Ragunan Larang Penggunaan Styrofoam

2 Maret, 2010 at 13:33 3 komentar

Disadur dari website Greenradio.fm

Taman Margasatwa Ragunan menargetkan bebas penggunaan wadah berbahan baku styrofoam pada tahun ini. Styrofoam merupakan bahan yang mencemari lingkungan karena sulit diurai.

Juru Bicara Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang mengatakan Taman Margasatwa Ragunan telah menyosialisasikan tentang larangan menggunakan styrofoam  sejak akhir tahun lalu kepada para pedagang maupun pengunjung. Para pedagang yang masih menjual barang dagangan menggunakan styrofoam akan dikenakan sanksi mulai dari teguran hingga pencabutan izin berjualan.

“Masih sosialisasi ke depan. Kalau masih ada yang menggunakan styrofoam sebagai barang jualan atau dagangan, kami akan memberikan sanksi. Termasuk terutama pengunjung juga. Pengunjung juga sudah kita imbau untuk tidak menggunakan styrofoam. Untuk sekolah-sekolah kita sudah memberikan anjuran berupa surat. Salah satunya untuk tidak menggunakan styrofoam dan membantu menjaga kebersihan lingkungan Ragunan,” kata Wahyudi Bambang.

Upaya mengurangi penggunaan wadah berbahan baku styrofoam juga diberlakukan di tempat rekreasi lain, misalnya Ancol. Ini dilakukan untuk menekan tingkat pencemaran sampah plastik yang memicu pemanasan global.

Pastinya binatang-binatang di Ragunan tidak nyemil styrofoam yang dibuang sembarangan. Mudah-mudahan aksi ini akan diikuti oleh tempat-tempat rekreasi lainnya.

Iklan

Entry filed under: Berita Lingkungan Lokal. Tags: .

Seremonial asal Seremonial Propaganda Perang Relevan untuk Lingkungan

3 Komentar Add your own

  • 1. Ismail Agung  |  3 Maret, 2010 pukul 02:42

    Bagus sekali idenya…

    wah tempat-tempat rekreasi lainnya juga harus mulai mengikuti kebijakan seperti ini nih. termasuk juga taman-taman kota walaupun hanya dipakai untuk bercengkerama dan berhaha hihi hoho

    Saya dukung…

    Salam Acuh

    pendapat seorang penjaga keamanan tentang taman kota

  • 2. bau badan  |  3 Maret, 2010 pukul 12:28

    yah plastik ..juga masih dibuat…karena biaya produksi murah…kapan yah berubah pake kertas

  • 3. Bahaya polisterin pada kesihatan manusia | Incik  |  29 Juli, 2013 pukul 00:51

    […] kaji selidik oleh agensi perlindungan alam sekitar (US EPA). Penyelidik mereka juga mendapati cawan polisterin terutama dengan air panas telah menyebabkan berat jisimnya semakin berkurang. Hal ini disebabkan […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2,232,771 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 334 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: