Posts filed under ‘Berita Lingkungan Global’
Atap Hijau di Belantara Beton Kota
Diambil dari Kompas, 7 Oktober 2007
Oleh: Evawani Ellisa, Pengajar di Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Gambar diatas adalah sebuah mal bernama Namba Park yang terletak di kota Osaka
Di kawasan kota yang telanjur padat, memperoleh lahan terbuka bukanlah soal mudah. DKI Jakarta dengan lahan seluas 66.126 hektar dan ruang hijau 9 persen atau 5.951 hektar, perlu membebaskan sekitar 13.000 hektar lahan bila ingin memenuhi patokan lazim 30 persen lahan terbuka hijau.
Jepang juga menghadapi persoalan sama. Sejak abad ke-17, sifat land hungry (lapar lahan) dalam praktik mengonsumsi lahan perkotaan telah menyebabkan tampilan kota di Jepang tak jauh berbeda dari kota besar Asia lainnya.
Karena lahan perkotaan telah telanjur disesaki bangunan, maka sasaran perolehan sel-sel hijau daun beralih pada hamparan atap datar gedung-gedung yang justru lebih banyak dibanjiri cahaya matahari. Sebenarnya gerakan atap hijau telah muncul di Jepang sejak awal abad ke-20 melalui konsep eco-roof, tetapi sifat pengembangannya masih ekstensif. Atap hijau jenis ini ditandai struktur atap beton konvensional dengan biaya dan perawatan taman relatif murah karena penghijauan atap hanya mengandalkan tanaman perdu dengan lapisan tanah tipis. (lebih…)
Air Purifier dilarang di California

Air purifier terasa semakin canggih sekarang dan mengaku dapat membunuh kuman serta membersihkan udara. Ternyata kontroversinya semakin banyak dan negara bagian California melarang beberapa merek air purifier karena Badan Sumber Daya Udara di California menganggap air purifier dapat lebih banyak merusak dibandingkan keuntungannya.
Disebutkan bahwa karena adanya air purifier ini, 500.000 orang telah ter-expose ke partikel-partikel ozone yang membahayakan. Hal ini terutama sangat tidak baik untuk penderita asma.
Bila anda memiliki Air Purifier di rumah, cek apabila Air Purifier tersebut menggunakan partikel Ozon untuk membersihkan udara. Bila ya, sangat disarankan untuk tidak digunakan lagi. Mudah-mudahan air purifier di masa depan tidak menggunakan ozon.
Pembuatan Celana Jeans. Semakin Gaya Semakin Polusi.
Trend jaman sekarang memang canggih. Semakin buluk semakin mahal. Semakin seperti pengemis semakin mahal. Yang tidak kita sadari adalah, semakin buluk itu memang proses pembuatannya semakin sulit. Bagaimana tidak, kain denim yang berwarna biru bisa menjadi warna biru muda buluk seperti sudah dipakai bertahun-tahun, serta kelihatan tetap natural.
Ternyata proses dari pembuatan jeans untuk kelihatan buluk itu sulit dan sangat merusak lingkungan, bagi perusahaan yang tidak memperhatikan limbahnya. Jeans tersebut di amplas, lalu diberikan bahan kimia potassium permanganate agar bisa kelihatan pudar. Setelah kelihatan pudarnya ok, baru jeans tersebut dicuci dan dicuci kembali dengan softener sebelum jeans tersebut di pak dan dikirim ke toko.
Penjara di Pulau. Betapa Enaknya…

Apa bayangan anda tentang penjara? Mungkin orang yang dipenjara akan hanya melihat tembok tanpa pernah melihat matahari. Makanan yang tidak enak dan juga penjaga yang garang. Di Norwegia baru saja dibuat penjara dengan model yang baru, dimana sebuah pulau dirubah menjadi penjara untuk penjahat-penjahat kelas kakap. Mereka tidak tinggal di sel penjara, melainkan di rumah-rumah yang ada di pulau tersebut. Kedengarannya asik banget dan mungkin akan banyak orang yang lari. Tetapi kalau sampai ketahuan ada yang lari, maka orang tersebut akan dimasukkan ke penjara dengan keamanan yang tertinggi seperti penjara biasanya dengan kamar sel. Ini saja sudah menjadi alasan mengapa orang tidak mau kabur dari pulau tersebut.
Mau omong ramah lingkungan, penjara ini menggantungkan diri pada Panel Tenaga Surya untuk listrik, menghangatkan ruangan dengan serpihan kayu bekas, memiliki peraturan daur ulang yang ketat, dan mempunyai stok makanan yang hampir swasembada dan organik. (lebih…)
Kota Chicago Contoh Green Roof Terbesar. Bisa Jadi Solusi Banjir Kita.
Chicago adalah salah satu kota tua di Amerika (didirikan tahun 1673) yang sangat terkenal untuk arsitekturnya dan sangat indah. Chicago juga kota pertama yang memulai gedung-gedung tinggi yang sekarang dikenal sebagai Skyscraper di kota-kota metropolitan di dunia. Semua bermula dari kebakaran yang menyelimuti seluruh kota Chicago di tahun 1871 dimana kebanyakan kantor terbakar dan terciptalah bangunan tinggi dengan struktur baja yang menjadi permulaan dari seni arsitektur gedung hingga sekarang.
Setelah lebih dari satu abad, Chicago kembali membuat sensasi dengan Green Roof yang di mulai dari gebrakan Walikota Richard Daley setelah adanya Heat Wave pada tahun 1995 yang sangat mematikan. Sejak tahun 1999, kota Chicago telah menanam 24.000 meter persegi atau 24 hektar Taman Atap Gedung yang tersebar di banyak gedung, pertokoan dan kantor. Salah satu keuntungan yang terbesar dari adanya Taman Atap adalah Manajemen Air dimana Taman Atap dapat menyerap 50-60% air hujan yang turun. Setelah Taman Atap menyerap air hujan, maka sewaktu matahari bersinar, tanaman akan kembali bernafas dan mengembalikan air tersebut ke atmosfer kita. Beberapa persen air akan tetap di tanah untuk pertumbuhan tanaman, dan sisanya akan masuk ke saluran air secara perlahan, dimana hal ini sangat menguntungkan karena jadi tidak memberatkan sistem saluran air perkotaan dimana upgrading atau peremajaan dan pembesaran pipa sangat mahal. (lebih…)
Pohon di New York 20% Lebih Banyak dari Dekade Lalu
Semakin hari orang semakin merasakan manfaat dari program penghijauan di kota New York yang sudah dijalankan sejak beberapa tahun yang lalu. Hasil yang ada sekarang adalah 100.000 lebih banyak pohon dibanding 10 tahun yang lalu. Menurut Departemen Pertanian Sub Bidang Kehutanan Amerika, setiap 1 dolar yang dikeluarkan untuk menanam pohon menghasilkan 5 dolar. Kok bisa? Beberapa hal yang dapat langsung dirasakan adalah temperatur lingkungan yang lebih sejuk, pengurangan CO2 dan polusi udara, dan harga properti yang meningkat sebagai akibat dari kota yang lebih menyenangkan.
Jagung dan Ethanol, Akhirnya Merusak Harga Kopi Starbucks.
Saya sudah sering menulis mengenai harga jagung dan akibat dari ethanol seperti di artikel “Orang indonesia kurus berkat ethanol dan bio-diesel” dan “Krisis Jagung! Inflasi besar sudah semakin dekat….”
Sekarang efeknya sudah jauh sampai ke harga Kopi Starbucks yang pada 31 Juli nanti, semua gerai Starbucks di Amerika akan menaikkan harga hingga 9 Cents. Memang kelihatan kecil tetapi beberapa pelanggan Starbucks sudah mengancam tidak akan mendatangi Starbucks lagi dengan kata-kata seperti “If they raise it, I’m not going to go there, even if it’s only 9 cents.”
Kok bisa sampai harga kopi terkena imbas dari harga jagun dan ethanol? (lebih…)
Contoh Kipas Angin dan AC di Shanghai
Sewaktu saya pergi ke Oriental Pearl Tower di Shanghai, saya memperhatikan bahwa di langit-langit di lorong mereka memiliki sistem AC dan Kipas Angin. Ternyata mereka pasang semua AC dan Kipas Angin dengan jarak beberapa meter, dimana kipas angin dipasang di depan AC langsung, sehingga setelah angin dari AC berhembus, maka kipas angin akan membantu mendistribusikan angin tersebut. (lebih…)


















Komentar Terbaru