Jangan Asal Buang Kertas. Pakai Dulu Kedua Sisi, Baru deh dibuang.

10 November, 2007 at 19:05 8 komentar

Hemat berbisnis

Berbisnis jaman sekarang kita harus bisa hemat dan efisien. Apalagi dengan harga BBM yang semakin tinggi. Perusahaan pun semakin terhimpit dengan margin yang semakin tipis karena bahan baku naik terus tetapi harga jual kan tidak bila langsung naik begitu saja. Kalau bahan baku naik 100%, paling kita berani naikkan 50% dulu lalu dengan perlahan merangkak naik.

Untuk itu kita perlu semakin efisien. Contoh pemakaian yang sangat boros adalah kertas. Orang bilang kalau sudah pakai komputer tuh paperless dan perusahaan semakin efisien. Itu sih kata-kata salesman. Kenyataannya, orang tetap print setiap laporan, dan seringnya malah draft pun salah sampai 2-3 kali. Bagaimana mau irit? Padahal kertas di yang kita pakai di Indonesia bukan dengan kualitas daur ulang yang tinggi. Akhirnya semakin ada komputer penggunaan kertas menjadi semakin tinggi. Hal ini pun diakui oleh perusahaan-perusahaan di Amerika. Kita tetap memerlukan arsip hardcopy dan data softcopy.

Tetapi pertanyaannya, apakah untuk arsip internal kita selalu memerlukan kertas baru? Sebenarnya banyak sekali kertas yang bisa kita gunakan kembali dan bukan asal buang saja seperti:

  1. Kertas draft yang tidak menyangkut rahasia perusahaan bisa digunakan kembali.
  2. Kertas-kertas lamaran kerja yang kalau sudah banyak malah cuma dibuang. Padahal kertas lamaran kerja ini banyak yang hanya satu sisi. Sisi lainnya masih dapat kita pakai untuk print memo internal.
  3. Surat-surat penawaran, pemberitahuan atau apapun yang hanya memakai satu sisi kertas saja.
  4. Amplop bekas bisa kita gunakan untuk mengirim memo internal antar lokasi seperti antar kantor, gudang atau pabrik. Hal ini harus disosialisasikan dengan karyawan agar bila membuka amplop hati-hati sehingga bisa dipergunakan kembali
  5. Kalender. Untuk kalender besar bisa dipotong kecil menjadi kertas memo. Kalau pergi ke toko-toko seperti di glodok banyak yang menggunakan kalender sobek menjadi memo atau malah kwitansi.

Coba deh anda lihat lagi proses mana di perusahaan anda yang memakai banyak kertas. Cari solusi untuk meniadakannya, kalau memang harus di print, maka prioritas pertama adalah dengan kertas bekas dahulu.

Semoga bermanfaat!

Iklan

Entry filed under: Lingkungan Kerja.

Penggunaan lampu CFL yang efisien Presiden SBY minta Pemprov beri ruang bagi sepeda

8 Komentar Add your own

  • 1. Twin  |  12 November, 2007 pukul 09:51

    saya setuju sekali dengan penghematan kertas dalam setiap, kegiatan, terutama dalam administrasi kantor. Meskipun kertas sumber daya yang bisa diperbaharui tetapi bahan baku kertas adalah dari pohon yang merupakan sumber kehidupan.

  • 2. rudi  |  29 November, 2007 pukul 04:23

    iya banget….hal yang demikian bisa meminimalisir akan dampak global warming…semakin kita irit menggunakan kertas semakin meminimalisir penebangan puhun……..takut kan kalau hutan kita terendam….

  • 3. Mira  |  8 Januari, 2008 pukul 10:19

    Kertas yg udah dipake bolak balik, trus didaur ulang, trus didaur ulang, dst.. lama2 juga pasti jadi sampah. Sampah ga mungkin bisa dihindari. Aku pribadi lebih setuju kepada pengolahan sampahnya aja. Mungkin pemerintah atau swasta bisa bikin TPA yang punya mesin khusus untuk pengolahan sampah buat dijadikan kompos, pupuk trus gas yang dihasilkan bisa buat nyalain lampu jalan atau dimasukkan ke tabung buat masak (jadi ga ngandelin gas bumi terus). Kalo kita pribadi paling cuma bisa meminimalisir sampah, dengan belajar paperless & ga pake kantong plastik.

  • 4. Abi Dawira  |  17 Maret, 2008 pukul 11:13

    #Mira
    – Betul sampah tidak mungkin bisa dihindari. Tapi salah kalau kita beranggapan semua jenis sampah “bisa diolah”, apalagi kalau beranggapan semua jenis sampah “bisa menjadi kompos atau biogas”. Juga perlu diingat bahwa pengolahan sampah itu mahal, karenanya dengan mengurangi jumlah sampah, berarti kita menghemat biaya pengolahan tersebut.

    – Untuk kertas, sadarkah kita bahwa setiap lembar kertas yang kita gunakan asalnya dari POHON di HUTAN ? Menjadi apa baru sekali pakai langsung di bakar ?

    – Dalam mengatasi sampah, REDUCE – REUSE – RECYCLE perlu dilakukan semuanya, dan dilakukan sesuai dengan urutan. Dalam perkara sampah di kantor, Paperless adalah usaha untuk REDUCE, gunakan bolak balik adalah usaha untuk REUSE. Kalau semua orang melakukan REUSE paling tidak sekali saja, bukankah itu sudah mengurangi produksi sampah separuh ?

  • 5. Resya’s Weblog  |  2 April, 2008 pukul 20:11

    […] saya sudah tulis soal “Jangan Asal Buang Kertas. Pakai Dulu Kedua Sisi, Baru deh dibuang.” Sekarang masalahnya kalau kedua sisi sudah dipakai, kertasnya mau diapakan? Sempat saya coba […]

  • 6. lia  |  27 Agustus, 2008 pukul 10:01

    saya udah lakukan untuk gunakan dua sisi kertas,tapi setelah itu mau diapakan lagi kertasnya?

  • 7. ericova  |  6 November, 2009 pukul 20:33

    setuju..saya slalu megusahakan agar kertas di sisi lainya selalu tetap digunakan baik untuk print atau oret2an 🙂

  • 8. yuda boxer garut  |  22 Mei, 2010 pukul 11:22

    setuju seharusnya kertas jangn di buang 2xx !! harus nya kita manfaatin menjadi mainan ketas seperti kapal, kapal perahu dll.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2,272,013 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 335 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: