Posts filed under ‘TeknoHijau’

Water Dispenser Itu Boros, Matikan Kalau Tidak Perlu

Ini adalah data rata-rata dari dispenser yang ada dipasaran saat ini.

Energi untuk pemanas: 500 Watt
Energi untuk pendingin: 112 Watt
Pemakaian per hari adalah rata-rata 1,5 KwH
Jadi ongkos listrik dispenser bila rata-rata per KwH adalah 1000 rupiah
Per Hari = 1,500 rupiah
Per Bulan = 1,5 KwH x 30 hari = 45 KwH = 45,000 rupiah
Per Tahun = 45,000 x 12 bulan = 540,000 rupiah

Kebanyakan dari kita kerja dari pagi sampai malam. Untuk anda yang punya anak kecil, maka dispenser akan berguna untuk membuat susu kapan saja. Untuk anda yang masih single, maka dispenser tersebut tidak akan digunakan seharian, dan tetap harus bekerja memanaskan dan mendinginkan air, dimana mungkin ruangan di rumah anda pun panas, sehingga dispenser juga bekerja dengan keras.

Ada beberapa tips untuk penghematan dispenser:

  1. Matikan kalau anda tidak dirumah: bekerja atau pergi liburan
  2. Hanya pakai air panas dan matikan sistem air dingin. Air dingin lebih sehat dan bisa memakai botol air di kulkas, sehingga pemakaian kulkas pun bisa lebih efisien
  3. Kalau anda memiliki pemanas air elektrik, matikan dispenser anda seluruhnya. Pemanas air elektrik sangat efektif dalam memanaskan air dan kita pakai saat perlu saja dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk mendidih, kira-kira 1-2 menit
  4. Beli dispenser air yang tidak memerlukan listrik

Mudah-mudahan dengan ini kita terus menghemat.

28 Juni, 2007 at 21:38 9 komentar

Klub Fitness Di Hong Kong Menghasilkan Energi

TreadmillJaman sekarang semakin banyak orang yang kegemukan. Bukan karena makanan fast food saja tetapi juga karena kita malas untuk jalan kecuali di mal. Karena itu generasi muda kita semakin mementingkan kesehatan dan ikut membership di Klub fitness. Saya pernah menulis bahwa treadmill menghabiskan banyak energi dan kita lebih baik olah-raga di rumah saja.

Di Hong Kong, dimana orang juga semakin perhatian pada penampilan tetapi tidak mau kekurangan pasokan listrik, maka ada Klub Fitness disana yang memberikan solusi canggih. Mereka memakai alat-alat olahraga yang sudah dipasangkan generator listrik yang dihubungkan untuk memberi pasokan listrik ke Klub Fitness itu sendiri. (lebih…)

27 Juni, 2007 at 22:15 Tinggalkan komentar

Handphone Banyak Membantu Rakyat dan Bisa Menghemat Energi Juga.

Lagi pakai hp

Coba anda perhatikan, bukan siapa yang memakai handphone, tetapi siapa yang Tidak memakai handphone. Mulai dari supir, pembantu rumah tangga, tukang becak sampai tukang pulung sampah memakai handphone. Dan untuk beberapa orang HP sudah menjadi bagian yang sungguh membantu hidup mereka.

Satu contoh adalah salah satu tukang pijat yang saya kenal. Dia bilang kalau dulu orang yang akan memesan servisnya harus mendatangi rumahnya karena tidak punya telpon. Sekarang, orang bisa membuat jadwal dengan sms. Dia pun bisa memanggil ojek dengan sms. Dulu orang memakai pos dan surat untuk memberitakan keadaannya sewaktu merantau di kota lain. Sekarang daripada menulis surat, mereka bisa mengirim sms kapan pun mereka mau. Saya pun melihat satu kuli pikul pelabuhan di pulau bintan yang memakai HP. Kadang saya bingung juga, gimana yah jaman dahulu kita hidup tanpa HP? (lebih…)

25 Juni, 2007 at 22:59 2 komentar

Kapal Bertenaga Surya. Bisa jadi solusi angkutan air kita.

Sun21

Sebuah pencapaian yang luar biasa! Kapal laut bernama Sun21 akhirnya berlabuh di Kota new York setelah menghabiskan 6 bulan berlayar dari kota Basal di Swiss. Yang luar biasa adalah kapal ini tidak memakai bahan bakar minyak sama sekali. Bukan hanya motor kapal tetapi semua peralatan yang ada di kapal seperti komputer, sistem radar dan navigasi, radio, telepon satelit, kamera video, hingga sikat gigi elektrik memakai energi yang dihasilkan dari panel tenaga surya yang dipasang di atas kapal. Tenaga matahari diambil dari 48 panel tenaga surya dengan kemampuan menghasilkan 214 watt per panel pada puncaknya. Jadi total bisa menghasilkan 10,272 watt energi. Selama perjalanannya sepanjang 11,300 km melintasi Samudera Atlantik, kapal Sun21 menghasilkan sekitar 2000 KwH energi. Kapal Sun21 memiliki bobot sekitar 12 ton dengan panjang 14 meter. (lebih…)

5 Juni, 2007 at 07:52 4 komentar

Pakai Pengering Elektrik Atau Tissue?

Hand Dryer

Siapa yang tidak hobi memakai tissue? Di Indonesia semua restoran sampai warung harus menyiapkan tissue, kalau tidak kita bisa pikir servisnya payah banget. Padahal kalau kita di Singapore atau Malaysia, disana resto dan warung kecil pun tidak menyediakan. Disini kalau makan di warung, sudah jelas banyak orang setelah pakai tissue langsung buang ke lantai. Kalau kita ke toilet di restoran atau hotel, kita juga sering lihat tempat sampah yang penuh dengan tissue yang mungkin hanya dipakai sebentar untuk mengelap tangan. Kalaupun ada pilihan antara pengering elektrik atau tissue, kita akan lebih memilih tissue.

Untuk anda yang memiliki restoran, hotel atau kantor, pilihan untuk menggunakan pengering elektrik dibandingkan tissue merupakan hal ekonomis yang tidak dapat dipungkiri. Apalagi pengering elektrik itu sebenarnya sangat sederhana karena hanya terdiri dari koil, fan dan switch elektrik, tidak memerlukan banyak perawatan, dan bisa tahan sampai 7 tahun. Jadi setelah pemasangan, pengering elektrik sudah tidak memerlukan pengeluaran lainnya selain listrik yang digunakan.

Kalau 1 orang menggunakan rata-rata 20 detik waktu pengering dengan konsumsi rata-rata 2 KW maka:

(20 detik/3600 detik) x 2KW = 0.01 KwH per orang
Dengan asumsi harga per KwH 1000 rupiah (ini harga di atas rata-rata tarif bisnis) maka

0.01 KwH x 1000 rupiah = 10 rupiah per orang per pemakaian 20 detik

Tissue GulungKalau kita bandingkan dengan pemakaian tissue gulung (paper towel). Kita dapat asumsikan rata-rata penggunaan tissue sebanyak 2 lembar per pemakaian. Harga rata-rata 1 gulung paper towel dengan total 150 lembar rata-rata Rp. 10,000-15,000. Jadi harga per lembar itu adalah kira-kira 60 – 100 rupiah. Kalau 1 orang memakai 2 lembar maka harga untuk sekali pemakaian adalah minimal 120 – 200 rupiah.

Lebih dari itu, kalau menggunakan tissue, proses pembuatannya pun sudah sangat boros energi. Mulai dari pembuatan bubur kertas sampai dipanaskan serta di packing. Setelah itu, setiap tempat yang kehabisan tissue harus mengeluarkan energi untuk mendapatkan tissue yang baru yang diambil atau diantar terus menerus. Setelah itu, semua sampah pun harus diantar ke tempat pembuangan sampah terakhir (TPA). Efek supply chain dan logistik yang disebabkan oleh tissue menjadi sangat panjang. Ongkos adalah salah satu faktor tetapi efeknya ke lingkungan kita sangat besar.

29 Mei, 2007 at 15:53 10 komentar

Konsumsi Energi PlayStation 3, XBox 360 dan Nintendo Wii. Baca dulu sebelum beli.

Mario Bros

hardcoreware.net menuliskan artikel mengenai konsumsi energi konsol game. Perang konsol game semakin hebat. Pilihan pun semakin banyak sehingga membingungkan sewaktu membeli. Memang banyak orang membeli berdasarkan game favorit mereka. Yang suka Halo akan beli Xbox, yang senang Gran Turismo akan langsung beli PS3. Yang sudah kecanduan Mario Bros sejak kecil akan beli Nintendo Wii.

Nah, selain pilihan gamenya, mari kita lihat perbandingan dari penggunaan energi dari setiap konsol karena ini juga harus menjadi salah satu pembanding kita sehingga untuk jangka panjang bukan hanya kita terhibur tapi juga tetap hemat energi. (lebih…)

9 Mei, 2007 at 12:18 1 komentar

Perangkap nyamuk ultraviolet ternyata murah dan efektif

Anti nyamukAnti nyamuk

Saya dan bahkan kebanyakan orang sudah tahu banyak dijual perangkap nyamuk elektronik dengan ultraviolet. Saya dari dulu agak skeptis akan efektifitasnya. Tetapi sejak minggu lalu saya mencobanya dan ternyata bekerja dengan baik serta berguna. Rahasianya adalah, dari dulu kita coba untuk pakai di dalam ruangan/indoor, tapi tidak efektif. Setelah kita coba untuk ditaruh di luar rumah/outdoor seperti di teras, wah… setiap pagi panen banyak sekali. Lebih dari itu, pemakaian energi pun sangat rendah. Kita bisa pilih perangkap nyamuk mulai dari 5 watt – 15 watt.

Perhitungan 5 watt untuk setiap bulannya adalah:

8 jam x 5 watt = 40 watt hour per hari
40 watt hour x 30 hari = 1200 watt hour ~ 1,2 Kwh
Maka perhitungan per bulan menjadi
1,2 Kwh x Rp. 1000 = Rp. 1200 rupiah per bulan!

Kalau kita mau bandingkan dengan semprotan nyamuk biasa, ini adalah penghematan yang cukup banyak dan tidak berbahaya bagi kesehatan serta tidak polusi bahan-bahan kimia dari semprotan nyamuk lainnya. Kalau kita nyalakan ini setiap hari, walhasil populasi nyamuk di sekitar rumah pun dapat menurun. Bila kita tularkan ini ke para tetangga, mudah-mudahan hal ini dapat mencegah bahaya demam berdarah.

Hal ini tentunya harus tetap disertai dengan gerakan program 3M (menguras, menutup dan menimbun) serta fogging dari lingkungan masing-masing. Untuk indoor, anda bisa tetap memakai Raket Nyamuk yang juga efektif, tanpa polusi dan mengolah raga juga 🙂

2 Mei, 2007 at 12:20 15 komentar

Hari gini masih pake kertas? Pake dong ATM atau online

ATM Online

Teknologi memang dapat banyak membantu kita dalam menghemat energi. Contoh yang paling efektif saat ini adalah dengan melakukan aktivitas lewat ATM atau online seperti KlikBCA atau lainnya. Dari ATM atau online, kita sekarang dapat melakukan pembayaran iuran, asuransi, kartu kredit, listrik, telpon, membeli pulsa, hingga dengan adanya pajak.go.id melakukan pembayaran pajak online.

Hal ini sangat bermanfaat untuk efektivitas, produktivitas dan juga lingkungan kita. Bayangkan bila kita harus melakukan pembayaran ke loket PLN, kita harus naik kendaraan, membuang bensin, menimbulkan polusi, dan memakai kertas sebagai bukti pembayaran. Apalagi bila kita membayar lewat pos. Itu juga menambah pemakaian kertas dan bensin dari truk yang digunakan. Dengan ATM, kita dapat mengurangi pemakaian kendaraan ke kantor telpon atau bank dengan mencari ATM terdekat. Terlebih lagi dengan menggunakan online, kita dapat dirumah saja dan melakukan semua transaksi dengan mudah dan tanpa polusi.

Bila anda takut dengan alasan keamanan untuk media online, tanyakan secara jelas pada Bank yang bersangkutan tentang masalah ini. Saya sendiri sudah menggunakan media online cukup lama tanpa ada masalah. Secara pribadi pun saya lebih produktif dibanding harus jalan mencari ATM dan ngantri. Di daerah Indonesia manapun anda berada, mintalah pada perusahaan anda untuk mentransfer saja gaji anda. Uang anda juga akan lebih cepat diterima.

Dapat dibayangkan bukan betapa teknologi ini bukan hanya menambah produktivitas tapi sungguh membantu lingkungan juga.

16 April, 2007 at 22:33 3 komentar

Older Posts Newer Posts


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2.481.756 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabung dengan 166 pelanggan lain

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai