Jalur Hijau untuk Sepeda di UI Depok

12 Agustus, 2008 at 01:29 13 komentar

Universitas Indonesia mencanangkan gerakan pemakaian sepeda di lingkungan kampus sebagai alternatif kendaraan kampus selain bus kuning. Jalur sepeda ini sudah disiapkan sepanjang 10 km mulai Stasiun Depok sampai asrama UI yang sepanjang jalurnya akan melintasi setiap fakultas. Pihak Universitas akan menambah jalur sepeda hingga 20 km dan juga menyediakan 1000 sepeda yang akan disewakan secara gratis dengan menggunakan smart card.

Kampur Universitas Indonesia ini akan menjadi contoh hijau bagi universitas lainnya di Indonesia dengan hutan kota, danau, jalur sepeda dan jalan yang ramah pejalan kaki. Kampus yang hijau, asri dan bebas polusi akan memberikan lingkungan yang kondusif untuk belajar. Transportasi alternatif ini juga selain menjadi alternatif dari menggunakan kendaraan bermotor yang polusi akan menghemat mahasiswa untuk biaya transportasi bulanan. Bagi mahasiswa yang kos pun akan menjadi alternatif yang sangat baik karena rentang jarak yang biasanya tidak terlalu jauh. Terlebih dari itu, mahasiswa yang naik sepeda juga akan lebih sehat sehingga pada akhirnya akan menghasilkan lulusan mahasiswa yang bermutu.

Rektor Universitas Indonesia Prof Dr Gumilar Rusliwa Somantri mengaku bercita-cita menjadikan kampus UI sebagai eco-campus dimana semua kendaraan bermotor, mobil dan motor pribadi harus parkir di tempat parkir yang terintegrasi sehingga mahasiswa, dosen, bahkan rektor akan diwajibkan naik sepeda untuk menuju lokasi fakultas masing-masing.

Mudah-mudahan dapat di tiru tidak hanya di kampus tetapi kompleks perumahan, taman kota dan bahkan kota-kota di seluruh Indonesia.

Iklan

Entry filed under: Hemat Di Jalan.

Gedung Pemerintah Mulai Berhemat Tahun 2030 Pulau Jawa Kehabisan Air

13 Komentar Add your own

  • 1. wildan  |  12 Agustus, 2008 pukul 07:36

    Wah wah wah, sungguh revolusioner… 😀
    Salut salut… 😀

  • 2. yoe  |  20 Agustus, 2008 pukul 13:00

    bangga aku jadi alumni UI.. ngalamin pembuatan track nya.. dan sempet lewat di jalannya.. hehehe.. salam kenal!

  • 3. titiot  |  20 Agustus, 2008 pukul 17:56

    asik ne good idea, bs menambah segar & sehat badan kalo naik sepeda, apalagi bagi mahasiswa yg akan kuliah.
    Ok punya tu.

  • 4. arie  |  20 Agustus, 2008 pukul 23:25

    Saya mendukung 100% cita2 pak rektor untuk menjadikan kampus UI sebagai Eco Campus… Saya pernah kuliah disitu,belum jadi eco campus aja udah betah dengan keasriannya,sejuuuuk sekali. Hebat hebat…mudah2an cita2 mulia pa rektor dapat segera terwujud ya,supaya kampus2 lain di Indonesia bisa mengikuti ide brilian ini.

  • 5. diman  |  26 Agustus, 2008 pukul 13:07

    amat sangat mendukung klo bisa semua kampus wajib seperti itu. Ngapain negara masih mensubsidi BBM, toh yang senang orang-orang kaya bermobil/bermotor. Usul sama PU juga, klo buat jalan sediain jalur sepeda, dong! Jangan ada ritual korupsi terus!!!!

  • 6. adrijani  |  30 Agustus, 2008 pukul 08:55

    acung jempol! fenomena kampus dipenuhi lautan mobil karena warga kampus jor-joran naik mobil sudah saatnya digantikan dengan sepeda. Itung2 kayak kampus2 di luar negeri, Cambridge Univ. misalnya, yang melarang kendaraan bermotor masuk wilayah kampus. Perkara mobil/ motor mau diparkir di mana, bukan urusan kampus. Jadi ini ultimatum, take it or leave it.

  • 7. iffah  |  2 September, 2008 pukul 09:38

    duh! indahnya
    kapan ya kampus lain di Indonesia bisa ikutan

    Universitas Riau

  • 8. primadianto  |  4 September, 2008 pukul 14:41

    dukung p.rektor!!
    udah banyak yg peduli global warming, tapi masih sedikit yang melakukan tindakan nyata..
    go greEn!! hehe..
    salam..

  • 9. robi  |  5 September, 2008 pukul 09:46

    wow kren

  • 10. Andini  |  20 September, 2008 pukul 09:00

    Wow asyiik sekali..jadi ga desak-desakan lg naek bis kuning hehehe..
    Jd pengen lagi kuliah di UI..
    Kangen sm keasrian kampus UI depok..

  • 11. parts  |  25 Maret, 2009 pukul 17:08

    Btw programnya sudah jalan ya..Seharusnya mulai diterapkan juga di kampus-kampus lain..Terutama di Jakarta raya ini, tapi bisa nggak ya..?

  • 12. Nuradi  |  16 Juli, 2009 pukul 11:02

    senangnya ada sekun!!
    gak perlu nunggu lama bikun kalau seharian kita pakai sekun kemana pun kita pergi di lingkungan UI..
    Sekun sangat lebih ramah lingkungan dibanding bikun meski bahan bakarnya sudah ramah lingkungan. Sayangnya untuk beberapa bikun saya perhatikan asap hasil pembakarannya berupa asap kebul hitam. Jadi menurut saya lebih baik menambah jumlah sekun dibanding bikun.

  • 13. Tjamboek Berdoeri  |  28 Oktober, 2009 pukul 19:44

    Gw kira nga ada kampus seadem ITB hihih sekarang UI 100x lebih hijau dan asri,….. sayang… biar anak cucu gw aja dah kelak yg semoga bisa menikmati UI
    Kalo UNPAR nga usah di tanya lagi dah panassss 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2,253,867 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 336 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: