Sirip Ikan Hiu Sebentar Lagi Dilarang

Disadur dari Vivanews.com

VIVAnews – Para penentang pelarangan konsumsi sirip ikan hiu tengah berharap-harap cemas karena pemerintah Amerika Serikat akan melakukan pemilihan suara untuk memperkenankan atau melarang perdagangan bahan baku santapan yang sangat populer tersebut.

Sebenarnya, apakah ada hal positif yang diraih dari memakan sirip ikan hiu seperti yang dibayangkan selama ini yang manfaatnya lebih besar dibandingkan rusaknya lingkungan akibat penangkapan besar-besaran hewan tersebut?

Seperti diketahui, di China, selama berabad-abad, sirip ikan hiu dipercaya mengandung zat yang banyak membawa manfaat. Namun tampaknya, makanan tersebut tidak memiliki rasa apa-apa. Bahkan para penggemar sirip hiu sekalipun mengakui bahwa makanan itu tidak memiliki banyak rasa. (lebih…)

2 Juni, 2011 at 10:00 1 komentar

Info: Climate Change Education Forum & Expo, JCC, 26 – 29 Mei 2011 (booth WWF)

Program Iklim dan Energi WWF-Indonesia ingin mengajak Anda datang meramaikan Climate Change Indonesia Education Forum & Expo, Kamis – Minggu, 26 – 29 Mei 2011, di Jakarta Convention Center, yang diadakan oleh Dewan Nasional Perubahan Iklim.

Anda bisa partisipasi di kegiatan yang kami siapkan khusus di booth WWF-Indonesia, mulai jam 10.00 – 21.00

26 Mei, 2011 at 11:41 Tinggalkan komentar

Aplikasi di Awan (Cloud Application)

Aplikasi di awan (Cloud Application) adalah salah satu trend baru dalam dunia IT dimana aplikasi yang kita gunakan berada di suatu server publik maupun pribadi yang dapat diakses banyak user dengan menggunakan browser.

Sekarang hampir semua aplikasi yang biasa kita gunakan seperti aplikasi pembuatan dokumen, edit foto atau grafis, dan banyak hal lainnya dapat hanya menggunakan browser. Dengan hal ini maka aplikasi yang kita install di komputer juga semakin sedikit sehingga bisa menghemat hard drive kita.

Aplikasi di awan ini juga hijau karena beberapa hal seperti:

  1. Utilisasi server yang lebih tinggi karena dipakai bersama, dibanding kalau kita pakai server untuk beberapa user saja
  2. Efisiensi listrik dimana 1 server untuk suatu aplikasi bisa dipakai bersama-sama dibandingkan menggunakan server yang berbeda-beda.
Dari hal-hal ini saja sudah dapat digambarkan bahwa Aplikasi di Awan akan membantu lingkungan kita. Oleh karena itu saya juga mencoba untuk mengumpulkan aplikasi-aplikasi yang saya pribadi pun gunakan sehingga dapat saya yakin banyak orang pun akan dapat merasakan manfaatnya.
Link berada pada halaman Aplikasi di Awan.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

25 Mei, 2011 at 18:10 3 komentar

Update: referensi kamus dan ensiklopedia

Halaman referensi kamus dan ensiklopedia telah di update dengan beberapa tambahan kamus online baru.

19 Mei, 2011 at 00:00 Tinggalkan komentar

Cara Jepang Mengharamkan Rokok

Disadur dari Blog http://samudro.wordpress.com/

Informasi tentang cara Pemerintah Jepang dalam “mengharamkan” rokok di negaranya. Tidak perlu pake MUJ (Majelis Ulama Jepang).

Ini menunjukkan bentuk kepedulian Jepang akan kesehatan dan kenyamanan warganya.

* Tahun 2004, Pemerintah Jepang menaikan harga rokok. Dengan dinaikannya rokok, tidak menyebabkan ongkos angkot, taksi, dll menjadi naik toh? (Di Jepang ada angkot ga ya?)

* Tahun 2007 akhir, Pemerintah Jepang memasang larangan merokok di semua taksi di Jepang, tidak terkecuali untuk pengemudinya. Kalau di Bandung kan, penumpang mengalah kepada sopir taksi yang merokok.

* Tahun 2008, Pemerintah Jepang mengeluarkan kartu “Taspo”, yaitu semacam SIK (Surat Ijin Merokok), dengan tujuan anak di bawah umur 20 tahun tidak boleh merokok. Masing-masing perokok wajib terdaftar sebagai perokok dan wajib memiliki kartu tersebut. Kartu Taspo ini sangat sakti. Mesin penjual rokok atau toko tidak akan menjual rokoknya kepada yang tidak memiliki kartu ini. (lebih…)

15 Mei, 2011 at 22:29 7 komentar

Update. Garage Sale di Bandung

15 Mei, 2011 at 22:10 1 komentar

Konservasi air ala Bermuda

Negara Bermuda adalah salah satu negara di bawah kerajaan Inggris yang terletak di Samudera Atlantik Utara. Negara Bermuda memiliki luas negara sebesar 53,2 km persegi dimana 27% diantaranya adalah air, sehingga bagian daratannya hanya 38,8 km persegi. Sebagai perbandingan, Ibukota DKI Jakarta saja memiliki luas lebih dari 660 km persegi dengan luas wilayah terkecil yaitu Jakarta Pusat saja memiliki luas 47,9 km persegi.

Dengan wilayah Negara Bermuda yang sangat kecil, maka Bermuda tidak memiliki danau air tawar ataupun sungai sehingga air adalah salah satu komoditas yang sangat langka dan mahal. Selain itu Bermuda juga memiliki keadaan tanah dengan batu kapur/gamping yang keras sehingga pembuatan pipa bawah tanah pun menjadi mustahil atau sangat mahal

Oleh karena itu, pemerintah Bermuda membuat  undang-undang sejak 12 Desember 1951 dimana air hujan harus di tampung ke bak atau tangki penampung air hujan setidaknya 80% untuk setiap air yang jatuh ke atap semua bangunan termasuk rumah, sekolah, kantor, pabrik, apartemen, restoran, dll. Air hujan ini menjadi tulang punggung negara Bermuda untuk memberikan kira-kira 90 persen dari seluruh kebutuhan air Bermuda. Oleh karena itu Bermuda sangat tergantung dengan air hujan dan bila kurang hujan akan sangat bermasalah. Sumur diperbolehkan tetapi diatur dengan sangat ketat dengan ijin khusus dari pemerintah, dan ini pun hanya boleh untuk air cuci atau wc/toilet, bukan untuk minum. (lebih…)

13 Mei, 2011 at 16:13 1 komentar

LAPAN: Tahun Depan (2012) Kemarau Panjang

Disadur dari Vivanews

Pakar Penginderaan Jauh dan Iklim LAPAN, Edi Hermawan, meramalkan pada tahun 2012 Indonesia akan dilanda musim kemarau panjang,

Pada tahun 2010-2011, kata dia, musim basah memang mendominasi Indonesia. “Artinya tak ada jeda sedikit pun untuk musim kemarau. Panas paling 1-2 hari, maksimal satu minggu,” kata dia saat dihubungi VIVAnews.com, Selasa 10 Mei 2011.

Cuaca saat ini, tambah dia, hampir sama dengan kondisi di tahun 1998, pada saat itu Indonesia mengalami musim basah panjang selama hampir 9 bulan – satu tahun. “Ini berulang,” tambah dia.

Musim basah ini membawa akibat terhadap lumbung-lumbung pangan di Indonesia. Pemerintah berusaha menyelamatkan 11 provinsi penghasil pangan, seperti Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, seluruh wilayah Jawa, DIY, NTB, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan.

“Sehebat apapun, kalau kondisi basah terus, tak ada padi yang tahan genangan selama setahun,” jelas dia. (lebih…)

13 Mei, 2011 at 15:12 Tinggalkan komentar

Older Posts Newer Posts


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2.482.265 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabung dengan 166 pelanggan lain

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai