Penggunaan lampu CFL yang efisien

8 November, 2007 at 21:07 3 komentar

Lampu CFLLampu pijar adalah penemuan hebat oleh Edison yang setelah 100 tahun sejak ditemukan tetap menggunakan bahan-bahan yang sama dimana listrik yang digunakan hanya dapat memproduksi 10% cahaya dan sisa 90% menjadi panas. Karena itulah ruangan menjadi panas dan bola lampu pun panas sekali.

Sekarang sudah mulai banyak dijual lampu hemat energi yang hanya membutuhkan listrik lebih sedikit untuk menghasilkan daya cahaya yang sama hingga 5 kali lipat dan dengan masa pemakaian yang lebih lama. Kalau kita ke toko-toko elektronik akan bisa kita dapatkan merk Philips, Megaman atau Osram dengan berbagai model lampu fluorescent yang hemat energi.

Yang tidak kita ketahui adalah, lampu fluorescent/CFL bisa juga menjadi tidak efisien. Bila lampu fluorescent sering dinyalakan dan dimatikan maka umur dari lampu pun bisa berkurang. Lampu CFL paling efisien ditempatkan di ruangan atau tempat dengan pemakaian lampu yang lama, minimal 15 menit.

Sewaktu kita menyalakan lampu CFL, maka ada kenaikan muatan listrik sebesar 50 kali lipat. Sebenarnya kenaikan muatan listrik itu hanya 1/10 detik, tetapi sama seperti menggunakan listrik selama 5 detik. Jadi kalau anda memakai lampu hanya 5 detik, sama sekali tidak efisien dan lampu bisa cepat rusak karena memakai ballast sebagai starter.

Jadi jangan hanya sebentar-sebentar menggunakan lampu. Tetapi bukan berarti tidak mematikan lampu. Bila anda tidak menggunakan lampu lebih dari 15 menit, lebih baik dimatikan.

Iklan

Entry filed under: Lingkungan Kerja, Lingkungan Rumah, TeknoHijau.

Mandi ala pelaut. Basuh – Beri Sabun – Bilas. Jangan Asal Buang Kertas. Pakai Dulu Kedua Sisi, Baru deh dibuang.

3 Komentar Add your own

  • 1. dian_vasthu00@yahoo.com  |  20 November, 2007 pukul 05:12

    sekarang juga sudah keluar produk2produk lighting yang berbasis pada teknologi Light Emiting Diode (LED)yang sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat hemat energi dengan nyala yang tidak kalah dengan lampu-lampu sebelumnya… tanpa menyebut merk, china jg sudah memproduksi, tapi perlu teliti dan tepat pilih untuk lampu ini, banyak banget variannya dan harga, serta kualitasnya. sayang sekarang masih relatif mahal dibanding lampu biasa, tapi masih cukup worthed getoooo kalo diitung mpe masa penggunaan karena LED lebih awet

  • 2. dian_vasthu00@yahoo.com  |  20 November, 2007 pukul 05:13

    kami banyak meng-custom (mendesain) ulang lampu2 artificial yang kemudian sumber lampunya diganti dengan LED namun tetap memperhatikan kebuthan cahaya. dan fungsinya

  • 3. lampu coby ledtv1526  |  14 November, 2013 pukul 13:29

    Contrary to what you may study some locations, LEDs do generate heat, and this heat is really the largest problem that makers face developing LED lighting applications. Makers can now produce individual LED chips that are as bright as a 100-watt incandescent bulb, but these LEDs are practically useless for general lighting because installing them within a fixture creates ventilation challenges that have not but been solved. LEDs installed in fixtures and bulbs has to be ventilated correctly, plus the far better the chip, the much more troublesome it really is to adequately cool. There are many LED light bulbs available on the market that usually do not take this into consideration and either use inexpensive chips so they don’t must ventilate them, or don’t ventilate their chips adequately, substantially minimizing its lifespan. Whereas the typical LED light bulb is barely warm for the touch, if the chip will not be correctly ventilated, it can fail prematurely. When LED light bulbs do final a great deal longer than traditional bulbs, appear closely at manufacturer claims for bulb life. The life-span of an LED light bulb ought to be its “half-life.” LED light bulbs usually do not burn out; rather, they progressively fade out. When a vendor says an LED bulb will final 80,000 hours, they imply that at that point, the chips will have reached 50% efficiency, along with the bulb ought to become replaced. So, the bulb may well final one hundred,000 hours or a great deal more, but its efficiency will have degraded significantly by that point. Using this 100,000-hour life as a promoting point is consequently misleading. Whereas LEDs don’t last forever, they may final 50-75 times longer than a comparable incandescent and 6-8 instances longer than a CFL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2,244,011 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 334 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: