Tik… tik… tik… hemat airnya

Pernah coba memompa air tanah dengan pompa tangan? Cape sekali loh… karena air tanah ada jauh di bawah tanah dan sulit dipompa ke atas. Mungkin sekarang tidak terlalu terasa karena kita tinggal memutar kran dan air langsung keluar karena kita sudah memakai pompa listrik. Oleh karena itu kita harus bisa menghargai air yang kita pakai sehari-hari.
Tahukah anda? (lebih…)
Kelas Ramah Sampah
Belajar ramah pada lingkungan tak harus selalu dalam bentuk pelajaran yang diikuti ujian. Belajar ramah pada lingkungan bisa kita mulai dari kebiasaan sehari-hari. Saya menggunakan hal ini sebagai salah satu cara untuk membiasakan kami semua belajar ramah pada lingkungan.
Barangkali, kebiasaan-kebiasan ini dapat anda lakukan di kelas atau di rumah.
Kotak Kardus
Saya biasa menggunakan kotak kardus sebagai wadah-wadah penyimpanan.
Saya meminta kardus-kardus bekas botol air mineral atau minuman kotak di kantin sekolah. Alternatif lain, anda bisa meminta kotak bekas kertas rim di kedai fotokopi.
Kardus-kardus yang saya gunakan, luas dasarnya sesuai dengan ukuran kertas A4 atau ukuran kertas folio. Saya memotong kardus besar itu agar tingginya hanya sekitar 8 cm. Agar lebih menarik, saya membungkus kardus-kardus itu dengan kertas warna warni seperti kertas kado.
Kardus-kardus ini banyak gunanya di dalam kelas. Saya biasa menggunakannya sebagai tempat kertas, tempat mengumpulkan tugas, tempat alat tulis, dan lain sebagainya. Saya tak perlu membeli wadah-wadah plastik. (lebih…)
Atap Putih Untuk Dunia Hijau
Warna atap rumah ada yang tradisional berwarna merah bata, biru, hitam, hijau tua, dan lain-lain. Sangat jarang kita melihat atap berwarna putih. Untuk bangunan dengan dak pun biasa mengikuti warna semen yaitu abu-abu.
Ternyata untuk kita yang tinggal di daerah tropis dan panas, atap putih dapat mengurangi pemakaian AC sebesar 20%. Negara bagian California di Amerika Serikat malah mengharuskan semua bangunan baru, sejak tahun 2005, beratap berwarna putih, untuk permukaan atap yang rata maupun terap.
Permukaan atap menutupi rata-rata 25% dari seluruh permukaan kota. Sedangkan jalanan menutupi sekitar 35% dari seluruh permukaan kota. Menurut penelitian dari Hashem Akbari, seorang peneliti dari Heat Island Group, bila 100 kota didunia mengganti atap dengan warna putih, dan juga jalanan dengan bahan yang lebih memantulkan cahaya, seperti jalan beton dibandingkan jalan aspal, maka efek pendinginan global yang dihasilkan akan sangat besar. (lebih…)
Hotel Harus Daur Ulang Air
Disadur dari Kompas Kamis, 11 September 2008
Jakarta, Kompas – Setiap hotel dan apartemen yang baru diwajibkan membangun instalasi untuk mendaur ulang air bersih yang mereka gunakan. Daur ulang air dimaksudkan untuk mengurangi penyedotan air tanah dalam.
Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta Budirama Natakusuma, Rabu (10/9) di Jakarta Pusat, mengatakan, kewajiban membangun instalasi daur ulang air menjadi syarat izin analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Jika pengembang tidak berniat membangun instalasi daur ulang air, izin mendirikan bangunan hotel atau apartemen baru tidak akan dikeluarkan. (lebih…)
Waduk Cirata. Pembawa berkah yang dipenuhi sampah.
Waduk Cirata, disebutkan di koran kompas hari Sabtu tgl 16 Agustus 2008, tercemar begitu banyak logam berat yang melebihi standard baku air di waduk yang digunakan sebagai air baku air minum, irigasi, perikanan budidaya dan yang terpenting adalah sebagai bahan sumber tenaga listrik. Disebutkan bahwa sumber logam berat berasal dari industri di daerah aliran sungai Cirarum dan Cisokan yang pada akhirnya dapat menurunkan kualitas ikan budidaya, ongkos pemeliharaan turbin akibat korosi karena logam berat, kesehatan masyarakat, serta kualitas hasil pertanian kita.
Sebagai informasi, Waduk Cirata adalah PLTA terbesar di Pulau Jawa dengan kapasitas listrik 1.008 MW (8×126 MW). Waduk ini dengan total luas 6.200 hektar sangat penting dalam menjaga pasokan listrik Jawa-Bali terutama pada saat puncak di jam 17:00-18:00 saat orang secara bersama-sama mulai menyalakan lampu. Waduk Cirata bertindak sebagai buffer untuk pasokan listrik yang sekejap naik itu.
Selain itu, perikanan budidaya ikan air tawar di Waduk Cirata merupakan yang terbesar di Indonesia. Untuk anda yang tinggal di Jawa Barat maka bila anda memakan ikan mas, nila atau bawal air tawar maka kemungkinan besar ikan tersebut berasal dari Waduk Cirata yang memiliki volume produksi rata-rata 6.450 ton ikan per bulan atau 39.5% dari seluruh produksi jaring apung di Jawa Barat. (Majalah Agrina) (lebih…)
Merdeka Hijau
Apa sih artinya merdeka? merdeka berarti kita tidak terkekang, terkurung, terjajah, atau terpaksa melakukan sesuatu. Kita memang sudah merdeka sebagai sebuah negara. Tetapi banyak sekali hal-hal belum merdeka di negara kita ini seperti merdeka BBM, merdeka pangan, merdeka jalanan macet, merdeka air bersih, merdeka irigasi pertanian, merdeka listrik, dan masih banyak lagi.
Dengan menjadi hijau, kita bisa sedikit demi sedikit memerdekakan diri kita sendiri. (lebih…)
Tahun 2030 Pulau Jawa Kehabisan Air

Disadur dari Antara.co.id
Kepala Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Regional Jawa Kementerian Lingkungan Hidup, Sudarsono menyatakan pada 2030 mendatang Pulau Jawa akan kehabisan air akibat kerusakan lingkungan di Daerah Aliran Sungai (DAS).
Selain itu, maraknya pengalihan fungsi lahan, tekanan politis atas kebijakan Rencana Tata Ruang dan Wilayah sangat mempengaruhi kondisi ini, ujar Sudarsono seusai berdiskusi di Kantor Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda di Bandung, Jumat.
“Dengan jumlah penduduk sebanyak 163 juta orang dan dengan daya dukung lingkungan yang rusak maka secara terukur kekurangan air benar-benar akan terjadi,” katanya. (lebih…)
Jalur Hijau untuk Sepeda di UI Depok
Universitas Indonesia mencanangkan gerakan pemakaian sepeda di lingkungan kampus sebagai alternatif kendaraan kampus selain bus kuning. Jalur sepeda ini sudah disiapkan sepanjang 10 km mulai Stasiun Depok sampai asrama UI yang sepanjang jalurnya akan melintasi setiap fakultas. Pihak Universitas akan menambah jalur sepeda hingga 20 km dan juga menyediakan 1000 sepeda yang akan disewakan secara gratis dengan menggunakan smart card.
Kampur Universitas Indonesia ini akan menjadi contoh hijau bagi universitas lainnya di Indonesia dengan hutan kota, danau, jalur sepeda dan jalan yang ramah pejalan kaki. Kampus yang hijau, asri dan bebas polusi akan memberikan lingkungan yang kondusif untuk belajar. Transportasi alternatif ini juga selain menjadi alternatif dari menggunakan kendaraan bermotor yang polusi akan menghemat mahasiswa untuk biaya transportasi bulanan. Bagi mahasiswa yang kos pun akan menjadi alternatif yang sangat baik karena rentang jarak yang biasanya tidak terlalu jauh. Terlebih dari itu, mahasiswa yang naik sepeda juga akan lebih sehat sehingga pada akhirnya akan menghasilkan lulusan mahasiswa yang bermutu. (lebih…)



















Komentar Terbaru