Posts filed under ‘Hemat Di Jalan’
Cat yang dapat menyerap polusi
Saat ini kota Manila, di Filipina, sedang melakukan percobaan untuk menggunakan cat yang “katanya” bisa menyerap polusi. Manila adalah salah satu kota yang terkotor karena polusi kendaraan dan menyebabkan kematian hingga 4000 orang per tahun.
Cat yang dipakai adalah Boysen KNOxOUT yang bisa memfilter Nitrogen Oksida dari udara. Cat ini bereaksi terhadap sinar matahari dan juga kelembapan (water moisture) sehingga bisa menyerap hingga 20 persen NOx yang ada. (lagi…)
Rencana liburan ke luar negeri? Cari yang bisa banyak jalan atau bersepeda
Liburan sekolah Juni-Juli mulai sebentar lagi. Pastinya banyak orang tua yang mulai merencanakan liburan untuk keluarga, baik di dalam negeri ataupun ke luar negeri.
Untuk yang akan liburan ke luar negeri, ada opsi-opsi tempat liburan yang bisa memberikan pengalaman yang berbeda dan ramah lingkungan, yaitu dengan banyak berjalan kaki atau naik sepeda. Liburan ini bukannya tidak menggunakan mobil, bus atau alat transportasi lainnya, tetapi saat di kota tersebut, maka anda bisa lebih banyak jalan kaki atau bersepeda yang menyehatkan.
Beberapa daftar yang saya sadur, berikut tautannya adalah: (lagi…)
Data Hitam Lalu Lintas & Jalan Raya
Berikut ini adalah data dari berbagai sumber mengenai data data terkait
aktivitas berlalu lintas termasuk mengenai kecelakaan lalulintas dan
penyebabnya.* Hingga saat ini kecelakaan jalan raya masih memegang predikat
“pembunuh” terbesar ketiga di dunia, setelah penyakit
jantung dan TBC. (Data WHO). Jangan sampai Anda menjadi korbannya.
* Dalam setiap 9,1 menit sekali terjadi satu kasus kecelakaan di
jalan raya. (Data Kepolisian RI tahun 2009). Semoga setiap menit
hidup Anda adalah keselamatan dan selalu mengutamakan keselamatan saat
berkendaran. (lagi…)
Mudik Hijau
Tidak terasa sebentar lagi adalah waktunya mudik. Tapi jangan lupa hal-hal ini agar mudik bisa tetap hijau.
- Bawa botol minum. Hindari membeli air minum dalam kemasan. Tetapi untuk mengisi ulang, anda bisa tetap membawa air persediaan dengan membeli air dalam botol yang besar dan bisa untuk bersama-sama.
- Bawa tempat makan tertutup seperti tupperware untuk membawa makanan atau setelah membeli makanan dijalan.
- Bila membawa mobil, siapkan tempat sampah di dalam mobil. Kalau menggunakan motor, bawa kantong plastik untuk membuang sampah. Jangan buang sampah sembarangan ke jalan. Jadilah panutan bagi anak-anak dan saudara.
- Hindari membeli makanan kecil di jalan karena selain bisa kurang bersih juga kurang sehat. Siapkan cemilan dari rumah.
- Bila membawa mobil atau motor, pastikan tekanan angin pada ban cukup sehingga menghemat bahan bakar
- Bila berhenti di suatu tempat yang cukup lama, matikan mesin kendaraan
- Usahakan mengisi bensin pada sore hari sehingga tidak banyak bahan bakar yang menguap dan merugikan kita juga
- Hematlah penggunaan air walaupun di WC Umum
- Bawa kantong belanja dan kurangi pemakaian kantong plastik kresek
- Minimalisir penggunaan tissue yang berlebih. Mengambil tissue sangat mudah tetapi sisa sampahnya bisa banyak sekali. Bawa sapu tangan yang bisa dicuci lagi. Bisa disiapkan juga handuk kecil untuk dipakai saat cuci muka di tempat istirahat, daripada membuang tissue hanya untuk me-lap muka atau tangan.
Busway koridor 9 dan 10 akhirnya dimulai juga
Disadur dari web transjakarta.co.id
Pada tanggal 31 Desember 2010, BLU Transjakarta Busway mulai mengoperasikan Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) sepanjang 28,8 km dan Koridor 10 (Cililitan-Tanjung Priok), sepanjang 19,4 km. Untuk sementara jumlah bus yang melayani Koridor 9 & 10 sebanyak 35 single bus dan 25 articulated bus, dimana dalam waktu dekat akan ada tambahan 34 single bus. Bus Transjakarta beroperasi seperti biasa pukul 05.00-22.00 WIB.
Pelayanan bus di Koridor 9 akan dibagi 2 (dua) rute, yaitu:
1. Rute Pinang Ranti – Pluit. Waktu tempuh satu arah perjalanan, mencapai 1 jam 15 menit pada waktu tidak sibuk (offpeak) dan 2 jam pada waktu sibuk (peak hour). Headway (selang waktu kedatangan antar bus) pada waktu tidak sibuk sekitar 10-15 menit, pada waktu sibuk 15-20 menit.
2. Rute Cililitan – Grogol adalah rute pendek yang disediakan untuk mempercepat perputaran bus. Waktu tempuh satu arah perjalanan pada waktu tidak sibuk sekitar 50 menit, pada waktu sibuk 1 jam 30 menit, Headway pada waktu tidak sibuk sekitar 5-10 menit, pada waktu sibuk 10-15 menit.
Pelayanan bus di Koridor 10 rute Cililitan – Tanjung Priok dapat ditempuh dalam waktu 1 jam per satu arah perjalanan pada waktu tidak sibuk atau 1 jam 30 menit pada waktu sibuk. Headway pada waktu sibuk sekitar 10-15 menit dan pada waktu tidak sibuk 10 menit.
Rute di Koridor 9 melalui 29 halte sedangkan Koridor 10 melalui 22 halte. Halte-halte di Kor 9 dan 10 yang terintegrasi dengan koridor-koridor yang sebelumnya, adalah :
1. Halte Grogol 1, 2 transit kor 3, 8, 9
2. Halte Kuningan Timur & Kuningan Barat transit kor 6,9
3. Halte Benhil & Semanggi transit kor 1,9
4. Halte Cempaka Timur & Yos Sudarso Cempaka Mas transit kor 2,10
5. Halte Pemuda BPKP 1 & 2 transit kor 4,10
6. Halte Sutoyo BKN transit 7,9,10
7. Halte Cawang UKI transit 7,9,10
8. Halte Cawang BNN transit 7,9
9. Halte Pasar Kramat Jati transit 7,9
Ini merupakan salah satu pencapaian pemda Jakarta yang walaupun sudah sangat terlambat jadwal, tetapi mudah-mudahan dari mulainya koridor baru ini juga dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan menjadi salah satu solusi kemacetan di ibukota.
Tambahan info jalan dengan LewatMana.com
Dengan semakin semrawutnya jalanan di Jakarta, maka sangat dibutuhkan informasi-informasi terbaru mengenai jalan karena selain informasi tersebut membuat pengendara mengetahui jalan mana yang harus ditempuh, pada akhirnya juga akan menghemat waktu, bensin, dan pikiran (kalau macet sambil marah-marah).
Beberapa waktu lalu saya menulis tentang Info Jalanan dari “TMC Polda Metro” yang ternyata memang banyak membantu saya dalam bernavigasi di lalu lintas Jakarta.
Ternyata selain TMC Polda Metro, ada layanan lain yang baru saja saya ketahui yaitu lewatmana.com
Selain web yang berisi informasi dan juga kamera CCTV untuk melihat keadaan jalan beberapa ruas jalan di Jakarta, lewatmana.com juga memiliki twitter.com/lewatmana dan facebook.com/lewatmana.
Mudah-mudahan info ini bisa membantu dan menambah info kita agar tidak selalu terjebak kemacetan di Jakarta.
Info Jalanan dari TMC Polda Metro
Dengan kemajuan teknologi yang ada, saat ini semua informasi jadi semakin mudah, murah dan cepat. Salah satu info yang sangat penting untuk warga Jakarta adalah info lalu lintas. Sebelumnya di artikel “Jangan telat, Pantang ngebut di jalan” saya menulis untuk mendapatkan info lalu lintas dari Radio Suara Metro, yang saat ini sudah kresek-kresek alias gak jalan lagi.
Tetapi ternyata satuan Polisi kita juga terus berinovasi dengan teknologi-teknologi yang baru untuk informasi lalu lintas yang dapat dengan cepat di sebar ke masyarakat. Beberapa diantaranya adalah:
- Facebook TMC Polda Metro Jaya (http://www.facebook.com/TMCPoldaMetro)
- Twiter TMC Polda Metro Jaya (http://twitter.com/TMCPoldaMetro)
Keduanya saat ini terus di update dan kita yang mengikutinya mendapatkan info terbaru secara langsung dan cepat baik dari komputer maupun handphone. Keduanya juga dapat diakses melalui browser ataupun aplikasi khusus untuk perangkat handphone anda dan dengan alert juga info terbaru juga sehingga anda tidak ketinggalan info.
Selain itu, anda juga dapat mengakses website Ditlantas Polda Metro Jakarta (http://www.lantas.metro.polri.go.id) untuk info-info seputar Jakarta yang terbaru mulai dari demonstrasi masal, kebakaran dan info lalu lintas.
Pastinya hal ini akan membantu kita dalam melewati hari-hari penuh kemacetan di Jakarta sehingga kita dapat ke kantor lebih on-time, ke client tanpa alasan telat dan lebih efisien dalam mengatur jadwal perjalanan kita. Semua itu pastinya akan lebih mengurangi dan mengefisienkan penggunaan kendaraan sehingga lebih ramah lingkungan.
Semoga membantu!
Mudik Beda, Mudik Bersepeda
Disadur dari Kompas 18 September 2009
Oleh Tjahja Gunawan Diredja dan Agung Setyahadi
Mudik Lebaran dengan mobil, sepeda motor, kapal laut, pesawat, atau kereta api sudah biasa dilakukan sebagian masyarakat kita. Namun, kalau mudik dengan sepeda, bisa dibilang masih langka. Inilah kisah para pemudik sepeda.
Agung Kuncoro dan tujuh pesepeda lainnya dari Komunitas Jalur Pipa Gas (JPG) sengaja mudik dengan sepeda menuju Boja, Semarang, Jawa Tengah.
Ketujuh pesepeda itu berangkat ramai-ramai pada Rabu (16/9) pagi dari Mpok Cafe, tempat kumpul anggota JPG, dan dilepas oleh teman-teman lainnya. Mereka akan menempuh jarak sekitar 565 kilometer dan direncanakan tiba di Boja pada hari Sabtu (19/9).
”Yang mudik dengan bersepeda ini multiprofesi. Ada yang arsitek, desainer, wiraswasta, dan seorang atlet balap sepeda,” kata Agung.
Suradji atau Aji (33), dengan tujuh kawannya dari kawasan Situ Gintung, Ciputat, berangkat Jumat dini hari menuju Pemalang, Jawa Tengah. Jika lancar, mereka akan sampai Desa Midodaren, Petarukan, pada Sabtu pagi.
Yang paling nekat Fatkhul Hadi (42). Warga Penggilingan, Jakarta Timur, yang berprofesi sebagai tukang jahit itu, ditemui sedang bersepeda sendirian ke arah timur di jalan raya pantura di Sukamandi, Jawa Barat, Minggu. ”Saya mau mudik ke Bumiayu, Brebes,” ujarnya mantap. (lagi…)
















Komentar Terbaru