Individual and Family Social Responsibilities
Sekarang ini banyak sekali perusahaan yang sedang getol-getolnya mengadakan Corporate Social Responsibilities atau CSR. Ada yang cuma menyumbang memperbaiki jalan di kantor kelurahan dianggap CSR, ada juga yang membuat khitanan massal, puskesmas, menyumbang sapi, membuat alat biogas, sekolah, komposter, hingga bersih-bersih jalanan. Semua ini baik dan jelas ada kebaikan dibalik semua kegiatan-kegiatan yang kadang memakai kedok marketing dan ujung-ujungnya adalah untuk meningkatkan branding semata atau agar bisa dekat dengan pemerintahan daerah setempat dengan sebutan yang hampir universal yaitu “(nama perusahaan) peduli.”
CSR pun sekarang sudah mulai diseriuskan oleh pemerintah dengan disebutnya CSR di undang-undang perusahaan sehingga semua perusahaan wajib (bukan hanya sukarela) untuk membuat kegiatan CSR. Malahan beberapa perusahaan besar sudah memiliki divisi khusus untuk CSR dan memiliki anggaran tahunan yang sangat besar.
Perusahaan-perusahaan banyak yang akhir-akhir ini juga menggunakan nama kegiatan “(nama perusahaan) Go Green.” Bisa hanya menanam beberapa pohon di lingkungan kantor pun sudah masuk majalah dan koran, hingga menyumbang ribuan pohon serta kegiatan “hijau” lainnya. Ini semua adalah kontribusi baik dari perusahaan yang ikut membantu melestarikan lingkungan. Tetapi yang terpenting adalah, jangan membuat kegiatan Go Green yang bila dapat dihitung kontribusi ke lingkungan tidak terlalu siknifikan tetapi malah banyak sekali membuang percuma banner, membuat kaos, spanduk dan brosur acara yang akhirnya dibuang.
Sekarang, apa hanya perusahaan saja yang harus memiliki social responsibilities? Bagaimana dengan individu dan keluarga yang merupakan bagian dari masyarakat dan lingkungan? Harus juga ada yang namanya Individual Social Responsibilities dan Family Social Responsibilities. (lebih…)
Akhir Pekan: Bersih-bersih Kulkas
Saya ingin memulai satu kategori lagi untuk blog ini yaitu hal-hal apa yang sering kita abaikan dan terlupa, tetapi sebenarnya bisa kita kerjakan di akhir pekan.
Salah satunya adalah bersih-bersih makanan yang ada di dalam kulkas.
Dengan adanya kulkas maka sekarang sangat mudah untuk menyimpan makanan dalam waktu lama. Dengan modernitas pun sekarang banyak sekali makanan siap saji serta kalengan yang tinggal dimasukkan dalam freezer atau kulkas seperti ayam nugget, sosis, selai roti, bumbu tomat, manisan, susu hingga sisa makanan yang belum habis.
Dengan kulkas yang semakin besar, maka tidak terasa kita masukkan terus makanan-makanan dan kalengan tersebut tanpa disadari bahwa banyak dari antara makanan tersebut mungkin sudah tidak layak dimakan lagi alias busuk atau kalaupun belum busuk sudah expired.
Padahal dengan banyaknya makanan dan kalengan yang sudah tidak termakan tersebut maka kulkas menjadi penuh dengan konsekuensi energi atau listrik yang dipakai banyak terbuang karena harus mendinginkan barang-barang yang tidak perlu sehingga performa kulkas tidak efisien. (lebih…)
Pompa air sambil bermain
Pernah bermain putar-putar saat anda masih kecil? Ternyata mainan ini dapat ikut juga membantu kita mendapatkan air bersih yang sangat diperlukan dibanyak tempat. Selain itu, anak-anak pun tetap senang dengan mainan barunya.
Air bersih bukan saja susah didapat. Tetapi juga sangat memakan energi. Kita bisa saja seenaknya pakai air di rumah, tetapi tanpa sadar kita memakai pompa air listrik. Untuk daerah-daerah tertinggal dan terpencil dimana listrik pun sulit maka mendapatkan air bersih itu sangat sulit. Kita harus memompa dengan pompa tangan yang sangat berat dan melelahkan, atau harus berjalan berkilo-kilo meter hanya untuk mendapatkan air bersih dan membawanya kembali.
PlayPumps, sebuah yayasan yang digagas oleh Trevor Field mendapatkan ide ini saat ia melihat hal yang serupa di sebuah pameran di tahun 1989. Inovasi ini lantas digali lebih lanjut untuk diimplementasikan di tempat-tempat terpencil di Afrika pada tahun 1994. PlayPumps mendapatkan banyak sorotan media saat Presiden Nelson Mandela ikut meresmikan PlayPump di sebuah sekolah.
Cara kerjanya sangat sederhana seperti di bawah ini: (lebih…)
Tanggapan atas komentar mengenai ayam broiler menggunakan hormon

Pada artikel sebelumnya yaitu “Daging Ayam Pakai Hormon, Fakta atau Mitos?” ada komentar kutipan artikel dari Jawa Pos bahwa “Cowok Suka Paha atau Sayap Ayam Cenderung Feminim.”
Hal ini jelas ditantang oleh para pelaku usaha di bidang peternakan ayam. Salah satunya adalah artikel dari Majalah Poultry Indonesia yang menyatakan dalam judul artikelnya bahwa “Tidak Benar, Broiler Disuntik Hormon.” Artikel ini memang agak teknis untuk para pelaku peternakan karena memang ditulis oleh seorang ahli dan praktisi di bidang perunggasan. Tetapi saya yakin beberapa poin dapat dimengerti dengan baik oleh orang awam dan akan menambah wawasan serta pengetahuan banyak orang.
Beberapa hal yang ingin saya garis bawahi dari artikel ini adalah pernyataan bahwa:
- Orang selalu bingung dan membandingkan ayam kampung dengan ayam broiler yang tingkat pertumbuhannya cepat. Jawabannya adalah hasil seleksi genetika dimana ayam tersebut secara genetik memang tumbuh besar dan cepat. Seperti contohnya saja ada anak yang cepat tinggi besar ada yang tidak terlalu cepat. Oleh para ahli genetika, ayam yang memiliki gen baik akan diambil sehingga dapat memiliki keturunan yang baik pula. Karena ayam kampung tidak memiliki jenis yang sudah diteliti secara genetika maka pertumbuhannya sama saja dari tahun ke tahun. Ayam broiler seperti pada tabel 2 dijabarkan bahwa perkembangan genetikanya tumbuh dengan pesat sehingga semakin lama semakin efisien. Jadi bukan hormon, tetapi ilmu genetika.
- Dalam hal ekonomis, petani akan dirugikan bila menggunakan hormon karena naiknya biaya pemeliharaan. Di artikel ini ditulis “tak setetespun hormon pertumbuhan yang diperlukan peternak untuk menghasilkan ayam broiler berbobot 2 kg dalam waktu 35 hari. Selain hormon dilarang dipergunakan juga menambah ongkos produksi/tidak ekonomis(Rp 400 per ekor pada Des 89) dan menghabiskan waktu untuk menyuntik ayam satu persatu.”
Berikut ini adalah saduran dari artikel tersebut.
Tidak Benar, Broiler Disuntik Hormon
www.poultryindonesia.com. Masih ada saja salah persepsi tentang broiler. Ayam ras yang memiliki pertumbuhan yang sangat cepat sering dipersepsikan dibantu dengan hormon baik lewat suntik atau dicapur ke dalam pakan selama ayam dalam masa pemeliharaan. (lebih…)
Program Eco-Minds 2009
Raih kesempatan untuk bergabung bersama mahasiswa dari sembilan negara di Asia Pacific untuk bersama-sama menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan dalam forum diskusi internasional di Selandia Baru!
Bagi kaum muda kreatif yang peduli pada usaha-usaha perlindungan lingkungan terkait dengan konsep pembangunan berkelanjutan, Program Eco-Minds merupakan kesempatan terbaik untukmu..
Tiga mahasiswa akan memperoleh kesempatan mengikuti forum diskusi internasional untuk belajar lebih lanjut mengenai energi berkelanjutan. Selain menghadirkan nara sumber kompeten, dalam forum ini juga akan dilakukan kunjungan studi ke lokasi ekologi yang relevan. Para peserta juga akan ikut serta dalam kerja kelompok yang penuh tantangan dan memerlukan analisis multi-dimensi. (lebih…)
Interview akuinginhijau.org di Green Radio
Hanya info untuk semua teman-teman pembaca, blog akuinginhijau.org diinterview oleh Green Radio pada hari Jumat tgl 27 Januari 2009. Terima kasih kepada Green Radio yang sudah mau mendukung blog ini. Tentu dengan adanya dukungan ini juga menambah semangat saya untuk terus menulis dan memberikan hal-hal yang mudah kita lakukan untuk lingkungan. Maaf juga kalau kadang ditunggu-tunggu ternyata belum ada artikel baru. 🙂 Yang pasti blog akuinginhijau.org akan terus maju dan memperbaiki diri.
Lomba Penulisan Menyambut World Ocean Conference 2009
LATAR BELAKANG
World Ocean Conference (WOC) yang bakal digelar pertengahan Mei 2009
merupakan ajang pertemuan para stakeholder kelautan terbesar. Ribuan pakar
kelautan dari puluhan negara di seluruh dunia akan menghadiri WOC yang
diadakan di Manado, Sulawesi Utara. (keterangan lebih lengkap ttg WOC bisa
dilihat di http://www.woc2009.org)
Momentum ini sangat penting mengingat Indonesia selain sebagai tuan rumah
juga memiliki kepentingan agar pertemuan akbar itu berlangsung sukses
dengan membawa hasil yang memuaskan. Dalam rangka itulah, sosialisasi
mengenai kelautan perlu lebih digencarkan baik melalui media cetak maupun
elektronik. Ini penting karena dalam abad informasi dan knowledge base
society sekarang ini, peran media massa dapat menentukan arah perjalanan
bangsa dan peradabannya.
Salah satu sarana efektif untuk memasyarakatkan hal itu adalah dengan
mengundang penulis, baik dari kalangan wartawan maupun non wartawan untuk
menuangkan gagasannya di media massa cetak. Dalam kaitan inilah Kantor
Menteri Koodinasi Bidang Kesejahteraan Rakyat bekerjasama dengan
Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Mapiptek) mengadakan
lomba penulisan di media massa cetak.
Dengan cara ini, wartawan media cetak di daerah dan nasional terpacu
minatnya untuk sebanyak-banyaknya menulis tentang kelautan dari berbagai
sisi. (lebih…)
stopmerokok.com
Saya sudah pernah menulis dengan judul “Stop Merokok. Bukan Karena Asapnya, Tapi Proses Pembuatannya” dimana saya ingin menunjukkan bahwa merokok itu bukan hanya membahayakan kesehatan tetapi bila dilihat dari segi lingkungan sangat sangat tidak ramah lingkungan dan membuang banyak sekali sumber daya secara percuma.
Kali ini saya ingin mengajak anda semua, perokok maupun non-perokok untuk melihat situs stopmerokok.com yang diluncurkan oleh salah satu perusahaan farmasi, Pfizer. Dalam situs ini dijelaskan secara baik sekali bahaya dari merokok dan juga mengapa orang menjadi kecanduan oleh rokok. Selain itu di bagian Manfaat Stop Merokok ada suatu bagan tubuh manusia dan keterangannya bila kita sudah stop merokok selama waktu tertentu. Contohnya setelah anda stop merokok selama 1 tahun maka resiko anda terkena penyakit jantung berkurang hingga setengahnya bila dibandingkan para perokok.
Untuk anda yang perokok, anda akan mendapatkan pengertian yang lebih jauh mengenai manfaat dan alasan untuk bisa stop merokok.
Untuk anda yang bukan perokok, situs ini akan menjadi media informasi yang dapat anda bagi kepada perokok yang juga adalah orang kesayangan anda, keluarga, saudara ataupun teman anda.
Ini adalah situs yang sangat baik dan saya ulas karena hal ini bila dilaksanakan juga akan mendukung lingkungan seperti yang telah saya tulis pada artikel sebelumnya.
Referensi: stopmerokok.com

















Komentar Terbaru