Posts filed under ‘Berita Lingkungan Lokal’

Alternatif nasi harus dimulai

Dengan banjir yang sedang melanda negara Thailand yang merupakan pengekspor beras terbesar di dunia, maka kita perlu segera memiliki alternatif untuk nasi yang sudah kita biasa makan sehari-hari. Apalagi pemerintah Thailand sudah memberi informasi kepada Gita Wiryawan sebagai Menteri Perdagangan bahwa Thailand tidak bisa mensupply beras sesuai komitmen. Apalagi Thailand pun saat ini memerlukan bantuan pangan untuk warganya akibat sawah dan kebun yang rusak akibat banjir. Akan butuh waktu cukup lama hingga Thailand bisa memulai kembali sistem pertaniannya hingga panen.

Mungkin sekarang belum terlalu terasa tetapi harga beras dunia akan naik dan selain itu supply beras pun akan berkurang.
(lagi…)

31 Oktober, 2011 at 07:30 1 komentar

Jawa Defisit Air

Disadur dari Republika Online

JAKARTA – Mayoritas daerah di Pulau Jawa mengalami defisit air satu hingga delapan bulan dalam setahun. Krisis air itu diperkirakan meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk, degradasi lingkungan, dan menurunnya ketersediaan air.

Berdasarkan kajian Bappenas, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, 77 persen kabupaten/kota di luar Jabotabek di Pulau Jawa sudah mengalami defisit air. Pada 2025, jumlah daerah yang mengalami krisis air akan bertambah menjadi sekitar 78,4 persen. ”Dengan defisit mulai dari satu hingga dua belas bulan atau sepanjang tahun,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Ahad (11/9).

Dari wilayah yang mengalami defisit, Sutopo menyebutkan, 38 kabupaten/kota atau sekitar 35 persen telah mengalami defisit tinggi. Sedangkan 60 persen wilayah Jabotabek mendapatkan pasokan air dari Waduk Jatiluhur yang terletak di Purwakarta, Jawa Barat. Dia meminta agar kondisi ini diperhatikan secara khusus dan dicarikan solusi jangka pendeknya. Upaya penyediaan air melalui pemanenan air hujan saat musim penghujan dan konservasi tanah perlu dilakukan. (lagi…)

13 September, 2011 at 21:19 Tinggalkan komentar

Data Hitam Lalu Lintas & Jalan Raya

Berikut ini adalah data dari berbagai sumber mengenai data data terkait
aktivitas berlalu lintas termasuk mengenai kecelakaan lalulintas dan
penyebabnya.* Hingga saat ini kecelakaan jalan raya masih memegang predikat
“pembunuh” terbesar ketiga di dunia, setelah penyakit
jantung dan TBC. (Data WHO). Jangan sampai Anda menjadi korbannya.

* Dalam setiap 9,1 menit sekali terjadi satu kasus kecelakaan di
jalan raya. (Data Kepolisian RI tahun 2009). Semoga setiap menit
hidup Anda adalah keselamatan dan selalu mengutamakan keselamatan saat
berkendaran. (lagi…)

24 Agustus, 2011 at 17:49 Tinggalkan komentar

Ketahanan Pangan Terancam

Oleh: Fetra Hariandja

Disadur dari: okezone.com

MELONJAKNYA jumlah penduduk Indonesia yang cukup pesat harus menjadi perhatian pemerintah. Pertumbuhan penduduk pasti mempengaruhi ketahanan pangan. Suatu sistem yang terdiri dari subsistem ketersediaan, distribusi, dan konsumsi.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Ketahanan Pangan, jumlah penduduk dunia pada 2010 sekira 6,9 miliar. Sedangkan penduduk Indonesia mencapai sekira 237 juta di tahun sama.

Dengan jumlah penduduk 241 juta, Indonesia membutuhkan 33,55 juta ton beras, 5,40 juta ton minyak goreng, 2,70 juta ton gula, 1,28 juta ton telur, 1,17 daging unggas, 424 ribu ton daging sapi, dan 1,47 juta ton cabe. (lagi…)

14 Agustus, 2011 at 08:00 Tinggalkan komentar

10 Langkah Praktis Menolak Plastik

Disadur dari National Geographic Indonesia

Plastik sudah jadi materi yang kita akrabi sehari-hari. Selain digunakan untuk mengemas makanan, plastik juga kerap kita temui pada berbagai produk elektronik yang sering kita gunakan.
Namun, meski kini plastik yang bisa didaur ulang sudah semakin banyak digunakan, sebenarnya plastik hanya di-downcycle (diolah menjadi produk lain yang lebih rendah kualitas plastiknya dan pada akhirnya tidak dapat didaur ulang lagi).
Sampah plastik yang tidak didaur ulang jumlahnya sangat besar. Pada tahun 2009, dari 30 juta ton sampah plastik di Amerika, hanya 7 persen yang didaur ulang. Sisanya berakhir di tempat pembuangan sampah, pantai, sungai, dan laut hingga membentuk Great Pacific Ocean Garbage Patch.
Untuk mengurangi sampah plastik, ada beberapa langkah sederhana yang dapat kita lakukan. Berikut ini 10 diantaranya.
(lagi…)

13 Agustus, 2011 at 18:13 Tinggalkan komentar

Cara Jepang Mengharamkan Rokok

Disadur dari Blog http://samudro.wordpress.com/

Informasi tentang cara Pemerintah Jepang dalam “mengharamkan” rokok di negaranya. Tidak perlu pake MUJ (Majelis Ulama Jepang).

Ini menunjukkan bentuk kepedulian Jepang akan kesehatan dan kenyamanan warganya.

* Tahun 2004, Pemerintah Jepang menaikan harga rokok. Dengan dinaikannya rokok, tidak menyebabkan ongkos angkot, taksi, dll menjadi naik toh? (Di Jepang ada angkot ga ya?)

* Tahun 2007 akhir, Pemerintah Jepang memasang larangan merokok di semua taksi di Jepang, tidak terkecuali untuk pengemudinya. Kalau di Bandung kan, penumpang mengalah kepada sopir taksi yang merokok.

* Tahun 2008, Pemerintah Jepang mengeluarkan kartu “Taspo”, yaitu semacam SIK (Surat Ijin Merokok), dengan tujuan anak di bawah umur 20 tahun tidak boleh merokok. Masing-masing perokok wajib terdaftar sebagai perokok dan wajib memiliki kartu tersebut. Kartu Taspo ini sangat sakti. Mesin penjual rokok atau toko tidak akan menjual rokoknya kepada yang tidak memiliki kartu ini. (lagi…)

15 Mei, 2011 at 22:29 4 komentar

LAPAN: Tahun Depan (2012) Kemarau Panjang

Disadur dari Vivanews

Pakar Penginderaan Jauh dan Iklim LAPAN, Edi Hermawan, meramalkan pada tahun 2012 Indonesia akan dilanda musim kemarau panjang,

Pada tahun 2010-2011, kata dia, musim basah memang mendominasi Indonesia. “Artinya tak ada jeda sedikit pun untuk musim kemarau. Panas paling 1-2 hari, maksimal satu minggu,” kata dia saat dihubungi VIVAnews.com, Selasa 10 Mei 2011.

Cuaca saat ini, tambah dia, hampir sama dengan kondisi di tahun 1998, pada saat itu Indonesia mengalami musim basah panjang selama hampir 9 bulan – satu tahun. “Ini berulang,” tambah dia.

Musim basah ini membawa akibat terhadap lumbung-lumbung pangan di Indonesia. Pemerintah berusaha menyelamatkan 11 provinsi penghasil pangan, seperti Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, seluruh wilayah Jawa, DIY, NTB, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan.

“Sehebat apapun, kalau kondisi basah terus, tak ada padi yang tahan genangan selama setahun,” jelas dia. (lagi…)

13 Mei, 2011 at 15:12 Tinggalkan komentar

Nikmatnya tol dalam kota Jakarta tanpa truk

Berhubung ada KTT Asean maka jalan tol dalam kota Jakarta tidak boleh dilalui oleh truk. Ternyata hal ini membuktikan bahwa yang membuat macet adalah truk-truk yang sering kali mogok, jalan sangat pelan di bawah batas minimum akibat kelebihan beban, atau malah sudah pelan tetapi jalan di bagian tengah jalan, bukan di sebelah kiri sehingga menghalangi mobil yang lain.

Hari ini saya pulang dari arah cawang dan melewati tomang pada jam pulang kantor, tetapi jalan tol kencang sekali. Baru kali ini begitu nikmatnya jalan tol yang memang tanpa hambatan.

Mudah-mudahan hal ini dapat jadi bukti percobaan untuk membuat kebijakan selanjutnya bagi pemerintah kita.  Sayang hanya sampai tanggal 9 Mei 2011 dan jalanan akan kembali normal alias macet.

5 Mei, 2011 at 20:43 6 komentar

Tulisan Lebih Lama


Agenda



Click to join akuinginhijau





Konferensi Hutan Indonesia
Waktu: 27 September 2011
Lokasi: Shangri-La Hotel, Jakarta
Informasi: website UNFCCC


Kategori

Archives

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 1,275,208 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 102 pengikut lainnya.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 102 pengikut lainnya.