Yuyun Ismawati mendapatkan The Goldman Environmental Prize 2009.

Sangat hebat! Yuyun Ismawati, sebagai seorang warga Indonesia yang tinggal di Bali mendapatkan penghargaan The Goldman Environment Prize untuk tahun 2009. Penghargaan ini juga disebut sebagai Nobel Lingkungan yang sangat prestigius. Yuyun menjadi salah satu dari enam orang yang mendapatkan penghargaan ini.

Yang telah dilakukan oleh Yuyun adalah solusi pengelolaan sampah yang berbasis komunitas masyarakat yang selain memberikan pekerjaan untuk kalangan masyarakat yang berpenghasilan rendah juga dapat memperbaiki lingkungan.

Selamat bagi Yuyun. Semoga ini menjadi kado Hari Bumi bagi Indonesia dan dapat terus ditularkan ke semua tempat di Indonesia.

Baca artikel-artikelnya disini:

20 April, 2009 at 14:56 2 komentar

Ayo Bikin Garage Sale

garagesaleAkhir-akhir ini garage sale semakin membudaya dan sering dilakukan di Indonesia. Garage Sale pada esensinya adalah menjual barang-barang bekas yang sudah tidak dipakai lagi, tetapi dalam keadaan yang masih cukup baik untuk dijual. Garage Sale dapat dilakukan dirumah sendiri dengan menjual barang-barang pribadi atau dapat juga diorganisir dengan lebih baik sehingga dilakukan di tempat yang lebih besar dan juga bersama beberapa orang lainnya sehingga barang-barang pun menjadi lebih bervariasi. Motivasi membuat garage sale bermacam-macam. Mulai dari ingin menjual barang yang memang sudah tidak dipakai setelah “bersih-bersih” rumah, karena akan pindah rumah, atau karena memerlukan pendapatan tambahan.

Kalau kita bandingkan dengan negara Amerika Serikat, dimana Garage Sale sudah sangat menjadi gaya hidup, maka garage sale biasanya dilakukan di depan rumah yang biasanya tidak memiliki pagar, hanya halaman. Oleh karena itu sering juga disebut sebagai Yard Sale. Mereka kadang mengkoordinir beberapa rumah, seperti dalam satu RT untuk membuat Garage Sale pada saat bersamaan sehingga dalam satu deret perumahan, semua memajang barang-barang mereka di luar rumah sehingga orang dapat dengan leluasa melihat dan pindah dari satu rumah ke rumah lainnya. Kalau mereka tinggal di apartemen, maka kita dapat masuk ke dalam apartemen dan memilih barang yang kita inginkan serta menawarnya.

Barang yang dijual saat garage sale dapat bervariasi mulai dari pakaian, baju dan peralatan bayi, sepatu, buku, aksesoris, peralatan dapur, peralatan berkebun, peralatan mobil, peralatan olah-raga, alat-alat perkakas, mainan, peralatan kantor, hingga furnitur yang besar-besar. (lebih…)

20 April, 2009 at 01:15 27 komentar

Nokia Care Center

recyclephone

“Di Nokia, kami percaya bahwa kami bertanggung jawab untuk semudah mungkin memproses daur ulang perangkat selular yang tidak digunakan lagi. Untuk mendaur ulang ponsel, baterai, atau pengisi daya, Anda hanya perlu membawanya ke Nokia Care Center, selanjutnya kami akan menanganinya.”

Kata-kata ini diambil dari website Nokia Indonesia bagian “Perbaikan dan Daur Ulang”. Saya sendiri baru tau hari ini bahwa Nokia secara global memiliki program untuk mendaur ulang ponsel dengan hanya membawanya ke lokasi care center yang dapat di lihat melalui website. Dari website global Nokia, ternyata Nokia sudah menjalankan program ini dari akhir tahun 1990an. Semua mengenai program global daur ulang Nokia dapat anda baca disini.

Saya sendiri belum pernah coba, tetapi sangat tertarik bila ada cerita dari anda yang sudah pernah mencoba.

6 April, 2009 at 23:42 7 komentar

Kaca Film untuk meredam sinar matahari dan menghemat energi

Sudah lama sekali kami menginginkan pemasangan kaca film untuk rumah kami.

Sebagai gambaran, rumah kami itu menghadap ke arah barat sehingga mendapatkan matahari sore yang cukup menyengat. Rumah kami memiliki dua lantai dimana lantai satu cukup adem karena adanya pohon mangga di taman depan sehingga teduh. Tetapi lantai dua kami sangat panas karena mendapat cahaya matahari langsung. Kebetulan atap kami itu karena merupakan rumah lama, masih menggunakan bahan asbes yang sudah kami lapisi dengan Cat Insultec sehingga pori-pori asbes bisa tertutup, memperpanjang umur asbes dan pastinya mengurangi panas. (lihat artikel disini)

Namun panas matahari yang masuk dari kaca masih sangat panas sehingga walaupun menggunakan insultec sudah banyak mengurangi, tetapi belum maksimal. Sehingga langkah berikutnya adalah untuk memasang kaca film. (lebih…)

29 Maret, 2009 at 16:13 6 komentar

Ayo Menabung. Hemat Pangkal Hijau.

logo_ayo_ke_bankSemua orang pasti sudah mendengar atau bahkan merasakan krisis global yang sedang terjadi saat ini. Bila anda baca koran, majalah atau komentar-komentar ekonom dunia, semua akhirnya menunjuk pada konsumerisme yang terjadi di seluruh dunia sehingga orang menjadi sangat konsumtif tanpa berpikir panjang. Malah banyak orang yang istilahnya adalah “besar pasak daripada tiang” sehingga hutangnya itu lebih banyak daripada aset atau harta yang mereka miliki. Semua kemudahan yang diberikan oleh institusi finansial seperti kredit kendaraan, mobil hingga kartu kredit disalahgunakan untuk kebutuhan-kebutuhan yang sebenarnya tidak diperlukan. Semua ini akhirnya meledak dan menyebabkan keadaan yang kita alami sekarang ini. Memang penetrasi kredit personal di Indonesia belum sejauh di negara-negara barat tetapi di kota-kota besar di Indonesia, hal ini sudah dapat dirasakan.

Lalu apa hubungannya blog ini dengan menabung? Intinya adalah menabung agar kita tidak membeli barang-barang yang tidak diperlukan atau pembelian tanpa dasar kebutuhan yang mendasar karena semua barang yang diproduksi itu membutuhkan banyak sekali energi dan bila barang itu cepat rusak atau lalu dibuang, berapa banyak sampah dan energi yang terbuang dari barang ini? Hal ini sudah saya gambarkan pada artikel sebelumnya yaitu ” Cerita Perjalanan Barang” yang menggambarkan supply chain suatu barang agar dapat dimengerti. Banyak sekali barang yang dibeli atas dasar impulse buying dimana pembelian itu dilakukan secara spontan, tanpa perencanaan dan mungkin tanpa diperlukan karena kalau orang bilang itu “Lapar Mata” seperti di Supermarket, atau diskon di toko yang akhirnya tadinya tidak rencana membeli malah mencari-cari yang dapat dibeli dan alasannya.

Jadi kalau sebelumnya juga saya menggunakan istilah “Hijau Pangkal Hemat” dimana kehidupan sehari-hari yang hijau dapat banyak menghemat, maka kali ini saya menggunakan istilah “Hemat Pangkal Hijau” dengan cara menabung sehingga ikut juga menyelamatkan lingkungan. Ayo Menabung sekarang juga. Hijau Pangkal Hemat, Hemat Pangkal Hijau.

26 Maret, 2009 at 15:57 2 komentar

Print dari internet yang perlu-perlu saja

Dengan adanya teknologi internet, maka informasi pun menjadi sangat mudah didapat, murah, dan bahkan terlalu banyak. Dengan banyaknya informasi ini maka semakin banyak orang yang melakukan riset atau pencarian berita dari internet. Kalau kita sudah mendapat begitu banyak informasi, akhirnya tetap kita print juga karena untuk membaca dan menyimpan masih banyak orang yang lebih cocok dengan hardcopy.

Tetapi kalau kita membaca berita, artikel atau yang lainnya dari Internet, biasa pasti ada banner iklan atau link ke halaman-halaman lainnya di bagian kiri atau kanan. Hal ini tentu menambah kebutuhan tinta pada saat artikel tersebut di print padahal tidak dibutuhkan.

Solusinya ada di website http://www.printwhatyoulike.com dimana pengguna dapat memasukkan alamat web yang ingin di print lalu dapat mengedit halaman tersebut sehingga semua banner dan iklan yang tidak dibutuhkan dapat di buang terlebih dahulu.

Dengan cara ini maka pengguna akan banyak sekali menghemat penggunaan tinta dan bahkan kertas bila sampah-sampah yang tidak dibutuhkan itu banyak.

Untuk cara pakai dengan video klik disini. Baca selanjutnya untuk step-step cara memakainya.

** Tambahan tgl 22 April 2009, untuk hal yang sama seperti printwhatyoulike.com dalam bentuk aplikasi, anda dapat menggunakan GreenPrint World. Aplikasi gratis ini dapat di download dari web CNET. (lebih…)

24 Maret, 2009 at 12:47 2 komentar

Indonesia Harus Mengerem Laju Pertumbuhan Penduduk

Green FamilyDisadur dari kontan.co.id

JAKARTA. Jangan meremehkan Keluarga Berencana (KB). Tanpa program KB, Indonesia terancam mengalami ledakan penduduk. Soalnya, rata-rata laju pertumbuhan penduduk di Indonesia masih cukup tinggi. Tanpa KB, pada tahun 2020, penduduk Indonesia diperkirakan akan mencapai 261 juta jiwa.

Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Sjarief menyatakan, Indonesia harus segera mengerem laju pertumbuhan penduduk. Maklum, saat ini laju pertumbuhan penduduk Indonesia memang cukup tinggi, yakni 2,6 juta jiwa per tahun. “Jika ini tidak diatasi, maka 10 tahun lagi Indonesia akan mengalami ledakan penduduk,” kata Sugiri, kemarin.

Tahun ini, jumlah penduduk Indonesia diperkirakan sekitar 230,6 juta jiwa. Tanpa KB, 11 tahun lagi atau pada 2020, penduduk Indonesia akan mencapai 261 juta manusia.

Tetapi jika KB berhasil menekan angka laju pertumbuhan 0,5% per tahun, maka jumlah penduduk 2020 hanya naik menjadi sekitar 246 juta jiwa. Ini berarti KB bisa menekan angka kelahiran sebanyak 15 juta jiwa dalam 11 tahun, atau 1,3 juta jiwa dalam setahun.

Jika penurunan laju pertumbuhan penduduk sebanyak itu bisa tercapai, berarti negara bisa menghemat triliunan rupiah untuk biaya pendidikan dan pelayanan kesehatan. (lebih…)

24 Maret, 2009 at 10:00 7 komentar

Daur Ulang Baterai Bekas di Slipi, Jakarta

ibis_recycle

Untuk anda yang terlewat untuk mendaur ulang baterai pada acara WWF hari minggu tgl 22 Feb 2009 yang lalu, masih ada kesempatan untuk mendaur ulang baterai bekas anda.

Salah satu tempat yang saya mendapatkan infonya adalah di Hotel Ibis Slipi, Jakarta Barat.

Saya tidak mendapatkan informasi ke tempat apa atau yayasan mana baterai bekas ini akan di olah tetapi paling tidak untuk konsumen yang ingin mendaur ulang baterai dapat langsung memasukkannya ke dalam kotak yang tersedia di Lobi Hotel Ibis Slipi, Jakarta ini.

26 Februari, 2009 at 09:51 22 komentar

Older Posts Newer Posts


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2.482.306 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabung dengan 166 pelanggan lain

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai