Hijau Pangkal Hemat

27 Oktober, 2008 at 23:29 9 komentar

Dari dulu orang tua kita mengatakan Hemat Pangkal Kaya. Ada juga peribahasa Besar Pasak daripada Tiang. Semua ini mau mengajarkan kita untuk tidak membuang uang atau apapun tanpa tujuan. Uang harus disimpan. Sekarang ada semboyan Ayo ke Bank. Apalagi sekarang sedang krisis ekonomi global, maka berhemat kita bukan saja perlu tapi harus.

Ternyata, kalau kita mau mengikuti gaya hidup hijau, itu sudah merupakan pangkal dari semua itu. Mulai dari berhemat, tidak membuang uang sembarangan, tidak boros, yang pada akhirnya dengan mengerem pengeluaran yang tidak perlu kita jadi lebih hemat.

Beberapa hari lalu saya mendapat email dari Fitri yang memulai kampanye Mengurangi Konsumsi. Hal ini sangat baik, bukan cuma hijau, tapi juga kalau kita mau membeli barang-barang lokal juga ikut mendukung program pemerintah untuk mengurangi impor barang.

Mengurangi konsumsi itu berarti hanya membeli barang-barang yang diperlukan. Bukan tidak membeli sama sekali karena kita pasti ada kebutuhan-kebutuhan yang kita perlukan. Tetapi yang penting adalah seperlunya. itulah kuncinya. Kadang kita kalau melihat baju atau sepatu bagus langsung mau beli. Itulah yang harus ditahan.

Hijau Pangkal Hemat juga bisa dari hal-hal yang telah saya tulis sebelumnya seperti:

  • Merawat mobil anda dengan baik dan benar karena dengan menambah angin ban dan membersihkan filter pun dapat menghemat bensin
  • Naik sepeda daripada naik mobil. Jelas menghemat bensin, tol, dan bahkan parkir
  • Mematikan lampu saat tidak dipakai. Apa ini salah? Jelas ini menghemat
  • Mematikan air saat sikat gigi atau menggunakan sabun saat mandi. Bukan saja menghemat uang tapi sangat-sangat membantu lingkungan dan melestarikan air yang sudah semakin sulit.
  • Tidak membuang makanan anda. Ini artinya menghormati lingkungan, petani yang sudah susah payah memanen bahan makanan anda, semua jalur distribusi yang ada dan juga energi orang yang sudah memasak makanan tersebut
  • Mengurangi pemakaian AC. Dengan pemakaian listrik yang besar untuk AC, bila kita dapat mengurangi pemakaian AC saat bekerja atau tidur akan sangat terasa pada tagihan listrik anda.
  • Beli buah-buahan lokal. Bukan saja lebih murah, tapi juga menghemat energi yang keluar untuk transportasi buah-buahan tersebut. Mulai dari pengapalan, truk dan hingga ke swalayan.
  • Menampung air hujan berarti anda menghemat penggunaan pompa untuk mengambil air dari dalam tanah ataupun tagihan PAM. Selain itu air hujan jadi tidak terbuang percuma. Jelas hijau dan hemat.
  • Membuat kompos di rumah berarti bisa mendapat pupuk gratis dan dapat digunakan untuk tanaman anda yang pada akhirnya juga menambah oksigen di rumah dan ikut juga mengurangi CO2 di udara.
  • dan banyak sekali hal lainnya yang dapat anda baca di blog ini.

Banyak sekali hal-hal yang dapat kita hemat dan pada saat yang bersamaan juga melestarikan lingkungan. Hal yang dapat kita hemat itu banyak sekali dan bila kita jumlah, maka sedikit-demi-sedikit dapat menghemat pengeluaran anda banyak sekali. Oleh karena itu bila gaya hidup hijau sudah benar-benar anda terapkan, maka saya yakin bahwa anda pun dapat menabung lebih banyak lagi. Jadi, Hijau Pangkal Hemat.

Iklan

Entry filed under: Manifesto Hijau.

Jejak Pendapat Persiapan Musim Hujan Krisis Air di Yordania

9 Komentar Add your own

  • 1. agungsmile  |  28 Oktober, 2008 pukul 10:48

    ijin link postingannya ya…

  • 2. Fitri  |  28 Oktober, 2008 pukul 16:35

    boleh juga slogannya… 🙂 Btw ini nemu link yang bisa bantu membeli seperlunya…http://www.care2.com/greenliving/get-on-board-the-non-consumption-train.html

  • 3. bluekaizen  |  29 Oktober, 2008 pukul 10:33

    Memang sudah saatnya kita menghemat segala sesuatunya demi masa depan alam ini. Gunakan seperlunya dan tinggalkan yang tidak perlu. Dukung terus Green Campaign.

  • 4. Siddiq Basid  |  31 Oktober, 2008 pukul 09:58

    Semangat ….Go Green….
    STOP GLOBAL WARMING
    Heal the world, Make It better place
    For u and for me and the entire hman rise

    Salam Kenal

  • 5. Cerita Perjalanan Barang « Aku Ingin Hijau  |  8 November, 2008 pukul 19:18

    […] artikel saya mengenai Hijau Pangkal Kaya mengenai mengurangi konsumsi, ada sebuah website, yaitu The Story Of Stuff, yang dapat membantu […]

  • 6. Rika Oktianti  |  13 November, 2008 pukul 16:41

    Kita seharusnya hanya mengkonsumsi produk yag kita butuhkan. Tetapi pada kenyataannya, kita mengkonsumsi produk yang kita inginkan, bukan cuma sekedar produk yang kita butuhkan. Makanya uang banyak terkuras untuk memenuhi keinginan-keinginan yang tidak terbatas itu. Save our money.

  • 7. Ayo Menabung. Hemat Pangkal Hijau. « Aku Ingin Hijau  |  26 Maret, 2009 pukul 15:58

    […] kalau sebelumnya juga saya menggunakan istilah “Hijau Pangkal Kaya” dimana kehidupan sehari-hari yang hijau dapat banyak menghemat, maka kali ini saya […]

  • 8. rani  |  7 April, 2009 pukul 19:29

    Setuju mas Michael..
    Salah satu hal yang saya berusaha lakukan setiap kali akan berbelanja adalah membuat daftar belanjaan. Tentunya isi daftarnya adalah benda-benda yang memang saya butuhkan (well, most of the time :p).
    Yup, daftar belanja selama ini sudah membantu saya mengingat belanjaan dan juga agar lebih disiplin dalam berbelanja. Ohya, selain itu, juga dengan terbiasa tidak membawa terlalu banyak uang tunai ataupun kartu ATM.. 😉

    Btw, mas Michael masih bersedia saya wawancara kah?
    Balasan Mas saya tunggi di inbox saya ya.. 😉

    Salam lestari

  • 9. menabung……. « USMI IPB” ILKOM’S GROUP”  |  8 April, 2009 pukul 00:14

    […] kalau sebelumnya juga saya menggunakan istilah “Hijau Pangkal Hemat” dimana kehidupan sehari-hari yang hijau dapat banyak menghemat, maka kali ini saya menggunakan […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2,247,388 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 334 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: