Archive for Juni, 2008

Presiden Ingin Komunitas “Bike to Work” Diperbanyak

Disadur dari Harian Kompas tgl 21 Juni 2008

Sabtu, 21 Juni 2008 | 03:00 WIB

Sepeda pada zaman dulu hanya punya satu fungsi, yakni alat transportasi. Dengan berubahnya zaman, sepeda beralih fungsi. Sepeda bisa dipakai untuk berolahraga, sekadar bergaya, atau untuk kesenangan dan gengsi belaka.

Kini, saat manusia mulai terjepit kepadatan lalu lintas dan ”dikeroyok” polusi udara yang membahayakan serta kesadaran untuk hidup lebih ”sehat”, sepeda kembali diupayakan ke fungsi awalnya sebagai alat transportasi.

Itulah yang tengah diupayakan komunitas Bike to Work. Organisasi itu ingin mengembalikan fungsi awal sepeda dengan menyosialisasikan bersepeda untuk bekerja. (lebih…)

21 Juni, 2008 at 08:12 20 komentar

Bayam, sehat tapi harus tahu lebih jauh

Setelah mencoba menanam bayam sejak bulan Mei, saya jadi belajar lebih banyak tentang bayam. Juga setelah panen dirumah dan membuat sayur bening bayam, sangat terlihat bahwa bayam tersebut warnanya sangat hijau yang jernih dan terang. Biasanya kalau bayam warnanya bisa agak hijau tua. Ternyata ada beberapa penjelasan.

  1. Bayam mengandung zat besi yaitu Fe2+ (ferro). Bila bayam terlalu lama kontak dengan O2 (oksigen dari udara), Fe2+ akan teroksidasi menjadi Fe3+ (ferri). Meski sama-sama zat besi, yang berguna bagi kita adalah ferro. Ferri bersifat toksik pada bayam. Ternyata, kalau bayam dipanasi, maka bayam akan teroksidasi sehingga bayam, cah atau sayur bayam bening yang tidak habis jangan dipanasi. Oleh karena itu masak bayam secukupnya saja. (lebih…)

18 Juni, 2008 at 23:24 51 komentar

Cinta Lingkungan Berarti Menghargai Makanan

Baru saja ada artikel di Kompas dengan judul “Hemat Energi, Mulailah dari Menu di Piring yang mengatakan bahwa daging bukan saja boros energi tetapi juga bisa menjadi sumber penyakit. Sebelumnya saya juga sempat menulis mengenai “daging ayam yang lebih ramah lingkungan dan juga fakta daging sapi” yang cukup berhubungan dengan artikel ini.

Komentar dari Verena Puspawardani dari WWF mengenai artikel ini adalah yang penting“kalau makan dihabiskan agar sampah organik berkurang. Kalau merasa tidak habis karena porsinya besar, ya ambil porsi secukupnya. Hemat = Seperlunya. Jadi tidak perlu mengambil bagian yang harusnya bisa jadi bagian orang lain.”

Hemat = Seperlunya. Itu adalah slogan lingkungan yang sangat relevan dengan blog ini karena kita walaupun peduli lingkungan tetap mau hidup seperti apa adanya dan tidak perlu susah. Hemat = seperlunya tidak saja untuk makanan tetapi untuk semua konsumsi kita. Salah satu artikel yang nyambung dengan hal ini adalah mengenai “kalau mau menyelamatkan lingkungan, jangan sisakan makanan”

Komentar saya untuk artikel Hemat Energi, Mulailah dari Menu di Piring”, kita tidak perlu jadi vegetarian untuk mencintai lingkungan dan hemat energi. Kita boleh-boleh saja makan daging, tetapi yang penting adalah, daging yang mana. Kalau saya, daging ayam dan ikan adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan daging sapi. Takut flu burung? Takut ayam pakai hormon? Baca artikel ini “Daging ayam pakai hormon, fakta atau mitos?”

Pada akhirnya, cinta lingkungan berarti menghargai makanan dan tetap hidup normal, tetap makan daging (walaupun dikurangi pun ok), dan menghabiskan apa yang ada di piring kita.

16 Juni, 2008 at 00:02 16 komentar

Konsorsium Sepeda Untuk Sekolah

Konsorsium Sepeda Untuk Sekolah adalah program yang dibuat dalam rangka menekan angka anak putus sekolah yang diakibatkan karena mahalnya biaya transportasi sebagai dampak langsung tingginya harga BBM di Indonesia, serta mendorong kebiasaan penggunaan kendaraan bebas emisi gas buang sejak awal di sekolah. Konsorsium ini terdiri dari: (1) The CBE (The Centre for the Betterment of Education), (2) Klub Guru, (3) Bike To Work (B2W), dan (4) Ikatan Alumni UI (Iluni UI).

Target dari konsorsium ini adalah seperti yang tertera di website Sepeda Untuk Sekolah adalah diantaranya untuk mengumpulkan sepeda (bekas atau baru) dari berbagai pihak (perorangan atau institusi) dan menyumbangkannya kepada desa atau sekolah yang membutuhkan. Selanjutnya desa atau sekolah tersebut meminjamkan sepeda kepada anak usia sekolah yang memerlukan untuk pergi ke sekolah berboncengan. Selain itu target lainnya adalah untuk memasyarakatkan kembali tradisi bersepeda di sekolah sehingga mengurangi emisi gas buang, berbiaya murah dan sehat serta hemat enersi. (lebih…)

14 Juni, 2008 at 23:33 3 komentar

Obama. Calon Presiden Pro Pejalan kaki dan Pesepeda

obama

Barack Obama, calon presiden berkulit hitam pertama di AS, menegaskan bahwa dia sangat pro pejalan kaki dan pesepeda serta akan menambah anggaran untuk transportasi masal. Setelah beliau dinominasikan sebagai calon presiden dari kubu Demokrat, Obama dan keluarganya bersama-sama gowes di sekitar Danau Michigan.

Selain itu, Obama juga menjelaskan bahwa bila dia terpilih sebagai presiden maka dia akan menaikkan standar minimum efisiensi bahan bakar mobil di tingkat nasional.

Presiden yang hijau nampaknya sangat didambakan oleh rakyat Amerika sehingga kampanye yang seperti ini pun menarik banyak kalangan terutama para pesepeda. Hal ini mirip dengan tokoh gubernur Jakarta yang juga seorang selain aktif dan mendukung pesepda dan jalan kaki, juga menjanjikan Jakarta yang dapat ditelusuri dengan jalur khusus sepeda. Kapan janji akan terlaksana? Kita tunggu tanggal mainnya deh.

14 Juni, 2008 at 22:29 4 komentar

Mengapa Hidup Bertetangga itu Penting

Dunia yang semakin modern semakin meninggalkan kebiasaan hidup bertetangga. Kehidupan bertetangga sebenarnya masih bisa ditemui di banyak pedesaan. Tetapi dengan semakin tingginya pagar rumah, maka semakin jauh juga tetangga kita. Untuk anda yang tinggal di kota besar, apa anda kenal semua tetangga anda?

Nah… beberapa keuntungan dari hidup bertetangga adalah:

  • Bisa nebeng ke kantor
  • Sebagai teman barengan ke supermarket atau belanja ke pasar. Paling tidak titip belanjaan
  • Hemat koran dan majalah dengan tukar pinjam
  • Bisa saling tukar makanan dan malahan piknik bersama
  • Bisa ikut melindungi rumah dan memperhatikan orang yang mencurigakan (lebih…)

11 Juni, 2008 at 14:00 10 komentar

Ikut Rotary Green-a-thon, 29 Juni 2008

Rotary International, Distrik Indonesia mengadakan acara Green-a-thon, yaitu acara Fun Walk sebagai bagian dari tema peduli lingkungan dari salah satu klub sosial di Indonesia. Acara diadakan pada tanggal 29 Juni 2008 pada jam 7:00 untuk gerak jalan yang akan dimulai dari Grand Indonesia, lewat Thamrin sampai patung Arjuna depan Gedung Indosat dan kembali ke Grand Indonesia.

Kontribusi sebagai sumbangan untuk acara ini adalah Rp. 25.000,– per orang dimana dana tersebut dapat dipastikan menjadi dana sosial di kemudian hari.

Poster dan informasi lebih lengkap bisa diklik disini. Ayo ikut rame-rame!

8 Juni, 2008 at 23:33 2 komentar

Punya rambut pendek lebih enak

Punya rambut pendek memang enak. Tapi jadi lebih sering ke tukang cukur. Paling tidak 1 bulanan sekali deh. Saya juga akhirnya sudah gunting rambut lagi. Dengan rambut pendek, di musim kemarau ini akan lebih enak. Paling tidak lebih adem dibanding kalau punya rambut panjang (kebetulan saya pria).

Banyak sekali keuntungan dari rambut pendek:

  • Yang pasti lebih adem jadi mengurangi pemakaian AC, di kantor maupun sewaktu tidur (lebih…)

8 Juni, 2008 at 22:56 10 komentar

Older Posts


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2.482.314 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabung dengan 166 pelanggan lain

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai