Archive for Januari, 2008
Website Wanita2 Copenhagen Naik Sepeda


Kalau membayangkan cewe naik sepeda, agak sulit dibayangkan kalau cewe tersebut modis. yang terbayang mungkin cewe tomboi dengan sepatu kets dan t-shirt.
Ternyata di Copenhagen, sebagai kota yang sangat memberi prioritas bagi pesepeda, perempuan disana tidak segan memakai sepatu hak dan baju trendi untuk naik sepeda. Udara dingin pun bukan alasan untuk tidak bersepeda sehingga mereka pun sambil memakai jas musim dingin.
Kalau mau lihat lebih banyak, masuk ke Website Copenhagen Cycle Chic.
Untuk anda yang senang bersepeda (ataupun tidak), seru juga melihat foto-foto ini 🙂
Kota Tua dan Museum Fatahilah
Tadi pagi sepedaan ke daerah kota tua dan Museum Fatahilah. Asik juga jalan-jalan dan sebenarnya saya juga baru kali ini benar-benar melihat kota tua secara detail. Itulah salah satu keuntungan dari bersepeda. Dengan kecepatan yang rendah, kita bisa melihat banyak sekali hal yang biasanya terlewat begitu saja.
Masih banyak hal yang disayangkan karena di sekitar museum masih banyak tempat-tempat yang tidak menarik/tidak mendukung pariwisata seperti tempat bilyar inkopal yang seperti sarang preman, lalu masih ada gedung yang dipakai oleh perusahaan dan tidak terurus, serta jalan yang sudah rapi tetapi kali penuh dengan sampah dan berwarna hitam.
Semua ini tidak akan menarik pengunjung karena kalau cuma melihat museum saja, sebentar juga selesai. Tetapi kalau ada tempat-tempat pendukung lainnya, maka tempat itu juga bisa semakin menarik. Bukan cuma tempat karaoke atau pub saja.
Anyway, itulah keadaan Kota Tua dan Museum Fatahilah kita. Semoga semakin dipercantik dan menjadi tujuan pariwisata yang tidak malu-maluin.
Penasaran Soal Sabun Batangan Hotel
Kalau kita pergi ke hotel, kebanyakan hotel itu memberikan sabun batang untuk cuci tangan, bahkan mandi walaupun beberapa hotel sekarang sudah menggunakan sabun cair
dalam botol kecil atau dispenser sabun.
Saya tidak mengerti industri perhotelan dan juga tidak pernah bekerja di hotel, jadi saya bertanya-tanya juga sabun yang sudah kita pakai dan belum habis itu dibuang ke mana, dijual atau di recycle menjadi apa? Mudah-mudahan teman-teman ada yang bisa sharing pengalamannya. (lebih…)
Contoh Rumah Dengan Taman Atap
Ini adalah sebuah contoh rumah dengan taman atap yang sangat bagus. Rumah dibuat dengan design minimalis. Bisa dilihat bahwa di atas dan di samping terdapat banyak taman sehingga ketika hujan pun air bisa terserap dan tidak langsung masuk ke selokan yang akhirnya mengurangi potensi banjir. Rumah ini saya potret di Jakarta. Mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi agar semakin banyak orang membuat taman atap.
Geng Anti Kresek dari Yogyakarta

Tas ini dibuat oleh Geng Anti Kresek, komunitas yang dibuat oleh beberapa mahasiswa arsitektur Universitas Gajah Mada di Yogyakarta. Katanya sih tas ini sudah di sebar luaskan di sekitar kampus.
Ide yang sangat baik untuk diikuti oleh banyak orang. Memang kalau kita mau mulai tidak memakai tas plastik harus ada tas penggantinya dulu. Carrefour sudah mulai, dan kalau mau agak retro sedikit bisa pakai produk dari Geng Anti Kresek ini.
Contoh Keluarga Hijau dari Luar Negeri
Saya ketemu beberapa blog dari keluarga yang mencoba untuk menjalankan hidup dengan ramah lingkungan. Memang bisa cukup ekstrim seperti tidak memakai mobil sama sekali atau menggunakan panel surya di rumah sehingga tidak pernah membeli listrik lagi. Cukup menarik dan kalau mereka bisa kenapa kita tidak.
- Thatdamngood.net (tentang keluarga di California yang mau hidup tanpa mobil)
- Noimpactman.typepad.com (keluarga di New York yang tidak mau memberikan emisi sedikit pun, jadi hidup tanpa TV, plastik, AC, tanpa sampah, dsb selama 1 tahun)
- Carfreefamily.blogspot.com (perjalanan sebuah keluarga untuk hidup tanpa mobil di New Mexico)
Ada sebuah cerita juga…
Trik Mudah Nyetir Yang Hemat dan Ramah Lingkungan
Kita sudah sering dengar tips dan trik untuk mengemudikan kendaraan agar bisa hemat. Dan pada akhirnya yang hemat itu ramah lingkungan. Saya juga sudah mencoba menulis beberapa artikel dengan Kategori Hemat di Jalan yang mudah-mudahan sudah bisa dicoba dan akhirnya menjadi kebiasaan sehari-hari. Beberapa contoh artikel adalah Eco-driving dan Kebiasaan Berkendara yang Menjengkelkan.
Akhirnya saya menemukan juga cara yang paling mudah. Caranya adalah dengan berkendara dengan asumsi bahwa anda sedang membawa anak/bayi di mobil anda. Coba deh kalau anda sedang membawa anak, apalagi yang masih bayi di mobil, anda juga akan lebih hati-hati, pelan, dan tidak serobot kiri kanan. Apalagi mengatakan sumpah serapah ketika di serobot orang karena kita juga tidak mau kata-kata itu masuk ke dalam otak anak kita.
Memang ini hanya trik psikologis saja, jadi mudah-mudahan saja bisa diterapkan. Namanya ide kan boleh-boleh saja. 🙂



















Komentar Terbaru