Info: Pekan Lingkungan Indonesia 2008

“Buka Hati Saatnya Peduli”

Indonesia 2008 dan Pekan Lingkungan Indonesia 2008 akan diselenggarakan pada 5-8 Juni 2008
di Jakarta Convention Center.

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada tanggal 5 Juni, Kementrian Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia bekerja sama dengan PT. Antheus Indonesia berinisiatif mengadakan Pekan Lingkungan Indonesia tahun 2008 yang saat ini merupakan penyelenggaraan yang ke 12 kalinya. Pameran ini merupakan salah satu moment penting dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa lingkungan tidak hanya merupakan tanggung jawab individu, tetapi merupakan perwujudan tanggung jawab bersama.
(lebih…)

5 Juni, 2008 at 12:21 2 komentar

No Tobacco Day – 31 Mei 2008

Rokok seperti yang kita ketahui dan sudah ditulis di artikel sebelumnya “Stop Merokok. Bukan Karena Asapnya, Tapi Proses Pembuatannya” juga merusak lingkungan mulai dari proses pembuatan hingga akhirnya dihisap dan dibuang.

Untuk tahun ini, WHO memfokuskan diri untuk kampanye NO TOBACCO DAY (Hari Tanpa Rokok) untuk anak-anak dan remaja seperti pada slogannya Tobacco Free Youth. WHO mengatakan bahwa salah satu cara untuk mengurangi ketertarikan remaja akan rokok, yang memberikan gambaran glamor, kesuksesan, dan petualangan, adalah dengan melarang iklan dan ajang promosi rokok. Apalagi lebih dari 80% dari 1.8 milyar anak-anak ada di negara berkembang sehingga lebih mudah terbawa arus dan termakan iklan. Anak-anak yang mencoba merokok di usia muda lebih memiliki potensi untuk menjadi perokok berat di kemudian hari. Oleh karena itu ajakan WHO untuk menanggulangi rokok di usia muda harus didukung oleh semua pihak. (lebih…)

27 Mei, 2008 at 23:18 7 komentar

Flyer Daftar Aman Penggunaan Plastik

Tambahan dari artikel mengenai plastik “Hati-hati dengan bahaya plastik“, flyer ini memberi gambaran lebih lanjut mengenai plastik mulai dari klasifikasi, komposisi, dan spesifikasi kandungan yang berbahaya. Klik pada gambar untuk mendownload.

sumber: milis greenlifestyle

26 Mei, 2008 at 23:05 15 komentar

Apa lagi alasan untuk tidak naik sepeda?

BBM akhirnya naik lagi. Tarif angkutan umum naik juga. Pergi ke kantor semakin mahal padahal gaji belum tentu naik. Kebanyakan dari kita sudah pasti mengumpat pemerintah, tidak setuju dengan kenaikan BBM dengan berbagai alasah. Tetapi pada akhirnya, kita cuma bisa ngomong doang karena kita bukan pemerintah dan tidak bisa mengubah kebijakan negara begitu saja. Makanya kita sebagai rakyat harus mencari alternatif agar bisa survive, bukan cuma bertopang dagu atau ikutan demo berharap pemerintah mengubah pendiriannya.

Kita juga harus mengerti bahwa bukan hanya di Indonesia saja yang BBM-nya naik, tetapi sudah merupakan problema global. BBM yang naik inilah yang memicu semua bahan pangan maupun konsumsi lainnya juga ikut-ikutan naik.

Idealnya sih dengan subsidi yang dikurangi maka pemerintah bisa fokus untuk menyelesaikan masalah lainnya seperti transportasi masal dan jalur sepeda. Dikatakan di sebuah surat kabar bahwa BBM naik tidak akan mengurangi konsumsi BBM di masyarakat karena adanya pertumbuhan mobil dan motor yang besar sehingga kalaupun orang mengurangi, karena ada saja orang yang baru memiliki motor dan mobil maka secara global konsumsi pun tetap atau malah tetap meningkat. Oleh karena itu, sebenarnya solusi untuk pemerintah kita adalah agar investasi di jalur sepeda dan transportasi masal yang lebih baik sehingga orang bukannya naik mobil tetapi naik kendaraan umum dan/atau sepeda.

Dibawah ini adalah alasan-alasan klasik untuk tidak naik sepeda: (lebih…)

25 Mei, 2008 at 19:12 23 komentar

Panen Padi di Atas Loteng

Disadur dari kompas.com. 14 April 2008.

padi di atap. kompas.Ingkan Harahap (54), Rabu (9/4), memanen padi di atas loteng rumahnya di Kompleks Perumahan Sumbersari Indah, Kota Bandung. Padahal, empat bulan lalu lahan loteng seluas sekitar 50 meter persegi itu gersang. Selain padi, di atas loteng itu Ingkan juga menanam sawi, cabai, labu kuning, dan kangkung.

Bersandal bakiak dan gunting tanaman ia memangkas beberapa batang padi. Padi yang dipanen langsung di injak-injak agar bulir-bulir lepas dari batang dan siap dijemur. Setampah gabah hasil panen beberapa hari sebelumnya sedang dijemur. Gabah kering tersebut sudah siap ditumbuk agar kulitnya mengelupas.

Ingkan memang bukan petani. Dia tak punya lesung kayu. Ia hanya mempunyai lesung batu. “Saya mencoba menggunakan yang ada saja. Saya alasi lesung dengan jerami agar tumbukan tidak terlalu keras dan membuat bulir beras hancur,” ujar Ingkan. (lebih…)

21 Mei, 2008 at 00:23 4 komentar

Demo Hijau Dong!!

Dengan adanya rencana pemerintah untuk menaikkan BBM, maka demo pun mulai marak lagi terutama di ibukota Jakarta. Para pendemo ini ceritanya selalu menginginkan perubahan dari pemerintah, mengutarakan keinginan rakyat, dan lain-lain. Saya suka sebal juga kalau demo malah bikin macet. Tapi bukan itu saja ulah mereka yang katanya lebih memiliki pola pikir yang berbeda, maju, modern, dan bisa dibilang anak sekolahan karena banyak dari pendemo adalah mahasiswa.

Saya bukannya anti-demo. Demo adalah salah satu bentuk wujud demokrasi di Indonesia dimana rakyat memberikan suaranya kepada pemerintah.

Tapi coba perhatikan deh cara-cara demo. Ada yang memakai spanduk, selebaran, pamflet, stiker, sampai karton dan kayu yang ditulisi macam-macam dan yang paing parah membakar ban. Apalagi setelah demo selesai. Bukannya masalah selesai malah membuat masalah baru karena para pendemo dengan seenaknya membuang sampah sembarangan mulai dari bekas selebaran yang asal dibuang, kantong plastik bekas minum, botol air mineral, permen, dan lain-lain. Memang yang senang sih para pemulung, tetapi anak sekolahan yang katanya berilmu tinggi dan jago cuap-cuap malah tidak introspeksi diri untuk berubah dulu dari hal yang kecil, yaitu membuang sampah dengan benar. Katanya yang suka demo itu berarti aktif di kampus, kritis ke masalah-masalah negara, membela masyarakat, dan mungkin cita-citanya jadi politisi. Bagaimana politisi kita bisa pada bener kalau baru demo saja sudah asal buang sampah. Itu namanya bibit politisi yang tidak tahu aturan, tidak introspeksi diri dan tidak memberi contoh yang baik. (lebih…)

21 Mei, 2008 at 00:01 18 komentar

Kebangkitan Nasional Untuk Pembenahan Lingkungan

“Banyak hal membuktikan, kesadaran bangkit disebabkan hal-hal kecil, dari perubahan-perubahan yang sering tak teramati karena sifat kesehariannya, yang betapapun di baliknya sebenarnya tersimpan gerak modernisasi.”

Bre Redana
Dalam artikel Kebangsaan: Imajinasi Masa Lalu”
Liputan Khusus 100 Tahun Kebangkitan Nasional
Kompas 19 mei 2008

19 Mei, 2008 at 14:26 2 komentar

Jalur sepeda 15 km di Ancol. Wahana baru goweser di Jakarta.

Disadur dari Kompas.co.id

Jakarta, Kompas – Program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadikan bersepeda sebagai bagian dari kegiatan rutin masyarakat dengan tujuan menjaga kesehatan serta mengurangi polusi didukung banyak pihak. Setelah program hari bebas kendaraan bermotor di Jalan Sudirman-Thamrin tiap akhir pekan, kawasan wisata Ancol pun kini menyediakan jalur bersepeda sepanjang 15 kilometer.

”Dengan rutin bersepeda pun masyarakat dapat menyelamatkan lingkungan. Kami membuat jalur sepeda ini sebagai ajakan kepada masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang tertata, sehat dan hijau,” kata Kepala Bidang Corporate Communications PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Sofia Cakti, Sabtu (17/5).

Sedikitnya 1.500 warga Jakarta turut memeriahkan pembukaan resmi jalur bersepeda di kawasan properti dan rekreasi Ancol, Sabtu sekitar pukul 06.00. Mereka yang berpartisipasi adalah masyarakat umum, klub sepeda, warga properti Jaya Ancol, pengunjung kawasan rekreasi, dan manajemen Ancol. (lebih…)

19 Mei, 2008 at 12:24 4 komentar

Older Posts Newer Posts


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2.482.355 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabung dengan 166 pelanggan lain

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai