Gedung Pemerintah Mulai Berhemat
Beberapa hari lalu saya ada rapat di salah satu gedung pemerintah, dan yang biasanya rapat hanya pagi atau siang, kemarin kebetulan sampai sore. Pas sudah jam 16:00 lewat, gedung terasa panas. Saya tanya ternyata AC gedung dimatikan pada pukul 16:00. Tetapi karena masih harus banyak yang harus dikerjakan, maka rapat diteruskan lagi. Tepat pukul 17:00 semua lampu mati. Gedung pun gelap gulita karena seperti kebanyakan arsitektur di Indonesia yang tidak memanfaatkan cahaya luar, walaupun matahari masih terang di luar, dalam gedung gelap. Gedung pun tidak memiliki lampu emergency sehingga gelap-gelapan kita beres-beres dan jalan keluar bersama.
Cerita di atas adalah contoh saat kita kekurangan listrik PLN, pemerintah pun ikut menghemat terutama untuk pemakaian di gedung-gedung pemerintahan. Tetapi kadang masih banyak orang yang tidak peduli atau tidak mengerti akan penghematan seperti contohnya ada yang membuka kaca walaupun dalam ruangan ber-AC.
Hal lain yang mungkin bisa membantu penghematan adalah dengan mengganti unit AC yang sudah tua and tidak efisien lagi sehingga boros. Pemborosan itu karena walaupun AC tetap memakai tenaga listrik yang sama, tetapi tingkat dinginnya sudah sangat berkurang. Apalagi mesin AC yang sudah tua tidak seefisien yang sudah modern. Apalagi pemakaian AC di gedung bisa mencapai 20%-50% dari total kebutuhan energi. (lebih…)
Filter Udara Natural Menggunakan Air Mancur
Air mancur adalah salah satu hiasan untuk di dalam atau luar ruangan yang sudah dipakai sejak lama. Namun ternyata air mancur tersebut bukan saja memberi kesan artistik dan kadang memberi efek menenangkan dengan mendengarkan suara air. Air mancur tersebut juga bisa berfungsi sebagai filter udara. Semua air mancur menghasilkan partikel ion-ion negatif yang tercipta dari golakan air-air yang jatuh. Setiap partikel ion negatif tersebut dapat mengikat debu serta zat kimia yang ada di udara sehingga air mancur tersebut dapat dikatakan mem-filter udara. Banyak orang yang pergi melihat air mancur seperti Niagara Falls karena dapat mengobati depresi sehingga lebih relax. Hujan juga merupakan air mancur raksasa dimana ketika air hujan jatuh juta menghasilkan ion-ion negatif. (lebih…)
Kids Witness News. Cerita lingkungan dari kaca mata anak-anak.
Kids Witness News (KWN) adalah kompetisi tahunan antar anak-anak sedunia dalam merancang hingga membuat tayangan TV. Buatlah cerita tentang lingkunganmu. Dan tunjukan pada dunia bahwa ini karya anak Indonesia.
Ajak anak-anak di sekitar kita untuk ikutan KIDS WITNESS NEWS. Biarkan mereka bebas bercerita apapun yang terkait dengan lingkungan hidup dari kaca matanya. Karena dari setiap kerusakan lingkungan yang disebabkan orang-orang dewasa, mereka yang akan mengalami dampaknya. (lebih…)
Dampak Perubahan Iklim Terhadap Makro Ekonomi
Disadur dari situs Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia, Boediono, membuka seminar internasional “Macroeconomic Impact of Climate Change: Opportunities and Challenges” di Nusa Dua, Bali yang berlangsung pada tanggal 1 dan 2 Agustus 2008. Seminar yang digagas Bank Indonesia bersama dengan ADB, UNDP, GTZ, IMF, dan USAID ini membahas dampak perubahan iklim terhadap makro ekonomi. Studi dari Stern (2006) melaporkan bahwa Pendapatan Domestik Bruto (PDB) global dapat turun sampai 1% akibat iklim yang ekstrim. Hal buruk yang dapat terjadi adalah pendapatan perkapita dapat turun hingga 20%. “Perubahan iklim akibat pemanasan global mempengaruhi sisi permintaan dan penawaran barang dan jasa yang pada gilirannya membawa dampak terhadap perekonomian”, tandas Gubernur Bank Indonesia, Boediono, pada pembukaan seminar. (lebih…)
Mobil Polisi Manila Gunakan Bahan Bakar Minyak Goreng
Disadur dari website Astraworld.com
Kepolisian Manila Filipina mengkonversi mobil patroli mereka menjadi biodiesel. Hebatnya, bahan bakar nabati yang digunakan sebagai campuran, diambil dari minyak goreng bekas restoran cepat saji.
Menurut pejabat kepolisian, Gilbert Cruz, langkah efisiensi ini untuk menyiasati melonjaknya harga bahan bakar. Mobil tersebut dapat berjalan dengan campuran 40 persen solar dan 60 persen minyak goreng bekas pakai.
Saat ini, pihak kepolisian sudah menguji coba satu unit mobil patroli di kawasan bisnis Makati. Pemerintah Filipina sendiri terlibat dalam penelitian dan uji coba ini.
Jika berhasil, sementara restoran cepat saji yang menyumbang minyak bekasnya sejauh ini baru McDonald. Restoran lain juga sudah menyatakan kesiapannya menyumbang minyak bekas pakai mereka. (lebih…)
Kemarau semakin panas. Ganti tren pakaian anda.
Rasanya kemarau sudah semakin panas dan di siang hari rasanya suka tidak tahan juga. Tetapi sampai sekarang, walaupun tarif PLN sudah naik, BBM naik dan semua menjadi mahal, tetap saja mal dan kantor-kantor memasang AC di level temperatur yang rendah. Kita masih melihat orang memakai vest, sweater, bahkan jaket ke kantor. Ke mal pun demikian, sampai-sampai kalau bayi dibawakan selimut. Rasanya hal ini sangat tidak logis karena mungkin dengan hanya menaikkan temperatur 1-2 derajat saja akan tetap nyaman, dan bisa bekerja dengan produktif tanpa kepanasan.
Saya hanya ingin mengingatkan kembali bahwa kadang hal ini juga harus dimulai dari karyawan itu sendiri. Bila terlalu dingin ya jangan diam saja tetapi beri saran kepada atasan untuk merubah temperatur kantor. Pakaian pun bisa disarankan ke atasan. Yang tadinya harus memakai kemeja lengan panjang boleh memakai kemeja lengan pendek. Baik kalau selagi di meja boleh membuka sepatu dan memakai sendal karena hal ini tidak mengganggu tetapi sangat baik bagi kaki dan sirkulasi temperatur tubuh kita.
Bagi anda yang kerja di manajemen gedung, mal maupun kantor, hal mengenai temperatur gedung harus diteliti dengan baik karena hal ini pun akan menambah keuntungan bagi pemilik gedung. Bayangkan bila gedung tidak ada orang tetapi AC tetap menyala full, maka listrik yang dipakai pun sangat besar. Tetapi kalau kita bisa membuat riset sederhana mengenai jumlah pemakai pada jam di setiap hari ataupun tren di bulan-bulan tertentu, maka kita bisa menyetel temperatur AC kita menurut kebutuhan saja. Dengan menghemat listrik, tentu kita hemat biaya, pengguna tetap nyaman dan listrik tersebut bisa dipakai untuk kebutuhan masyarakat yang lain. (lebih…)
Demam Sepeda Landa AS
Disadur dari koran Kompas tgl 2 Agustus 2008. Mudah-mudahan bisa menular ke seluruh kota di Indonesia. Dan untuk kota yang belum semrawut seperti Jakarta bisa mulai memikirkan infrastruktur jalan khusus pesepeda.
Tingginya harga bahan bakar membuat banyak penduduk kota beralih ke kendaraan nonbahan bakar, seperti sepeda. Di kota-kota di AS, penggunaan sepeda kini melonjak tajam. Hanya saja, kehadiran sepeda membuat pengemudi mobil kini ekstra hati-hati. Kini sering terlihat pertengkaran pengemudi mobil dan pengendara sepeda.
Portland selama ini dikenal dengan reputasinya sebagai kota ramah sepeda. Namun, belakangan ini reputasi itu terganggu dengan seringnya terjadi keributan antara pengendara sepeda dan pengemudi mobil di jalan-jalan Portland.
Bersepeda kian mewabah di Portland dan juga kota-kota lainnya. Beberapa pemerintah kota terpaksa mulai memikirkan membuat jalan khusus sepeda agar tidak sampai terjadi perseteruan karena berebutan jalan. (lebih…)
Koran Kompas ePaper
Koran Kompas baru saja mengeluarkan servis baru yaitu ePaper untuk koran kompas. Berbeda dengan kompas.com dengan semua artikel yang online, ePaper Kompas memberikan visual sama seperti kita membaca koran kompas edisi cetak lengkap dengan kolom dan iklannya. Kadang untuk koran kompas, bukan hanya artikelnya yang penting, tetapi juga iklan-iklannya sehingga ePaper sangat-sangat baik sekali.
Saya sangat senang saat membacanya. Mengingatkan saya pada Zinio. Perbedaannya adalah, Zinio membutuhkan aplikasi yang cukup besar dan men-download dahulu majalah yang kita inginkan (dan bayar). Kompas ePaper ini gratis dan bisa dilihat secara online melalui browser. Kalau anda tertarik untuk membuat sendiri koran online, maka anda bisa coba dengan FeedJournal sehingga sekarang siapa pun dapat membuat koran online.
Yang pasti saya salut dan ini adalah satu langkah kedepan dari Kompas. Mudah-mudahan bisa diikuti dengan majalah dan koran lainnya, paling tidak dimulai dari group Gramedia.


















Komentar Terbaru