Archive for Mei, 2007

Mau hemat tapi adem? Pasang Kipas Angin

Fan dan AC

Kipas angin sudah dipergunakan orang sejak dahulu dan diketahui sebagai alat yang efektif untuk mendinginkan badan. Kipas angin memang bisa membuat badan terasa beberapa derajat lebih dingin karena adanya gesekan antara udara dan kulit sehingga dengan adanya evaporasi akan menurunkan temperatur kulit. Memang sebenarnya kipas angin tidak membuat udara menjadi lebih dingin tetapi karena adanya gesekan udara dengan kulit tersebut maka udara panas disekitar tubuh kita pun dipindahkan. Sama seperti kita meniup kopi atau sup yang panas, udara yang kita tiup tidak mendinginkan tetapi memindahkannya keluar dari mangkuk sehingga terjadilah efek pendinginan. (lebih…)

10 Mei, 2007 at 13:20 5 komentar

Konsumsi Energi PlayStation 3, XBox 360 dan Nintendo Wii. Baca dulu sebelum beli.

Mario Bros

hardcoreware.net menuliskan artikel mengenai konsumsi energi konsol game. Perang konsol game semakin hebat. Pilihan pun semakin banyak sehingga membingungkan sewaktu membeli. Memang banyak orang membeli berdasarkan game favorit mereka. Yang suka Halo akan beli Xbox, yang senang Gran Turismo akan langsung beli PS3. Yang sudah kecanduan Mario Bros sejak kecil akan beli Nintendo Wii.

Nah, selain pilihan gamenya, mari kita lihat perbandingan dari penggunaan energi dari setiap konsol karena ini juga harus menjadi salah satu pembanding kita sehingga untuk jangka panjang bukan hanya kita terhibur tapi juga tetap hemat energi. (lebih…)

9 Mei, 2007 at 12:18 1 komentar

Jangan lupa tanam Jambu Biji di rumah anda

Jambu Biji

Buah Jambu Biji atau guava adalah favorit banyak orang dan dapat dimakan langsung atau dibuat jus. Jambu Biji atau Guava dapat disebut sebagai salah satu buah terbaik yang dapat dimakan sehari-hari karena buah Jambu Biji sangat kaya akan Vitamin C. Kandungan Vitamin C pada buat Jambu Biji adalah 5x lebih banyak dari jeruk dan masih lebih tinggi dari Citrus yaitu 87 mg per 100 g buah Jambu Biji. Terlebih lagi, buah Jambu Biji juga mengandung banyak kalsium (jarang pada buah lainnya), Vitamin A, Vitamin B, zat besi, fosfor, potasium, dan kaya akan serat. Untuk yang suka berdiet, buah Jambu Biji hanya mengandung 25 kalori.

Selain untuk kesehatan ternyata seluruh pohon Jambu Biji sangat berguna sebagai obat. (lebih…)

8 Mei, 2007 at 20:56 20 komentar

Biofuel dalam kartun

Jagung ethanol

Jangan cuma lihat hasilnya saja, lihat proses penanaman dan produksinya juga. Ethanol bukan hanya dari jagung, kebetulan Amerika memiliki lahan jagung yang berkelebihan, walau sekarang antara kebutuhan makanan dan ethanol sudah mulai bersaing. Di Indonesia ethanol dibuat dengan bahan dasar tebu dan singkong. Ini pun merupakan bahan makanan kita sehari-hari. Padahal bila dibandingkan dengan pemakaian BBM, persentasenya juga sangat kecil, tapi malah menyulitkan masyarakat dengan naiknya harga.

Sekarang hampir setiap hari koran memberi berita kenaikan harga minyak goreng, kenaikan harga CPO, ingin adanya kenaikan pajak CPO untuk export dan sebagainya. Ini adalah hasil dari tren masyarakat dan politisi yang ingin “kelihatan” cinta lingkungan padahal malah merusak (lihat artikel blog saya sebelumnya). Padahal minyak goreng itu adalah kebutuhan sehari-hari. Apa kita mau kalau makan tempe atau tahu goreng yang jadi mahal? Atau karena tingginya harga minyak goreng, maka para pedagang pun malah memakai minyak goreng berkali-kali melebihi biasanya, atau membeli minyak bekas yang sudah sangat tidak sehat?

Lebih baik kita mulai menggunakan alternatif lain untuk transportasi. Jalan kaki, naik sepeda, naik busway, nebeng teman, nebeng tetangga. Jangan manja memakai kendaraan ke tempat-tempat yang dekat.

Lihat artikel lain yang berhubungan:
Biodiesel: Solusi atau Problem
Orang Indonesia Kurus Berkat Ethanol dan Biodiesel

4 Mei, 2007 at 12:56 3 komentar

Menanam Sepeda, Menghijaukan Jakarta

Jalur Sepeda

Disadur dari milis b2w-Indonesia
Posted by:”Si Bule” novizal_sg
Tue May 1, 2007 7:33 pm (PST)

Beruntung kata “hijau” dalam bahasa Indonesia ada tiga arti: (1)
warnanya hijau; (2) ramah lingkungan; (3) banyak uang!! (perhatian:
arti ‘hijau’ jauh berbeda dengan kamus besar bahasa Indonesia punya
Pak WJS Poerwodarminto)

Nah saya mau sedikit memoles opini atas arti yang kedua dan ketiga
yang dipadu-padankan dengan alat transportasi sepeda dan sedikit
gelitik untuk para pejabat untuk mengusahakan jalur sepeda.
Lebih tegasnya, apa sih yang bisa diperoleh buat para penghuni
jabodetabek, para pe-bisnis dan juga para pejabat dalam memajukan
persepedaan di tanah air – khususnya membuat jalur sepeda di Jakarta. (lebih…)

3 Mei, 2007 at 11:10 2 komentar

Dilema penghematan energi…

Kita sudah mungkin dengan setiap hari tentang penghematan ini dan itu. Mulai dari kampanye PLN “hemat energi hemat biaya” sampai kampanye internasional juga. Dari semua itu memang sedikit demi sedikit akan banyak orang yang sadar akan perlunya penghematan energi. Mereka pun mulai dari yang paling mudah, dari mematikan lampu saat tidak dipakai, tidak memakai AC terlalu lama, dll. Perangkat serta alat-alat rumah tangga pun semakin canggih dan hemat energi.

Masalahnya adalah taraf kehidupan kita yang meningkat sesuai dengan peningkatan pemasukan uang. Mungkin kita sekarang mematikan lampu sewaktu tidak perlu ataupun sudah membeli barang yang hemat energi. Tetapi kita juga sekarang memakai minimal 1 buah hp, lalu juga memiliki laptop dan iPod yang perlu dicharge. 5-10 tahun lalu itu semua mungkin barang langka. AC sekarang juga semakin hemat energi dan murah. Karena itu kita juga malah memasang AC dimana-mana, ditempat yang jarang dipakai juga. Akhirnya pengeluaran malah lebih banyak. Jadi taraf hidup yang semakin tinggi akan memerluakan energi yang lebih tinggi lagi.

Dari semua itu, PLN harus selalu membuat pembangkit baru seiring dengan pertumbuhan penduduk karena kekurangan energi. Tetapi tender pembuatan pembangkit itu kebanyakan membuat perusahaan dengan proposal harga terendah menang. Padahal proposal yang paling murah itu bisa jadi yang paling kotor.

Dari semua ini, kita harus menunggu inovasi mutakhir yang dapat membantu lingkungan. Teknologi pembangkit batu bara yang bersih sudah dimulai walaupun masih terlalu mahal dan dalam tahap pengembangan. Teknologi pembersihan CO2 hasil dari pembakaran batubara juga sudah dimulai. Pertumbuhan pemakaian alat pembangkit dengan tenaga surya serta angin serta tenaga panas bumi pun mulai marak di dunia barat. Inilah yang akan membantu kita mengurangi pemanasan global dengan cepat. Tetapi memang semua ini adalah solusi mahal. Banyak dari alat tersebut belum terjangkau untuk kisaran populasi di Indonesia, ataupun cost-benefit yang belum seimbang dibandingkan dengan di dunia barat.

Dunia bisnis pun selalu berdilema dengan penghematan energi serta cost-benefit yang dikeluarkan, serta bila produk harus dirubah mulai dari bahan serta formulanya untuk memenuhi requirement dari dunia untuk mencegah pemanasan global. Apalagi untuk perusahaan menggunakan batubara adalah cara yang termurah saat ini untuk menghasilkan energi. hanya sepersepuluh dari BBM loh.

Jadi bagaimana dengan konservasi energi kita? Kita harus tetap menghemat! itu pasti. Tetapi kita juga mengharapkan kontribusi dari saudara-saudara kita yang lebih berkecukupan untuk lebih ikut serta dengan memulai penggunaan teknologi energi alternatif seperti tenaga surya dan angin yang mudah dipakai dirumah. Lebih dari itu, kita juga mengharapkan pebisnis untuk juga memikirkan cara untuk ikut membantu lingkungan kita.

2 Mei, 2007 at 16:05 Tinggalkan komentar

Perangkap nyamuk ultraviolet ternyata murah dan efektif

Anti nyamukAnti nyamuk

Saya dan bahkan kebanyakan orang sudah tahu banyak dijual perangkap nyamuk elektronik dengan ultraviolet. Saya dari dulu agak skeptis akan efektifitasnya. Tetapi sejak minggu lalu saya mencobanya dan ternyata bekerja dengan baik serta berguna. Rahasianya adalah, dari dulu kita coba untuk pakai di dalam ruangan/indoor, tapi tidak efektif. Setelah kita coba untuk ditaruh di luar rumah/outdoor seperti di teras, wah… setiap pagi panen banyak sekali. Lebih dari itu, pemakaian energi pun sangat rendah. Kita bisa pilih perangkap nyamuk mulai dari 5 watt – 15 watt.

Perhitungan 5 watt untuk setiap bulannya adalah:

8 jam x 5 watt = 40 watt hour per hari
40 watt hour x 30 hari = 1200 watt hour ~ 1,2 Kwh
Maka perhitungan per bulan menjadi
1,2 Kwh x Rp. 1000 = Rp. 1200 rupiah per bulan!

Kalau kita mau bandingkan dengan semprotan nyamuk biasa, ini adalah penghematan yang cukup banyak dan tidak berbahaya bagi kesehatan serta tidak polusi bahan-bahan kimia dari semprotan nyamuk lainnya. Kalau kita nyalakan ini setiap hari, walhasil populasi nyamuk di sekitar rumah pun dapat menurun. Bila kita tularkan ini ke para tetangga, mudah-mudahan hal ini dapat mencegah bahaya demam berdarah.

Hal ini tentunya harus tetap disertai dengan gerakan program 3M (menguras, menutup dan menimbun) serta fogging dari lingkungan masing-masing. Untuk indoor, anda bisa tetap memakai Raket Nyamuk yang juga efektif, tanpa polusi dan mengolah raga juga šŸ™‚

2 Mei, 2007 at 12:20 15 komentar

Gengsi naik sepeda? Coba pikir sekali lagi.

Ayo naikĀ sepeda

Akhir pekan lalu saya berkesempatan pergi ke Kepulauan Riau, yaitu pulau Batam, Bintan dan Singkep. Perjalanan dari Jakarta harus lewat Batam lalu naik ferry ke Tanjung Pinang selama hampir 1.5 jam. Luas kota Tanjung Pinang adalah 139.5 Km2 dengan jumlah penduduk 176 ribu orang. Luas itupun sudah termasuk jalan-jalan sepi diluar pusat kota. Bila kita berbicara pusat kota dimana kebanyakan orang tinggal, maka kemana-mana bisa ditempuh 5-10 menit berjalan kaki atau berkendara. Yang sangat terasa disana adalah banyaknya mobil dan terutama motor. Hampir semua orang menggunakan motor bebek walaupun kemana-mana cukup terjangkau. Saya pun berkesempatan untuk pergi ke kota Dabo di pulau Singkep dengan penduduk hanya 39 ribu orang. Disini pemandangan pun sama dengan maraknya sepeda motor dimana-mana.

Mungkin hal ini terjadi diseluruh Indonesia, dimana tren untuk naik motor itu adalah gengsi tersendiri. Tapi apa betul akan lebih baik? Untuk kota yang cukup kecil bersepeda dan berjalan kaki adalah pilihan terbaik karena terjangkau dan memudahkan orang untuk kemana-mana, apalagi kota kecil itu tidak sepolusi kota Jakarta atau kota besar lainnya. Di kota besar itupun sudah mulai ada gerakan Bike To Work, dimana orang memakai sepeda untuk ke kantor. Mengapa tidak di kota kecil yang lain yang lebih masuk akal untuk memakai sepeda. Di Amsterdam, 40% orang menggunakan sepeda. Di Beijing, China, saja ada 4 juta sepeda dengan total sepeda seluruh china sekitar 500 juta sepeda. Di Jepang juga ada lebih dari 80 juta sepeda yang mengakomodasi 17% komuter yang lalu naik subway. Di New York, 21% orang berjalan kaki atau naik sepeda. List ini terus bertambah karena setiap kota akan ada inisiatif dari pemerintahnya (Kecuali Indonesia tentunya)

Mau tahu perbandingannya dengan memakai mobil? (lebih…)

1 Mei, 2007 at 12:53 11 komentar

Newer Posts


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2.482.313 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabung dengan 166 pelanggan lain

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai