Menguntit Di Belakang Mobil Lain Itu Boros, Bukan Menghemat

17 Juli, 2007 at 22:49 Tinggalkan komentar

Menguntit Mobil Lain

Apakah gambar diatas cukup akrab dengan kehidupan berkendara kita sehari-hari. Apalagi kalau anda tinggal di Indonesia, di kota besar manapun, kalau kita tidak dekat-dekat dengan mobil kita, malah akhirnya disalip mobil lain. Padahal kalau kita menguntit mobil depan, kita akan lebih banyak rem dan gas. Akhirnya, lebih boros lagi.

Tetapi ada teori lain lagi. Di balapan mobil Nascar, mobil-mobil malah saling berdekatan karena dengan kedekatan itu dalam kecepatan tinggi, maka mobil yang ada di belakang malah mendapatkan keuntungan dari koefisien tahanan udara yang lebih rendah sehingga lebih menghemat. Itu juga dilanturkan oleh insinyur dari Jadavpur University dimana kalau ada sekelompok mobil dengan jarak 1 meter berjalan bersama, maka semua mobil kecuali yang terdepan memiliki koefisien tahanan udara yang lebih rendah sehingga bisa menghemat BBM. Jadi rekomendasi mereka adalah untuk memasang sensor di depan mobil agar bisa mendeteksi apabila mobil lebih cepat atau mengerem. Akan tetapi ini adalah percobaan di terowongan angin. Jadi semua adalah kondisi ideal. Untuk di Nascar, karena mereka berkendara pada kecepatan 200 km/jam, maka hal apapun yang dapat mengurangi tahanan udara akan mereka kejar. Tapi kalau cuma jalan 50-80 km/jam, yah malah lebih boros akibat gas rem.

Maka pada kenyataannya, bukan mobilnya yang harus diatur sehingga bisa beraturan dengan baik, tetapi yang dibelakang setir itu, yaitu manusianya. Kita tidak bisa memprediksi tabiat orang berkendara. Coba saja kalau kita melihat ada mobil iring-iringan dengan jarak setiap mobil 1-2 meter. Kecuali itu adalah iring-iringan mobil jenasah, kita pasti merasa ada celah untuk bisa masuk. Akhirnya tetap saja rem gas juga.

Karena itu, saya tetap tidak setuju dengan menguntit mobil. Sebisa mungkin hindari tailgating ini karena akan memboroskan mobil dan juga kampas rem anda.

Iklan

Entry filed under: Hemat Di Jalan.

Fakta Pemakaian BBM Contoh Kipas Angin dan AC di Shanghai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2,253,867 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 336 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: