Archive for Maret, 2011

Bagaimana dengan rencana PLTN di Indonesia?

Disadur dari Japan Times Online dalam artikel “Disaster analysis you may not hear elsewhere”

Hisako Sakiyama, a former researcher with the National Institute of Radiological Sciences who also spoke at the press conference, said that even if it becomes possible to make completely safe nuclear reactors, the problem of storing radioactive spent nuclear fuels would remain unsolved.

“We have to keep the spent fuel safe for more than 100,000 years. Humankind doesn’t have the technology to do that,” Sakiyama said. “Even if so-called safe reactors can be made, I believe now that this is the time to stop nuclear power generation.”

Jadi, apa kita masih mau meneruskan rencana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia?

22 Maret, 2011 at 18:16 7 komentar

Cermat Pilih Air Minum dalam Kemasan

Menarik untuk dibaca, walaupun menurut saya lebih baik tidak meminum air minum dari kemasan sama sekali. Lihat juga “The Story of Bottled Water”

Disadur dari kompas.com

Kompas.com – Dengan klaim lebih baik daripada air biasa, kini berbagai jenis air minum dalam kemasan menyerbu pasaran. Ada air yang difortifikasi dengan vitamin, minuman isotonik, minuman berenergi, hingga minuman beroksigen atau minuman heksagonal.

Orang-orang yang mengonsumsi minuman tersebut juga mengaku merasa lebih bugar, tidak gampang capek dan lebih berkonsentrasi.

Menanggapi tren minuman berfortifikasi tersebut, dr.Parlindungan Siregar, Sp.PD-KGH, dari Divisi Ginjal Hipertensi FKUI/RSCM menilai sebenarnya air putih yang kita konsumsi sehari-hari sudah cukup untuk menggantikan cairan yang keluar bersama keringan dan urin.

“Manfaat air minum yang ditambahi itu sebenarnya belum terbukti secara ilmiah. Mungkin bukannya sehat malah berbahaya jika dikonsumsi secara sembarangan,” kata dr.Parlin.

Air beroksigen misalnya, menurutnya oksigen tidak bisa diserap di usus. “Manusia memperoleh oksigen melalui paru, bukan melalui insang seperti ikan, sehingga minuman beroksigen tidak akan memengaruhi kadar oksigen dalam darah manusia,” katanya. (lebih…)

21 Maret, 2011 at 22:52 7 komentar

Makanan sumber karbohidrat dan substitusinya

Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh makhluk hidup. Monosakarida, khususnya glukosa, merupakan nutrien utama sel. Selain sebagai sumber energi, karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh, berperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh, dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak.

Sumber karbohidrat adalah padi-padian (gandum dan beras) atau serealia, umbi-umbian (kentang, singkong, ubi jalar), jagung, kacang-kacang kering, dan gula. Hasil olahan dari sumber karbohidrat adalah mie. bihun, roti, tepung-tepungan, selai, sirup, dan sebagainya. Sebagian besar sayur dan buah tidak banyak mengandung karbohidrat. Sayur umbi-umbian, seperti wortel  dan kacang-kacangan relatif lebih banyak mengandung karbohidrat daripada sayuran. Bahan makanan hewani seperti daging, ayam, ikan, telur, dan susu sedikit sekali mengandung karbohidrat. Sumber karbohidrat yang banyak dimakan sebagai makanan pokok di Indonesia adalah beras, jagung, ubi, singkong, talas, dan sagu. (lebih…)

11 Maret, 2011 at 11:59 15 komentar

Olahraga Sehat dan Tetap Produktif

Kebutuhan berolahraga semakin lama semakin tinggi karena tingkat pekerjaan yang hanya duduk, apalagi cuma di depan komputer. Selain itu perjalanan pulang dan pergi ke kantor juga, dengan jalanan yang semakin macet, jadi semakin lama sehingga semakin banyak waktu yang terbuang. Waktu yang tersisa ini harus dapat di optimalkan juga dengan olahraga untuk menjaga kebugaran tubuh.

Beberapa olahraga di waktu senggang anda adalah:

  1. Mengepel lantai selama 30 menit = 112 kalori
  2. Menggosok kamar mandi selama 30 menit = 200 kalori
  3. Membersihkan jendela selama 30 menit = 125 kalori
  4. Menyedot debu selama 1 jam = 244 kalori
  5. Mencuci mobil selama 30 menit = 180 kalori
  6. Mencabuti rumput selama 25 menit = 127 kalori
  7. Menanam tanaman baru selama 15 menit = 77 kalori
  8. Belanja dan mendorong troli selama 45 menit = 117 kalori
  9. Menyusun belanjaan pada tempatnya selama 14 menit = 40 kalori
  10. Bebersih apa saja di rumah selama 22 menit = 100 kalori

Jadi olahraga tidak harus mahal, jauh dan sulit. Yang penting ada kemauan dan hasilnya adalah rumah yang bersih serta ramah lingkungan.

3 Maret, 2011 at 22:50 4 komentar

Grafik emisi karbon per negara dan per kapita

Informasi yang sangat menarik untuk melihat emisi karbon total per negara dan per kapita.

Yang menarik untuk di lihat adalah ada negara yang seperti China dengan total emisi karbon negara yang besar, tetapi memiliki emisi karbon per kapita yang rendah karena jumlah penduduk yang besar. Tetapi ada juga negara kecil seperti Gibraltar yang hanya 1 pulau tetapi memiliki emisi karbon per kapita sangat besar karena negara tersebut meng-impor hampir seluruh kebutuhannya.

Untuk Indonesia sendiri secara total emisi karbon negara mirip dengan emisi karbon Thailand dan Taiwan, tetapi karena jumlah penduduk yang besar maka emisi karbon per kapita masih sangat kecil. Tetapi menurut saya, bila kita melihat emisi karbon di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta atau Surabaya, maka emisi karbon per kapita per kota akan sudah sangat besar, jadi kalau melihat emisi per kapita karena banyak daerah yang terbelakang maka tentu saja jadi kecil.

Oleh karena itu gambar ini hanya untuk informasi dan acuan saja untuk kita, tetapi bukan berarti malah jadi menyepelekan lingkungan karena merasa emisi per kapita di Indonesia masih rendah.

Gambar lengkap bisa klik gambar diatas atau klik disini.

3 Maret, 2011 at 10:35 2 komentar

Miliki Taman Sehat

Disadur dari: preventionindonesia.com

Menciptakan area hijau yang sejuk dan sehat di dalam rumah.

Keberadaan taman ternyata tak hanya bisa menambahkan keindahan di rumah, melainkan juga meningkatkan kesehatan kita sekeluarga. Taman yang dipenuhi dengan aneka tanaman dapat mengurangi polusi udara di sekitar rumah, sehingga udara yang kita hirup lebih bersih.

“Kunci menata taman adalah memadukan unsur hardscape dan softscape dengan jitu. Bila kedua unsur itu mampu saling melengkapi, akan tercipta tema desain yang kita idamkan,” jelas Amirulla Muh. Amin, direktur Architectaria Nedia Cipta, sebuah biro perencana bidang arsitektur di Jakarta.

Hardscape adalah elemen taman yang bersifat padat dan keras, seperti air terjun, air mancur, batu koral, lantai paving, pergola, patio. Sementara softscape yakni elemen hortikultural yang memberikan jiwa pada taman, seperti pohon, bunga, dedaunan, rumput.

Pohon akan memberikan keteduhan, sedangkan bunga akan menambahkan aksen dalam taman kita. Agar taman bisa tertata sesuai harapan, simak pemilihan tamanan dari Amirullah ini : (lebih…)

2 Maret, 2011 at 12:29 4 komentar


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2.482.312 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabung dengan 166 pelanggan lain

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai