Musim Hujan Datang Lagi Tanpa Perubahan Penanggulangan

10 September, 2007 at 21:32 2 komentar

Sudah dari minggu lalu Jakarta mulai diguyur hujan lagi dan cukup besar juga. Inilah musim panca roba. Panas, tiba-tiba hujan. Ini berarti beberapa minggu lagi sudah mulai musim hujan lagi. Tetapi bagaimana dengan cara penanggulangannya? Awal tahun ini, karena banjir yang begitu hebat mulailah bertebaran konsep-konsep pemerintah untuk penanggulangan. Mulai dari percepatan pembangunan Banjir Kanal Barat dan Timur, pembuatan Deep Tunnel yang katanya mau meniru luar negeri seperti Singapura, dan konsep dari masyarakat sendiri seperti pembuatan sungai yang mengelilingi Jakarta seperti ring road sebagai pencegah banjir.

Semua itu adalah ide dan konsep yang terlalu megah yang akhirnya memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit sehingga pada musim hujan berikutnya, tetap saja banjir. Coba saja lihat di koran hari ini tgl 10 September 2007, masih dibahas mengenai pembebasan lahan untuk pembuatan Banjir Kanal, yang targetnya 4 bulan lagi selesai, tetapi kelihatannya masih jauh lebih lama lagi. Itu baru pembebasan lahan, apalagi konstruksinya dan semua permasalahan di lapangan.

Kadang solusi pemerintah yang megah dan mewah itu memang tetap perlu dilaksanakan, karena kalau tidak dimulai, seperti dari studi kelayakan, dan lainnya, maka proyek tersebut tidak akan jalan juga, dan kita biar bagaimanapun akan memerlukannya.

Tapi selain long term project harus didukung oleh short term project juga yang akan sedikit demi sedikit dapat menanggulangi kebanjiran. Oleh karena itu pemerintah juga bisa membuat peraturan-peraturan lainnya yang dapat lebih mudah dijalani seperti:

  1. Peraturan yang mengharuskan setiap RT dan RW melaksanakan Aksi Kebersihan untuk membersihkan jalan dan saluran got di sekitar lingkungan mereka. Memang seharusnya ini adalah kewajiban dan keharusan dari setiap warga, tapi kalau tidak dibuat peraturan yah orang malas juga.
  2. Peraturan agar setiap perusahaan melaksanakan kegiatan kebersihan di lingkungan gedung atau tempat bekerja. Perusahaan di lingkungan yang cukup bersih dapat juga membawa tema CSR (Corporate Social Responsibility) untuk kampung di belakang gedung mereka.
  3. Peraturan agar setiap ruko dan gedung perkantoran memiliki taman atap atau setidaknya kumpulan pot tanaman untuk lebih menyerap air hujan dan mengurangi aliran air yang turun ke jalan dan saluran air.
  4. Berdayakan tong penangkap air hujan dan kalau pemerintah punya banyak anggaran, beri subsidi atau berikan secara cuma-cuma tong yang dihubungkan langsung ke talang air di rumah-rumah. Hal ini juga bisa menjadi kegiatan di lingkungan RT/RW masing-masing.

Dan banyak lagi.

Yang penting adalah hasil akhirnya, yaitu pengurangan banjir. Gak usah yang mewah dan serba megah tapi baru 10 tahun lagi terwujud. Dalam kurun waktu satu dekade mungkin kita sudah terendam berkali-kali. Seperti cerita orang Amerika yang mencari pena yang dapat digunakan di luar angkasa, anti gravitasi dan tahan di tempat tanpa udara sampai menghabiskan 20 juta dolar, dimana orang Rusia memakai pensil. Nah… solusi elegan itulah yang bisa membantu kita menanggulangi banjir. Hal kecil kalau dilakukan bersama-sama hasilnya akan jauh lebih besar.

Apa ide anda yang dapat membantu kita semua untuk permasalahan perkotaan yang pelik ini?

Iklan

Entry filed under: Manifesto Hijau. Tags: .

Global Warming? Gak usah mikir terlalu jauh deh. Penjara di Pulau. Betapa Enaknya…

2 Komentar Add your own

  • 1. PB  |  12 September, 2007 pukul 09:11

    Efektifkan waduk-waduk.
    Air hujan yang terbuang percuma ke laut adalah cermin kebodohan manusia.

  • 2. atul  |  28 September, 2007 pukul 19:08

    Ya…… air itu mengalir dari yang tinggi ke tempat yang rendah. Mengatasi banjir, seharusnya dimulai sejak dini, dengan membiarkan sebuah kota mempunyai aliran atau daerah resapan. Sehingga humus tanah dapat membantu menyerap air, sehingga meminimalisasi datangnya banjir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2,261,396 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 335 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: