Posts filed under ‘Berita Lingkungan Lokal’
Mongabay Indonesia
Saat ini sedang ditunggu-tunggu peluncuran situs lingkungan mongabay.co.id yang merupakan bagian dari mongabay.com. Mongabay.com adalah situs tentang konservasi lingkungan yang dimulai pada tahun 1999 oleh Rhett A. Butler. Menurut informasi dari tentang situsnya, mongabay.co.id memiliki fokus khusus pada hutan, tetapi juga menyediakan berita, analisis, dan informasi lain yang berhubungan dengan lingkungan.
Ketertarikan dari mongabay.com untuk membuat situs khusus di Indonesia, dalam Bahasa Indonesia akan menjadi tonggak kemajuan dalam hal konservasi lingkungan yang akan berdampak pada penyebaran informasi secara lebih menyeluruh untuk Indonesia. Tentunya harus diakui bahwa informasi mengenai lingkungan di Indonesia masih sangat minim. Tidak banyak organisasi yang mengkhususkan diri untuk penyebaran berita lingkungan secara aktif. Bila lebih banyak orang membaca dan mendapat informasi ini, maka diharapkan akan semakin banyak orang yang mau berubah, mengerti mengapa harus berubah dan pada akhirnya benar-benar berubah hingga ikut merubah orang lain.
Saya ucapkan selamat dan sukses kepada Rhett Butler untuk peluncuran situs mongabay.co.id.
Acara peluncuran mongabay.co.id akan dilakukan di:
Tempat: @america, Pacific Place Mall, lantai 3, SCBD Sudirman, Jakarta
Tanggal: 19 Mei 2012
Waktu: 14.00-17.00
Informasi lebih lanjut:
website: mongabay.co.id
like facebook: http://www.facebook.com/MongabayIndonesia
Pantai Bali S.O.S
Bali tentunya adalah salah satu destinasi favorit untuk warga Indonesia sebagai turis lokal dan juga wisatawan asing. Bali dengan keindahan alam dan pantainya merupakan ikon dalam hal pariwisata dan sangat terkenal di dunia untuk pemandangan dan olahraga air. CNN juga baru saja memberi Bali urutan ketiga dunia untuk urusan berselancar (CNN World’s 50 best surf spots)
Tetapi dengan ketenaran ini muncul masalah-masalah baru dimana alam Bali yang sungguh asri dan alami digantikan dengan alam yang penuh dengan sampah terserak dimana-mana.
Salah satu orang yang prihatin dengan hal ini adalah Kelly Slater, seorang peselancar asal Amerika, yang mengatakan di Twitternya bahwa sampah di pantai Bali adalah yang terburuk yang ia lihat selama ini. Tweet yang ditulis adalah “I’ve never been so alarmed by the pollution situation as (on) this trip to Bali/Indo.” lalu tulisan berikutnya adalah “If Bali doesn’t #DoSomething serious about this pollution it’ll be impossible to surf here in a few years. Worst I’ve ever seen.” “Disgusting, smelly water. Really sad.” (lebih…)
Sungai Citarum, pemenang most toxic place to live
Indonesia paling juara 1 untuk kategori 15 most toxic place to live.
The Citarum has been called the world’s most polluted river. Around five million people live in the river’s basin, and most of them rely on its flow for their water supply.
Sumber:
http://waratteco.com/us/021/
http://www.dailymail.co.uk/news/article-460077/Is-worlds-polluted-river.html
http://kids.britannica.com/comptons/art-109541/Garbage-completely-covers-the-surface-of-this-river-in-Jakarta
http://endangeredspaces.blogspot.com/2011/12/dirtiest-river-on-earth.html
Alternatif nasi harus dimulai
Dengan banjir yang sedang melanda negara Thailand yang merupakan pengekspor beras terbesar di dunia, maka kita perlu segera memiliki alternatif untuk nasi yang sudah kita biasa makan sehari-hari. Apalagi pemerintah Thailand sudah memberi informasi kepada Gita Wiryawan sebagai Menteri Perdagangan bahwa Thailand tidak bisa mensupply beras sesuai komitmen. Apalagi Thailand pun saat ini memerlukan bantuan pangan untuk warganya akibat sawah dan kebun yang rusak akibat banjir. Akan butuh waktu cukup lama hingga Thailand bisa memulai kembali sistem pertaniannya hingga panen.
Mungkin sekarang belum terlalu terasa tetapi harga beras dunia akan naik dan selain itu supply beras pun akan berkurang.
(lebih…)
Jawa Defisit Air
Disadur dari Republika Online
JAKARTA – Mayoritas daerah di Pulau Jawa mengalami defisit air satu hingga delapan bulan dalam setahun. Krisis air itu diperkirakan meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk, degradasi lingkungan, dan menurunnya ketersediaan air.
Berdasarkan kajian Bappenas, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, 77 persen kabupaten/kota di luar Jabotabek di Pulau Jawa sudah mengalami defisit air. Pada 2025, jumlah daerah yang mengalami krisis air akan bertambah menjadi sekitar 78,4 persen. ”Dengan defisit mulai dari satu hingga dua belas bulan atau sepanjang tahun,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Ahad (11/9).
Dari wilayah yang mengalami defisit, Sutopo menyebutkan, 38 kabupaten/kota atau sekitar 35 persen telah mengalami defisit tinggi. Sedangkan 60 persen wilayah Jabotabek mendapatkan pasokan air dari Waduk Jatiluhur yang terletak di Purwakarta, Jawa Barat. Dia meminta agar kondisi ini diperhatikan secara khusus dan dicarikan solusi jangka pendeknya. Upaya penyediaan air melalui pemanenan air hujan saat musim penghujan dan konservasi tanah perlu dilakukan. (lebih…)
Data Hitam Lalu Lintas & Jalan Raya
Berikut ini adalah data dari berbagai sumber mengenai data data terkait
aktivitas berlalu lintas termasuk mengenai kecelakaan lalulintas dan
penyebabnya.* Hingga saat ini kecelakaan jalan raya masih memegang predikat
“pembunuh” terbesar ketiga di dunia, setelah penyakit
jantung dan TBC. (Data WHO). Jangan sampai Anda menjadi korbannya.
* Dalam setiap 9,1 menit sekali terjadi satu kasus kecelakaan di
jalan raya. (Data Kepolisian RI tahun 2009). Semoga setiap menit
hidup Anda adalah keselamatan dan selalu mengutamakan keselamatan saat
berkendaran. (lebih…)
Ketahanan Pangan Terancam
Oleh: Fetra Hariandja
Disadur dari: okezone.com
MELONJAKNYA jumlah penduduk Indonesia yang cukup pesat harus menjadi perhatian pemerintah. Pertumbuhan penduduk pasti mempengaruhi ketahanan pangan. Suatu sistem yang terdiri dari subsistem ketersediaan, distribusi, dan konsumsi.
Berdasarkan data yang dirilis Badan Ketahanan Pangan, jumlah penduduk dunia pada 2010 sekira 6,9 miliar. Sedangkan penduduk Indonesia mencapai sekira 237 juta di tahun sama.
Dengan jumlah penduduk 241 juta, Indonesia membutuhkan 33,55 juta ton beras, 5,40 juta ton minyak goreng, 2,70 juta ton gula, 1,28 juta ton telur, 1,17 daging unggas, 424 ribu ton daging sapi, dan 1,47 juta ton cabe. (lebih…)


















Komentar Terbaru