Hasil Dari Sampah-Sampah kita Di Kepulauan Seribu
Koran Kompas hari Selasa tgl 29 Mei 2007 memberitakan tentang “Sampah Kian Tak Terkendali” di Kepulauan Seribu. Bupati Kepulauan Seribu Bapak Djoko Ramadhan mengatakan bahwa sampah tersebut sudah melewati Pulau Pramuka yang biasa ditempuh dalam waktu 1.5 jam atau 45 km dari Pantai Marina, Ancol. Hal ini sebenarnya sudah diberitakan oleh Bupati sebelumnya yaitu Bapak Abdul Kadir yang sangat mengkhawatirkan keadaan daerahnya. Padahal Kepulauan Seribu adalah rumah bagi Kawasan Taman Nasional Laut dengan luas 108.000 ha. Bagaimana kita mau menikmati dan berekreasi di sama kalau yang dilihat cuma sampah? (lebih…)
Beberapa Solusi Sampah Plastik Kita
Itu adalah salah satu slogan dari tren yang ada di seluruh dunia. Kita bisa mulai mengurangi sampah plastik kita dengan bukan tidak memakainya tetapi menggantikannya.
- Jangan pakai kantong plastik untuk belanja. Bawa sendiri tas belanjan yang dapat selalu dipergunakan lagi.
- Jangan langsung buang botol plastik sesudah minum. Isi air lagi dan pakai kembali walaupun jangan terlalu banyak isi ulang. Kira-kira 5 kali pakai masih oke. Untuk yang biasa minum di mobil, siapkan selalu botol yang sudah diisi penuh agar tidak usah beli lagi.
- Lebih baik lagi beli botol minum jadi bisa selalu diisi ulang dan tidak usah beli botol air mineral lagi.
- Di negara barat banyak cafe seperti Starbucks sudah mulai membolehkan customer membawa sendiri cangkir atau lebih baik thermos untuk diisi kopi. Kantong plastik masih bisa digunakan lagi. Tapi kalau gelas plastik hanya bisa sekali saja. (lebih…)
Kurangi Sampah Plastik Yuk!
Fakta Sampah Plastik:
- Diperkirakan 6.4 juta ton sampah masuk ke laut setiap tahunnya di seluruh dunia (disadur dari data National Academy of Sciences)
- Perkiraan lainnya juga mengatakan sebanyak 8 juta potong sampah masuk ke laut setiap harinya.
- Lebih dari 80% sampah plastik di seluruh dunia langsung dibuang ke tempat sampah yang akhirnya ke laut tanpa di daur ulang
- 90% dari seluruh sampah di laut adalah plastik
- Lebih dari 1 juta binatang laut mati akibat plastik setiap tahunnya
- Setiap tahun rata-rata orang menghabiskan 700 kantong plastik
- Supermarket di seluruh dunia memberikan lebih dari 17 milyar kantong plastik setiap tahunnya.
- Setiap tahun diperlukan 12 juta barel minyak serta 14 juta pohon untuk membuat semua plastik
- Sampah plastik terbanyak adalah botol dan pembungkus plastik sebanyak 56% dimana 3/4 berasal dari perumahan
- Orang Amerika menggunakan 2.5 juta botol plastik per jam!
Perbandingan waktu daur ulang:
Kaleng Aluminium ………… 300 tahun
Botol Plastik ……… > 100 tahun
Popok Bayi ………… 100 tahun
Baterei ………… 100 tahun
Cangkir plastik …………… 50 – 80 tahun
Puntung rokok …………… 10 – 40 tahun
Kantong Plastik ………… 10 – 20 tahun
Minyak oli …………….. 10 tahun
Kulit Jeruk ………… 6 bulan
Kertas ………… 2 – 5 bulan
Solusinya? Nanti di artikel blog berikutnya.
Pakai Pengering Elektrik Atau Tissue?
Siapa yang tidak hobi memakai tissue? Di Indonesia semua restoran sampai warung harus menyiapkan tissue, kalau tidak kita bisa pikir servisnya payah banget. Padahal kalau kita di Singapore atau Malaysia, disana resto dan warung kecil pun tidak menyediakan. Disini kalau makan di warung, sudah jelas banyak orang setelah pakai tissue langsung buang ke lantai. Kalau kita ke toilet di restoran atau hotel, kita juga sering lihat tempat sampah yang penuh dengan tissue yang mungkin hanya dipakai sebentar untuk mengelap tangan. Kalaupun ada pilihan antara pengering elektrik atau tissue, kita akan lebih memilih tissue.
Untuk anda yang memiliki restoran, hotel atau kantor, pilihan untuk menggunakan pengering elektrik dibandingkan tissue merupakan hal ekonomis yang tidak dapat dipungkiri. Apalagi pengering elektrik itu sebenarnya sangat sederhana karena hanya terdiri dari koil, fan dan switch elektrik, tidak memerlukan banyak perawatan, dan bisa tahan sampai 7 tahun. Jadi setelah pemasangan, pengering elektrik sudah tidak memerlukan pengeluaran lainnya selain listrik yang digunakan.
Kalau 1 orang menggunakan rata-rata 20 detik waktu pengering dengan konsumsi rata-rata 2 KW maka:
(20 detik/3600 detik) x 2KW = 0.01 KwH per orang
Dengan asumsi harga per KwH 1000 rupiah (ini harga di atas rata-rata tarif bisnis) maka0.01 KwH x 1000 rupiah = 10 rupiah per orang per pemakaian 20 detik
Kalau kita bandingkan dengan pemakaian tissue gulung (paper towel). Kita dapat asumsikan rata-rata penggunaan tissue sebanyak 2 lembar per pemakaian. Harga rata-rata 1 gulung paper towel dengan total 150 lembar rata-rata Rp. 10,000-15,000. Jadi harga per lembar itu adalah kira-kira 60 – 100 rupiah. Kalau 1 orang memakai 2 lembar maka harga untuk sekali pemakaian adalah minimal 120 – 200 rupiah.
Lebih dari itu, kalau menggunakan tissue, proses pembuatannya pun sudah sangat boros energi. Mulai dari pembuatan bubur kertas sampai dipanaskan serta di packing. Setelah itu, setiap tempat yang kehabisan tissue harus mengeluarkan energi untuk mendapatkan tissue yang baru yang diambil atau diantar terus menerus. Setelah itu, semua sampah pun harus diantar ke tempat pembuangan sampah terakhir (TPA). Efek supply chain dan logistik yang disebabkan oleh tissue menjadi sangat panjang. Ongkos adalah salah satu faktor tetapi efeknya ke lingkungan kita sangat besar.
Makan Salad dan Lalap Sebagai Pembuka Dan Pelengkap.
![]()
Makanan segar adalah makanan yang kaya akan vitamin dan mineral karena belum hilang akibat dimasak. Orang sunda sudah sejak lama makan lalap, orang barat juga makan salad yang merupakan equivalen lalap juga. Karedok juga makanan dengan sayur-sayuran segar tanpa dimasak. Kecuali untuk wanita hamil, sayuran segar juga merupakan sumber gizi yang baik serta rendah kalori untuk orang yang berdiet.
Memang kita juga harus berhati-hari dengan sayuran yang terkontaminasi dengan pestisida dan bahan kimia lainnya. Oleh karena itu, anda juga bisa pilih sayuran organik atau sayuran biasa yang sudah dicuci dengan sabun khusus untuk sayur dan buah.
Memang saya juga tidak menyarankan untuk hanya makan salad dan lalap, saya juga tidak akan begitu. Tetapi salad sebagai makanan pembuka atau lalap sebagai makanan pelengkap akan bisa menambah asupan gizi serta mengenyangkan sehingga kita dapat mengurangi makanan yang kita masak.
Dengan begitu, karena makan salad dan lalap tidak memerlukan banyak energi seperti memasak, maka kita juga bisa menghemat penggunaan gas, minyak dan bahan lainnya yang diperlukan. Akan lebih baik lagi bila sayuran tersebut anda tanam di kebun anda sendiri. Dengan begitu, anda dapat mengontrol sendiri kebersihannya serta meniadakan keraguan akan penggunaan pestisida.
Pakai air dari kolam atau aquarium sebagai pupuk tanaman
Ini adalah sedikit tip yang dapat dipakai untuk anda yang memiliki aquarium atau kolam ikan. Jangan langsung buang air dari buangan sewaktu anda membersihkan aquarium atau kolam ikan anda. Air tersebut dapat dipergunakan untuk menyiram tanaman anda karena mengandung sedikit pupuk.
Dengan ini anda bisa memiliki rumah dengan tidak hanya aquarium yang bersih tetapi juga tanaman yang subur.
note: air yang mengandung pupuk dari aquarium dan kolam ikan hanya sebagai pupuk tambahan tidak dapat menggantikan pupuk tanaman.
Jangan biarkan kran menyala sewaktu menggosok gigi.
![]()
Apakah anda tahu kalau anda menyalakan kran terus-menerus sewaktu menggosok gigi maka anda dapat menghabiskan sampai 5 liter air? Jangan kira itu sedikit karena itu sama dengan menghabiskan lebih dari 1 galon air! Kita sudah mulai melihat banyak daerah di Jakarta kekurangan air, malah harus membeli air dari tukang air keliling.
Saya juga sudah sejak kecil kebiasaan kalau sikat gigi itu sambil menyalakan air dan mulai berubah untuk mematikan air sewaktu menyikat gigi tapi tetap menyalakan air terus sewaktu kumur. Itu pun masih belum cukup untuk penghematan kita. (lebih…)
Tanam Pohon Buah-Buahan. Nikmati Hasilnya.
Sudah sejak lama keluarga saya selalu menaman banyak buah-buahan di rumah. Walaupun rumah kami tidak besar, kami mulai dari menanam jambu biji di pot. Pepaya pun bisa ditanam di pot. Setelah kami pindah ke rumah dengan taman yang lebih besar, kami lalu memiliki pohon rambutan, pohon nangka dan juga selalu jambu biji. Kalau pohon tersebut sedang panen, kita juga sampai bingung bagaimana mau menghabiskannya. Biasa kalau sedang panen nangka, ibu saya membuat semua menu menjadi nangka beserta puding nangka.
Setelah pindah lagi ke rumah yang sekarang jauh lebih kecil, kami tetap menjalankan kebiasaan kami. Sekarang kami memiliki pohon belimbing yang sangat manis, pohon mangga, jambu biji dan juga beberapa pohon yang berguna untuk masak seperti cabai dan kemangi. Tidak lupa tanaman yang bisa berguna seperti lidah buaya.
Kalau anda memakan buah dari kebun anda sendiri, maka rasanya sungguh beda. Pertama karena memang murah (hanya modal pupuk dan air). Kedua, kita tahu kualitas dan kebersihannya dibandingkan buah-buahan yang kita beli dan menggunakan pestisida. Ketiga, kita merasa berhasil dalam menumbuhkan tanaman kita hingga menghasilkan. Malah kadang buah yang dihasilkan melebihi kebutuhan kita. Belimbing kami sudah dimakan setiap hari pun masih tersisa untuk dibuat jus dan diberikan ke orang lain.
Banyak manfaat dan kegunaan dari menanam pohon buah. Selain itu, memang enak makan buah-buahan sendiri.



















Komentar Terbaru