Nikmatnya tol dalam kota Jakarta tanpa truk
Berhubung ada KTT Asean maka jalan tol dalam kota Jakarta tidak boleh dilalui oleh truk. Ternyata hal ini membuktikan bahwa yang membuat macet adalah truk-truk yang sering kali mogok, jalan sangat pelan di bawah batas minimum akibat kelebihan beban, atau malah sudah pelan tetapi jalan di bagian tengah jalan, bukan di sebelah kiri sehingga menghalangi mobil yang lain.
Hari ini saya pulang dari arah cawang dan melewati tomang pada jam pulang kantor, tetapi jalan tol kencang sekali. Baru kali ini begitu nikmatnya jalan tol yang memang tanpa hambatan.
Mudah-mudahan hal ini dapat jadi bukti percobaan untuk membuat kebijakan selanjutnya bagi pemerintah kita. Sayang hanya sampai tanggal 9 Mei 2011 dan jalanan akan kembali normal alias macet.
Ayo, Selamatkan Sungai Citarum dan Raih Hadiahnya!
Referensi: kompasiana.com
Ketidaksadaran masyarakat atau ketidakpedulian pemerintah yang membuat sungai-sungai di Indonesia khususnya sungai yang melewati kota-kota besar dan padat pemukiman penduduk, menjadi tercemar. Limbah industri, sampah dan semacamnya, menjadi faktor utama rusaknya ekosistem dan aliran sungai serta kian memperburuk tampak dan kondisi sungai yang memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia dan makhluk lainnya.
Ajakan untuk kembali mencintai dan merawat lingkungan yang populer dengan sebutan “Go Green”, terkadang hanya dirasakan dalam sebuah seremonial dan tidak tertanam dalam setiap individu. Beberapa waktu lalu sampai kini, Harian KOMPAS melakukan ekpedisi sungai Citarum yang menjadi sumber pengairan masyarakat di Jawa Barat. Laporan tentang ekspedisi Citarum ini akan dimuat di Harian KOMPAS dan Liputan Khusus (Lipsus) KOMPAS.com pada 25 April sampai 4 Mei 2011. (lebih…)
Orang Indonesia Kian Pendek dan Gemuk
Disadur dari Kompas.com, edisi kamis 21 April 2011
“Badan pendek disebabkan kurangnya asupan pangan hewani. Konsumsi pangan hewani tidak dapat digantikan jenis bahan pangan lain. Jenis pangan ini dapat diperoleh dari daging, aneka jenis ikan, dan telur.”
Jakarta, Kompas – Pola konsumsi makanan yang tak berimbang menyebabkan struktur tubuh anak-anak Indonesia semakin tidak ideal. Jika tidak segera diatasi, karakter fisik manusia Indonesia ke depan adalah pendek dan gemuk.
”Tubuh pendek terkait kondisi ekonomi, sedangkan gemuk berhubungan dengan pola makan seseorang,” kata Ketua Umum Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Minarto dalam Seminar Gizi Lebih: Ancaman Tersembunyi Masa Depan Anak Indonesia di Jakarta, Rabu (20/4).
Data Direktori Pengembangan Konsumsi Pangan Badan Ketahanan Pangan 2009 menunjukkan, konsumsi pangan hewani masyarakat Indonesia baru mencapai 60 persen dari jumlah yang dianjurkan. Badan pendek disebabkan kurangnya asupan pangan hewani. Adapun kegemukan terjadi karena kelebihan konsumsi makanan yang mengandung minyak dan lemak serta padi-padian. (lebih…)
Bagaimana dengan rencana PLTN di Indonesia?
Disadur dari Japan Times Online dalam artikel “Disaster analysis you may not hear elsewhere”
Hisako Sakiyama, a former researcher with the National Institute of Radiological Sciences who also spoke at the press conference, said that even if it becomes possible to make completely safe nuclear reactors, the problem of storing radioactive spent nuclear fuels would remain unsolved.
“We have to keep the spent fuel safe for more than 100,000 years. Humankind doesn’t have the technology to do that,” Sakiyama said. “Even if so-called safe reactors can be made, I believe now that this is the time to stop nuclear power generation.”
Jadi, apa kita masih mau meneruskan rencana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia?
Cermat Pilih Air Minum dalam Kemasan
Menarik untuk dibaca, walaupun menurut saya lebih baik tidak meminum air minum dari kemasan sama sekali. Lihat juga “The Story of Bottled Water”
Disadur dari kompas.com
Kompas.com – Dengan klaim lebih baik daripada air biasa, kini berbagai jenis air minum dalam kemasan menyerbu pasaran. Ada air yang difortifikasi dengan vitamin, minuman isotonik, minuman berenergi, hingga minuman beroksigen atau minuman heksagonal.
Orang-orang yang mengonsumsi minuman tersebut juga mengaku merasa lebih bugar, tidak gampang capek dan lebih berkonsentrasi.
Menanggapi tren minuman berfortifikasi tersebut, dr.Parlindungan Siregar, Sp.PD-KGH, dari Divisi Ginjal Hipertensi FKUI/RSCM menilai sebenarnya air putih yang kita konsumsi sehari-hari sudah cukup untuk menggantikan cairan yang keluar bersama keringan dan urin.
“Manfaat air minum yang ditambahi itu sebenarnya belum terbukti secara ilmiah. Mungkin bukannya sehat malah berbahaya jika dikonsumsi secara sembarangan,” kata dr.Parlin.
Air beroksigen misalnya, menurutnya oksigen tidak bisa diserap di usus. “Manusia memperoleh oksigen melalui paru, bukan melalui insang seperti ikan, sehingga minuman beroksigen tidak akan memengaruhi kadar oksigen dalam darah manusia,” katanya. (lebih…)
Makanan sumber karbohidrat dan substitusinya
Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh makhluk hidup. Monosakarida, khususnya glukosa, merupakan nutrien utama sel. Selain sebagai sumber energi, karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh, berperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh, dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak.
Sumber karbohidrat adalah padi-padian (gandum dan beras) atau serealia, umbi-umbian (kentang, singkong, ubi jalar), jagung, kacang-kacang kering, dan gula. Hasil olahan dari sumber karbohidrat adalah mie. bihun, roti, tepung-tepungan, selai, sirup, dan sebagainya. Sebagian besar sayur dan buah tidak banyak mengandung karbohidrat. Sayur umbi-umbian, seperti wortel dan kacang-kacangan relatif lebih banyak mengandung karbohidrat daripada sayuran. Bahan makanan hewani seperti daging, ayam, ikan, telur, dan susu sedikit sekali mengandung karbohidrat. Sumber karbohidrat yang banyak dimakan sebagai makanan pokok di Indonesia adalah beras, jagung, ubi, singkong, talas, dan sagu. (lebih…)
Olahraga Sehat dan Tetap Produktif
Kebutuhan berolahraga semakin lama semakin tinggi karena tingkat pekerjaan yang hanya duduk, apalagi cuma di depan komputer. Selain itu perjalanan pulang dan pergi ke kantor juga, dengan jalanan yang semakin macet, jadi semakin lama sehingga semakin banyak waktu yang terbuang. Waktu yang tersisa ini harus dapat di optimalkan juga dengan olahraga untuk menjaga kebugaran tubuh.
Beberapa olahraga di waktu senggang anda adalah:
- Mengepel lantai selama 30 menit = 112 kalori
- Menggosok kamar mandi selama 30 menit = 200 kalori
- Membersihkan jendela selama 30 menit = 125 kalori
- Menyedot debu selama 1 jam = 244 kalori
- Mencuci mobil selama 30 menit = 180 kalori
- Mencabuti rumput selama 25 menit = 127 kalori
- Menanam tanaman baru selama 15 menit = 77 kalori
- Belanja dan mendorong troli selama 45 menit = 117 kalori
- Menyusun belanjaan pada tempatnya selama 14 menit = 40 kalori
- Bebersih apa saja di rumah selama 22 menit = 100 kalori
Jadi olahraga tidak harus mahal, jauh dan sulit. Yang penting ada kemauan dan hasilnya adalah rumah yang bersih serta ramah lingkungan.

















Komentar Terbaru