sebesar ibu jari, lalu parut. Masukkan ke dalam cangkir, lalu tuang dengan air mendidih. Diamkan selama 5 menit dan saring. Tambahkan sedikit madu bila suka. (Christina/Astrid Anastasia)
Barang elektronik anda rusak? Jangan langsung buang!
Kadang kita terlalu mudah membuang barang-barang rusak yang sebenarnya masih bisa dibetulkan, dan dapat di service sendiri. Tetapi memang perlu buku manual dan guide yang dapat membantu kita.
Ternyata ada website free repair manual dari iFixit yang memuat banyak sekali repair guide untuk berbagai barang seperti kamera, henpon, komputer, dll.
Dengan tidak langsung membuang barang kita, tentunya kita membantu tidak langsung memenuhi tempat sampah kita, lebih hemat tentunya dan mendukung lingkungan kita.
Website link: iFixit.com
Kurangi makan beras, baru bisa swasembada pangan
Dari artikel “Perubahan Iklim Tingkatkan Kemiskinan” di Kompas Online
“Jangan makan beras. Kalau kita turunkan konsumsi beras, itu lebih efisien dibandingkan kita buka sawah baru.” – Handoko (Dosen Institut Pertanian Bogor)
Pastinya kita ada banyak sekali alternatif karbohidrat mulai dari jagung, ubi, kentang, sagu, dll. Kalau semua bilang kalau belum makan nasi belum kenyang, coba dulu alternatif yang lain.
Kenapa nggak?
haisobat.com, wahana pembelajaran online yang ramah lingkungan
Disadur dari Vivanews.com
PT Telkomsel baru saja menghadirkan website belajar interaktif terbaru bertajukHaisobat.com yang merupakan media komunikasi berbasis Web untuk para pelajar dan anak muda.
Di dalam website tersebut, Telkomsel menyediakan menu yang dapat dimanfaatkan oleh anak muda untuk menambah wawasan maupun pengetahuan akademik.
“Website ini dibuat untuk memberi ruang bagi para siswa maupun guru untuk saling bertukar informasi tentang aktivitas masing-masing sekolah yang tergabung di Telkomsel School Community,” kata Venusiana Papasi, Vice President Area Jabodatebek Jabar Telkomsel, di Jakarta, Sabtu 29 Januari 2011.
Di sisi konten akademik, Haisobat.com sementara ini menyediakan menu pembelajaran matematika yang meliputi Aljabar dan Trigonometri, yang mana keduanya dijabarkan dengan metode yang sangat sederhana dan menarik. (lebih…)
Penghalang resapan air
Sudah sering kita dengar bahwa kota-kota besar semakin lama semakin banjir. Kalau Jakarta karena ibukota jadi jangan ditanya, karena sudah pasti nomor satu dan jagoan banjir. Kota-kota lain pun berpacu untuk mengikuti perkembangan Jakarta dan juga jadi semakin banjir. Saya sudah tulis dalam artikel “Saluran Got Bukan Tempat Sampah” bahwa kita jelas tidak boleh buang sampah sembarangan karena semua sampah dan air kita akhirnya akan bermuara dari got, ke kali, ke sungai, ke danau, dan semua akhirnya ke laut. Kita perlu memikirkan membuat taman resapan air kecil-kecilan di depan rumah kita karena semua hal kecil ini pun akan membantu memperlambat arus air sehingga memperlambat banjir.
Gambar di bawah ini menjelaskan hubungan antara resapan dan juga penghalangnya seperti aspal, rumah, gedung dan jalanan.
Khasiat di Balik Tanaman Hias
Disadur dari: kebonkembang.com
INDONESIA merupakan negara yang dikenal memiliki keanekargaman hayati. Dari sekian juta tanaman yang dapat tumbuh di Indonesia, banyak di antaranya yang dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Tanaman hias memiliki keindahan, baik pada bunga, daun maupun pada keseluruhan bagian tanaman. Tanaman hias ini umumnya digunakan orang untuk meningkatkan kenyamanan hidup serta menciptakan lingkungan yang bersih dan segar.
Beberapa jenis tanaman hias memiliki fungsi ganda, yaitu selain sebagai tanaman hias juga sebagai obat untuk beberapa penyakit yang lazim ditemukan di kalangan masyarakat. Manfaat masing-masing tanaman hias tersebut tidak sama karena kandungan di dalamnya juga berbeda. Dengan kandungan yang berbeda tersebut, dapat dibuat ramuan obat yang berasal dari satu tanaman atau dari beberapa tanaman.
Ramuan obat ini dibuat dengan cara yang sederhana. Jika digunakan sesuai aturan, ramuan ini tidak akan menimbulkan efek samping. Di bawah ini dipaparkan beberapa tanaman hias yang dapat digunakan untuk ramuan obat. (lebih…)
Memaksimalkan Penggunaan Baterai Rechargeable
Oleh: Bayu Kuncoro Mukti
Disadur dari: ilmu-elektronika.co.cc
Baterai Rechargeable pada saat ini banyak sekali digunakan pada perangkat elektronika, mulai dari permainan anak-anak hingga kendaraan hybrid. Baterai rechargeable ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan baterai jenis lainnya, baterai ini memiliki kapasitas yang besar dan tentu-nya dapat diisi ulang.
Menurut bahan pembuat-nya, baterai ini terdiri dari berbagai macam jenis yaitu; Nickel Cadmium (NiCd), Nickel Metal Hydride (NiMH), Lithium-Ion (Li-Ion), dan Lithium-Pol (Li-Pol). Baterai NiCd dan NiMH pada umumnya digunakan sebagai sumber listrik DC untuk permainan anak-anak, kamera digital, handy talky, hingga mobil hybrid. Baterai Li-Ion dan Li-Pol memiliki bentuk dan ukuran yang bervariasi, umum digunakan sebagai sumber listrik pada telepon seluler dan notebook/laptop. (lebih…)
Pakai baterai rechargeable? kenapa tidak
Disadur dari: blog lentrasystems
Kembali lagi dengan artikel ramah lingkungan alias go green. kali ini saya akan membahas tentang penggunaan baterai rechargeable. saya yakin anda pasti punya perangkat elektronik yang menggunakan baterai bukan? minimal remote tv anda pasti menggunakan baterai… nah sekarang yang menjadi pertanyaannya apakah anda masih menggunakan baterai sekali pakai? jika ya jawabannya, mudah-mudahan pembahasan ini bisa membuat anda berubah pikiran, mari kita bahas satu persatu…
kelebihan dan kekurangan
apa sih yang jadi keunggulan baterai rechargeable? wah banyak sekali, mulai dari kapasitas maksimal yang lebih besar (lebih tahan lama dibanding non alkaline), tidak perlu membeli ulang, dan yang terpenting anda bisa mempraktekkan peduli lingkungan… , namun selain banyak kelebihan, baterai rechargable juga punya “beberapa” kelemahan, misal tegangannya lebih rendah dari baterai alkaline biasa (berpengaruh pada perangkat tertentu terlihat lebih cepat habis) dan lagi-lagi harga awalnya lebih mahal
Hitung-hitungan
lalu kenapa saya menyarankan menggunakan baterai rechargeable? nah mari kita bahas sedikit mengenai biaya penggunaan baterai rechargeable. modal awal baterai rechargable biasanya satu paket: baterai-nya plus charger(disarankan quick charge). Harganya bervariasi anggap saja satu paket Rp 220.000 (dengan 2 buah baterai AA 2700mAh), sedangkan baterai alkaline sekali pakai patok harganya Rp 10.000 (2 buah AA) alias Rp 5.000 per unit, dengan kapasitas kurang lebih 2700mAh. Biasanya baterai rechargeable bisa diisi ulang sampai 500 kali, untuk amannya kita patok 75% nya aja alias 375 kali. Kemudian biaya isi ulangnya bisa dihitung sederhana seperti ini:
biaya = biaya listrik x kapasitas baterai / efisiensi charger = Rp 700/kWh X (2,7Ah X 1,2V / 1.000) / 85% = Rp 2,7(wow murah kan!!!) (lebih…)

















Komentar Terbaru