Memberi ASI = Mencintai bayi dan lingkungan anda
Air susu ibu (ASI) sudah komplit dengan sistem produksi dan tempat simpan jadi tidak memerlukan packaging khusus dan juga kulkas untuk menyimpan. Oleh karena itu, ASI sungguh ramah lingkungan. Kita tidak perlu membuang bekas kaleng, kardus, dan plastik bekas susu formula.
Dari sisi produksi pun banyak sekali hal yang dapat dihemat, mulai dari peternakan sapi yang memerlukan makanan dan kotoran yang menghasilkan methane, salah satu gas yang 10x lebih buruk dari CO2 untuk atmosfir kita, sampai ke pabrik produksi, dengan energi yang diperlukan, baik mesin maupun manusia, dengan mobil yang dipakai untuk jalan ke pabrik itu.
Di rumah pun kita akan menghemat penggunaan kulkas dan juga botol susu yang selalu harus kita cuci.
Jadi bukan saja ASI itu sumber nutrisi yang terbaik untuk bayi, tapi juga ramah lingkungan. Oleh karena itu, saya sangat mendukung program ASI Eksklusif untuk bayi minimal hingga 6 bulan setelah kelahiran.
Berikan udara segar untuk rumah anda dengan mudah dan murah
Jaman polusi sekarang banyak orang kekurangan udara segar seperti di rumah dan kantor sampai harus membeli penyaring udara dan ion yang katanya dapat membersihkan udara dari kuman dan bakteri, dan juga menghilangkan polusi dan bau asap rokok. udara dalam ruangan yang kotor tidak menyehatkan dan dapat menyebabkan pusing, asma pada anak-anak dan alergi.
Sebenarnya kita dengan tinggal di Indonesia, yang terkenal dengan, “lempar saja biji ke tanah, dan akan tumbuh, maka kita dapat dengan mudah menerapkan solusi dengan tanaman. Salah satu tanaman anti polusi yang sudah diriset oleh NASA adalah yang kita kenal dengan Sirih belanda, atau Devil’s Ivy. Tanaman ini termasuk tanaman “bandel” yang dapat hidup dengan lingkungan apa pun. Bisa di tanah, di gabus, hanya dengan air pun hidup. Sirih belanda juga terkenal dapat diletakkan didalam rumah atau kepanasan diluar rumah. Sungguh tanaman bandel yang sebenarnya. Yang lebih menarik lagi adalah harganya yang murah, bisa mulai hanya Rp. 5000 saja, atau minta tetangga karena hampir setiap orang mempunyai tanaman ini.
Sirih belanda dapat dengan efektif menyerap formaldehida dan benzena. Dalam sehari, sirih belanda dapat menyerap 54% dari total benzena 0.156 ppm. Untuk formaldehida, dari 18 ppm dapat dihilangkan sebesar 67%. Selain itu, karbonmonoksida sebesar 113 ppm dapat dihilangkan hingga 75%. (ppm = parts per million)
Anda dapat letakkan sirih belanda ini di pot dalam rumah atau di gantung saja. Intinya adalah dengan adanya tanaman di dalam rumah anda, maka udara pun akan terasa lebih segar dan juga lebih bersih.
Kebocoran pipa perusahaan air merugikan semua orang

Perusahaan air di Jakarta kehilangan 50% dari air yang disalurkan ke pelanggan karena perbuatan illegal. Ada bermacam-macam permasalahan untuk perbuatan illegal tersebut. Dari pembuatan jaringan pipa ke daerah/rumah secara illegal, pembuatan pipa illegal dan meter air illegal, sampai pada pelanggan yang memang enggan membayar tetapi harus tetap disupply air seperti para pejabat politik, militer sampai organisasi massa yang dapat menteror kembali perusahaan air tersebut. Bila orang secara illegal menyambung pipa mereka ke pipa jaringan, maka kebocoran pun dapat terjadi. Dari kebocoran itu, kita dapat membayangkan banyaknya partikel kotor, air kotor, bakteri dan lainnya masuk ke jaringan pipa, yang akhirnya air ke pelanggan pun tidak dengan kualitas maksimal, malah berbau, berwarna, dll. Kita hanya dapat menyalahkan perusahaan air saja.
Akibat dari semua itu adalah, perusahaan air di Jakarta, yaitu Thames PAM Jaya dan Palyja tidak pernah mendapat keuntungan apapun, yang akibatnya sangat merugikan pelanggan lain yang memang membayar secara jujur. Akibat kerugian perusahaan air, mereka tidak mempunyai anggaran yang cukup untuk memperbaiki atau memperluas jaringan pipa mereka, merawat waste water treatment plant secara optimal, mendapatkan teknologi yang terbaru untuk menambah efisiensi dan produktivitas, dan juga memperbaiki hubungan dengan pelanggan yang ada.
Kita tidak dapat selalu meminta perusahaan air untuk memberikan yang terbaik karena mereka pun terjepit di tengah. Di satu pihak harus memberi pelayanan sebesar-besarnya, tapi mereka pun harus untung. Sebenarnya Pemda dan semua departemen terkait harus ikut mendukung karena pada saat ini, banyak orang yang dapat memiliki PBB/sertifikat tanah/bangunan di daerah yang sebenarnya illegal seperti jalur rel kereta ganda, malah tanah pemerintah pun diperjual-belikan secara illegal. Nah, mereka yang sudah salah, malah lebih ngotot untuk mendapatkan servis air dan listrik. Tidakkah itu merugikan pelanggan lainnya?
Saya mendorong pemerintah daerah dan pusat untuk ikut membantu dan menyelesaikan permasalahan rumah illegal dari semua tempat dan untuk menghijaukan kembali semua lahan tersebut. Dengan itu, pelanggan air pun dapat menikmati kualitas air dan servis yang baik.
Hari gini masih pake kertas? Pake dong ATM atau online
Teknologi memang dapat banyak membantu kita dalam menghemat energi. Contoh yang paling efektif saat ini adalah dengan melakukan aktivitas lewat ATM atau online seperti KlikBCA atau lainnya. Dari ATM atau online, kita sekarang dapat melakukan pembayaran iuran, asuransi, kartu kredit, listrik, telpon, membeli pulsa, hingga dengan adanya pajak.go.id melakukan pembayaran pajak online.
Hal ini sangat bermanfaat untuk efektivitas, produktivitas dan juga lingkungan kita. Bayangkan bila kita harus melakukan pembayaran ke loket PLN, kita harus naik kendaraan, membuang bensin, menimbulkan polusi, dan memakai kertas sebagai bukti pembayaran. Apalagi bila kita membayar lewat pos. Itu juga menambah pemakaian kertas dan bensin dari truk yang digunakan. Dengan ATM, kita dapat mengurangi pemakaian kendaraan ke kantor telpon atau bank dengan mencari ATM terdekat. Terlebih lagi dengan menggunakan online, kita dapat dirumah saja dan melakukan semua transaksi dengan mudah dan tanpa polusi.
Bila anda takut dengan alasan keamanan untuk media online, tanyakan secara jelas pada Bank yang bersangkutan tentang masalah ini. Saya sendiri sudah menggunakan media online cukup lama tanpa ada masalah. Secara pribadi pun saya lebih produktif dibanding harus jalan mencari ATM dan ngantri. Di daerah Indonesia manapun anda berada, mintalah pada perusahaan anda untuk mentransfer saja gaji anda. Uang anda juga akan lebih cepat diterima.
Dapat dibayangkan bukan betapa teknologi ini bukan hanya menambah produktivitas tapi sungguh membantu lingkungan juga.
Orang Indonesia Kurus Berkat Ethanol dan Bio-diesel
Saya telah menulis sebelumnya dengan judul Bio-diesel: solusi atau problem bahwa dengan adanya perluasan perkebunan kepala sawit karena kebutuhan bio-diesel akan menjadi problem lanjutan karena adanya masalah-masalah baru seperti naiknya harga makanan, dll.
Sekarang ada masalah baru, yaitu perluasan perkebunan tebu, singkong dan jagung untuk membuat ethanol. Baru-baru ini Indonesia juga baru saja membuat perjanjian dengan Brazil yang akan membantu Indonesia mengembangkan industri tebu untuk Ethanol. Ethanol telah dibuktikan bahwa effisiensi energi Ethanol walaupun baik untuk pemakaiannya, sangat tidak effisien dalam produksinya, seperti penggunaan lahan, pupuk, traktor, manusia, dll.
Indonesia masih sangat bergantung pada import untuk Jagung yang kebanyakan dipakai untuk pembuatan pakan ternak dalam jumlah besar. Di Amerika sendiri, peternak disana sudah merasakan akibat dari tingginya harga jagung dengan jatuhnya produksi daging sapi, babi dan ayam. Petani rebutan dengan industri Ethanol untuk supply jagung. Inflasi daging di Amerika yang biasanya hanya 2 persen naik menjadi 3.5 persen. Meksiko sedang merasakan inflasi harga Tortila, yang merupakan makanan sehari-hari disana akibat tingginya harga jagung. Barang lain yang sama pentingnya adalah kedelai, dimana Brazil telah sukses membuat Ethanol dari kedelai untuk penggunaan di mobil. IMF mengatakan bahwa inflasi makanan naik 10 persen di seluruh dunia di tahun 2006 karena naiknya harga jagung, gandum dan kedelai. Itu semua adalah komoditi yang kita makan sehari-hari dan sulit untuk diproduksi di dalam negeri. Gandum yang kita impor dari Australia dan Amerika adalah bahan dasar untuk Indomie dan mie lainnya. Kedelai yang kita impor dari berbagai belahan dunia adalah bahan dasar tahu, tempe hingga oncom. Apakah kita mau menjadi kelaparan karena negara lain berlomba untuk membuat ethanol dari bahan tersebut?
Bila hal ini terjadi di Indonesia, kita akan mendapatkan krisis makanan yang cukup menakutkan karena ayam merupakan sumber protein utama untuk rakyat yang cukup terjangkau. Bila harga jagung impor naik, maka harga pakan akan naik, menaikkan harga ayam potong dan telur. Belum lagi barang-barang komoditi lainnya seperti gula yang juga akan naik akibat produksinya berebut dengan produsen ethanol.
Kita harus memiliki solusi untuk dalam negeri kita. Kita harus mengurangi ketergantungan kita pada komoditi impor seperti gandum dan kedelai yang sulit untuk diproduksi lokal. Kita harus mengembangkan komoditi lokal yang dapat menggantikan seperti ketela/singkong, dll. Hal ini adalah masalah nasional yang harus kita pikirkan bersama karena bila kita terlambat, maka musibah tidak dapat dicegah. Bila Amerika ingin mengurangi ketergantungan minyak dari Timur Tengah, maka kita harus mengurangi ketergantungan kita pada komoditi impor.
Hemat energi dengan merawat AC
Banyak hal kecil yang kita sering terlupa walaupun itu mudah dan banyak manfaatnya. Salah satunya adalah membersihkan dan merawat AC kita. Filter adalah salah satu komponen yang sangat mudah dibersihkan. Bersihkan filter AC anda setiap bulan. Filter yang kotor akan membuat AC bekerja lebih keras, sehingga menggunakan listrik lebih banyak. Udara yang keluar kurang dingin dan bila filter sudah penuh, kemampuan untuk menangkap debu pun jadi berkurang.
Saya hari ini baru saja memanggil jasa servis AC untuk membersihkan semua unit AC saya. Tarif biasa dari pembersihan AC biasanya 30,000-75,000 rupiah per unit tergantung toko saja. Tetapi bila ditawar bisa hanya 25,000 rupiah per unit. Pastikan agar mereka membersihkan filter, evaporator dan outdoor unit. Jangan lupa juga untuk meminta di cek bila Ampere masih bagus dan juga tekanan Freon. Lakukan servis AC ini kira-kira 4-6 bulan sekali, tergantung besar pemakaian. Untuk AC yang bekerja terus menerus mungkin 3 bulan sekali. Tetapi tetap jangan lupa untuk membersihkan filter setiap bulan oleh anda sendiri.
Revolusi terbaru: “Mesin Dengan Tenaga Udara” untuk mobil anda. Tanpa polusi!
Beberapa perusahaan telah membuktikan untuk mengembangkan mobil murah yang menggunakan mesin udara. Mesin tersebut dikembangkan oleh 2 perusahaan yang terdepan pada saat ini yaitu Moteur Developpment International (MDI) di Perancis dan EngineAir di Melburne, Australia. Mobil tersebut diharapkan akan dapat lebih cepat dipasarkan karena harga battery yang masih cukup mahal untuk diimplementasikan untuk mobil sehari-hari.
MDI dan Engineair memiliki keunikan sendiri-sendiri.
Mobil MDI menggunakan sistem injection seperti mesin biasa dengan piston dan crankshaft. sistem ini lalu mengkompres udara didalam mesin untuk menggerakkan piston tersebut dan membuat pergerakan. Mobil MDI dapat jalan hingga 350 km/jam dan sangat ringan. Mobil MDI bekerjasama dengan TATA Automotive di India berharap untuk dapat menjual tersebut dengan harga USD 8000 atau setara dengan 72 juta rupiah.
Engine Air di Australia menggunakan sistem yang berbeda yaitu dengan konsep piston rotary. Sistem ini cukup revolusioner dimana hanya menggunakan 1 psi tekanan udara. Sebagai perbandingan, ban mobil Isuzu Panther/Kijang menggunakan tekanan 33-37 psi. Jadi mesin ini hanya memerlukan sedikit tekanan udara untuk menggerakkan piston dan menghasilkan gerak.
Pada akhirnya, yang menarik adalah dengan menggunakan hanya udara, maka mobil tersebut tidak menghasilkan polusi sama sekali. Mobil EngineAir telah dipakai oleh departemen pertamanan di Melbourne dan MDI akan membuat mobil konsumen yang terjangkau.
Mungkin saja tidak lama lagi mobil ini akan tersedia di Indonesia. Apa Jakarta bisa lebih bersih dari polusi?
Dicari: penyebar “Inconvenient Truth”
Sudah banyak orang yang melihat film Inconvenient Truth, saya pun sudah kesekian kali melihatnya. Tetapi banyak orang, termasuk saya, sewaktu pertama melihat memang terpukau oleh bagusnya presentasi oleh Al Gore, dan konsep yang diberikan. Satu hal yang belum saya lakukan adalah “menularkan” konsep tersebut termasuk film itu ke banyak orang. Saya yakin bahwa setelah melihat film tersebut, orang akan berubah pikiran tentang lingkungan dan mulai bertanya-tanya lebih lanjut. Bagaimana jika politisi-politisi kita melihatnya? apa mereka akan mengabaikan juga? setelah begitu banyak peristiwa di Indonesia, mulai dari penebangan hutan, perusakan karang, penggundulan gunung, pembangunan rumah di puncak, penggunaan lahan hijau, dan masih banyak lagi.
Untuk itu, bila anda sudah menonton dan mempunyai dvd The Inconvenient Truth, jangan segan untuk menyebarkannya ke orang lain. Dan bila anda belum menontonnya, saya sangat merekomendasikan film ini.






















Komentar Terbaru