Kota Chicago Contoh Green Roof Terbesar. Bisa Jadi Solusi Banjir Kita.

19 Agustus, 2007 at 22:31 14 komentar

Chicago City Hall Sebelum Sesudah

Chicago adalah salah satu kota tua di Amerika (didirikan tahun 1673) yang sangat terkenal untuk arsitekturnya dan sangat indah. Chicago juga kota pertama yang memulai gedung-gedung tinggi yang sekarang dikenal sebagai Skyscraper di kota-kota metropolitan di dunia. Semua bermula dari kebakaran yang menyelimuti seluruh kota Chicago di tahun 1871 dimana kebanyakan kantor terbakar dan terciptalah bangunan tinggi dengan struktur baja yang menjadi permulaan dari seni arsitektur gedung hingga sekarang.

Setelah lebih dari satu abad, Chicago kembali membuat sensasi dengan Green Roof yang di mulai dari gebrakan Walikota Richard Daley setelah adanya Heat Wave pada tahun 1995 yang sangat mematikan. Sejak tahun 1999, kota Chicago telah menanam 24.000 meter persegi atau 24 hektar Taman Atap Gedung yang tersebar di banyak gedung, pertokoan dan kantor. Salah satu keuntungan yang terbesar dari adanya Taman Atap adalah Manajemen Air dimana Taman Atap dapat menyerap 50-60% air hujan yang turun. Setelah Taman Atap menyerap air hujan, maka sewaktu matahari bersinar, tanaman akan kembali bernafas dan mengembalikan air tersebut ke atmosfer kita. Beberapa persen air akan tetap di tanah untuk pertumbuhan tanaman, dan sisanya akan masuk ke saluran air secara perlahan, dimana hal ini sangat menguntungkan karena jadi tidak memberatkan sistem saluran air perkotaan dimana upgrading atau peremajaan dan pembesaran pipa sangat mahal.

City hall tampak atas small

Disebutkan bahwa daerah dengan temperatur hangat bisa mendapatkan faedah terbanyak dari penggunaan Atap Taman. Salah satunya adalah penghematan energi dari penggunaan AC. Keuntungan lainnya adalah atap yang lebih tanah lama, dimana biasa atap hanya tahan hingga 20 tahun bisa menjadi sampai 40/50 tahun karena dengan adanya Taman Atap, maka sinar ultraviolet matahari tidak mengenai langsung atap gedung dimana perbedaan temperatur antara siang dan malam yang cukup drastis bisa menyebabkan keretakan.

Taman Atap bisa diaplikasikan dimana saja, mulai dari atap ruko yang selalu kosong, gudang, pabrik, kantor, dan rumah. Saya pernah tulis juga artikel tentang “Jakarta Dilihat Dari Atas” dimana kita bisa lihat dengan sangat jelas gedung-gedung kita sangat minim tanaman. Chicago membuat satu website tentang panduan untuk membuat Taman Atap bernama Chicago Green Roof Guide yang sangat menarik dan perlu dikunjungi sebagai edukasi untuk banyak orang agar semakin mau berinisiatif membuat Taman Atap. Di Eropa terutama di Jerman, taman atap sudah merupakan bukan hal yang baru lagi. Di kota Stuttgart, di beberapa daerah kota malah dibuat sistem Zoning yang mengharuskan gedung di daerah tersebut membuat Taman Atap. Mereka pun memberikan subsidi untuk gedung yang mau membuat Taman Atap.

Memang banyak hal harus dimulai oleh pemerintah juga seperti halnya Walikota kota Chicago. Mungkin gedung pemerintah harus mulai duluan, dilanjutkan dengan peraturan perkotaan, khususnya Jakarta. Bukan untuk memberatkan para pengusaha, tetapi hal ini untuk kepentingan kita bersama. Daripada bikin Deep Water Tunnel yang bisa menghabiskan 1.2 triliun rupiah, mendingan bikin aturan aja untuk gedung-gedung di tengah kota. Toh taman yang di atas atap bisa jadi tempat merokok umum yang sekarang sudah tidak diperbolehkan di dalam gedung. (bukan menganjurkan orang untuk merokok loh, baca “Stop merokok“)

Taman Atap Contoh

Iklan

Entry filed under: Berita Lingkungan, Berita Lingkungan Global, Lingkungan Kerja. Tags: .

Satu lagi alat mudah dan murah untuk desalinasi air Bus Feeder. Sarana Transportasi Yang Cepat, Nyaman, Aman dan Ramah Lingkungan

14 Komentar Add your own

  • 1. Twin  |  5 Desember, 2007 pukul 16:19

    Good idea & seru juga klo di beberapa kota besar di Indonesia yang RTHnya alias ruang Terbuka Hijau sudah semakin sedikit mencontoh kota Chicago. Tapi apa aja neh tanaman yang cocok utk ditanam di atap & gimana cara menananmya?

  • 2. dan progresto  |  11 April, 2008 pukul 09:20

    Melihat keadaan dunia secara global sekarang ini yang mengalami pemanasan global, memang sudah seharusnya Indonesia, khususnya kota-kota besar seperti Jakarta ikut andil dalam penerapan atap hijau di gedung-gedung yang telah banyak menghabiskan lahan hijau di daerah sekitarnya.

  • 3. gege 'arch  |  25 April, 2008 pukul 22:17

    go..
    green and sustainable building

  • 4. bluekaizen  |  3 Juli, 2008 pukul 13:51

    Ide yang sangat bagus bila diterapkan di Jakarta apalagi kalo pemerintah membuat peraturan yang mewajibkan gedung di Jakarta mempunyai green roof. Ada yang punya info jasa pembuatan green roof tidak?

  • 5. L.O.V.E.L.I  |  31 Agustus, 2008 pukul 21:52

    Good2…
    Kapan mau diterapin’nya???
    Keburu ozon nyz lubang besar loh!!!

  • 6. ati  |  21 November, 2008 pukul 09:44

    mari kita mulai dari lingkungan terdekat kita..minimal menanam di atap rumah kita or punya taman lah..
    All of us hope that someday Indonesia will be GREEN COUNTRY by Green roof
    ..Kurangi penggunaan AC qta ganti dengan GreenRoof..

  • 7. mel  |  7 Desember, 2008 pukul 07:47

    bagus banget konsepnya..cuma masalahnya mau cari info panduan bikin green roof gmn ya?bisa ga diterapin di rmh.dengan material yg sederhana dulu..soalnya mau coba hidup tanpa ac,soalnya asma.. ;p

  • 8. eQhy  |  7 Januari, 2009 pukul 21:50

    trus,,kira2 buat pengairannya gimana tuh?
    apa lagi klo dijakarta… sapa yang mo biayain pengairannya?
    lagian air buat daerah perkotaan geto kan susah aernya?

  • 9. Bastian Harnadi  |  23 Juli, 2009 pukul 15:46

    mohon saran segera, utk jenis tanaman yang dapat ditanam di dak atas, aku inginnya, pohon bunga, pohon buah.
    Terima kasih dan salam hijau,
    Bastian

  • 10. Diah  |  27 Oktober, 2009 pukul 12:14

    Bagus juga untuk diterapkan di Indonesia.
    Hanya saja perlu diadakan sosialisasi besar-besaran…
    Ini kan juga bermanfaat untuk mengurangi greenhouse effect
    kira2 tanaman apa saja ya yang tepat ditanam untuk green roof??
    Pengen menerapkan di rumah dulu
    kan segala sesuatu dimulai dari yang kecil- kecil dulu..setelah itu berikan pengaruh ke lingkungan sekitar..

  • 11. irvansyah  |  25 November, 2009 pukul 12:49

    bagus tu salah satu solusi tanaman hijau, pa lagi di jakarta sekarang lahan kosong sulit dan daerah resapan pun kurang, maka sering terjadi banjir besar.

  • 12. sandi  |  6 Maret, 2010 pukul 20:43

    da g gmbar gedung convention hall n detail gedung ???

  • 13. agribussines for future » green roof  |  10 Juni, 2010 pukul 22:24

    […] Kota Chicago Contoh Green Roof Terbesar. Bisa Jadi Solusi Banjir Kita. […]

  • 14. dino  |  18 Januari, 2013 pukul 05:52

    Sebenarnya bagus idenya. Tp info yg diberikan kurang menurut saya. Air yg diserap oleh tanah di atap gedung itu dialirkan kemana? Dengan debit air hujan jakarta yg besar, saya rasa jika tanah hanya diletakan di atap tidak akan mampu menampungnya. Tetap akan banjir dong.
    Dan jg akar2 pohon jg sangat berpotensi untuk merusak beton atap tersebut. Mohon dijelaskan lebih detail soal cara kerja green roof ini. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2,232,765 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 334 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: