Posts tagged ‘potty training’

Copot Popok

Anak-anak bayi sekarang sudah tentu kebanyakan menggunakan popok. Tergantung keluarga masing-masing, ada yang memakai popok kain yang dapat di cuci kembali atau popok sekali pakai yang walaupun mudah dan nyaman tetapi mahal dan menghasilkan sampah yang cukup banyak. Sampah popok bukan saja sangat sulit terdaur ulang, tetapi juga menjadi sampah yang sangat bau dan mencemari lingkungan.

Oleh karena itu para orang tua harus menstrategikan cara copot popok sesegera mungkin. Sebenarnya copot popok ini bukan saja merupakan skill yang penting untuk anak tersebut, tetapi juga akan terasa nyaman untuk anak itu. Selain itu tentunya banyak pengeluaran yang dapat di hemat dari tidak membeli popok lagi.

Tetapi cara copot popok itu berbeda dari anak yang satu dengan yang lain. Biasanya anak sudah dapat mengatur otot untuk buang air kecil di umur 18 bulan, walaupun tidak selalu begitu. Tidak mudah untuk memaksakan dan tergantung kesiapan anak tersebut.

Beberapa tips untuk copot popok:

  1. Anak anda sudah dapat mengerti arti dari buang air kecil dan besar serta bedanya
  2. Mulai mengenal kamar kecil di rumah anda
  3. Lebih baik ada kesiapan fisik seperti bisa buka celana sendiri dan berjalan ke kamar kecil
  4. Bisa diberi insentif seperti permen dalam tahap-tahap awal

Apakah anda juga memiliki pengalaman dengan tips-tips lainnya?

Yang pasti, anda sebagai orang tua harus sabar dalam hal ini dan tidak memaksakan. Tetapi bila anda berhasil, maka saya yakin bahwa anda akan sangat bangga terhadap anak anda dan diri anda juga. Dengan hal ini, tentu saja anda akan membantu mengurangi sampah-sampah popok yang sangat mencemari lingkungan. Selamat mencoba.

23 Juni, 2010 at 18:01 5 komentar


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2.396.510 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 318 pengikut lainnya