Posts filed under ‘Fakta Lingkungan’

Presentasi tentang air (.pdf)

pdfwaterPagi ini saya mendapat lampiran email berisi presentasi air yang sangat bagus dan saya ingin bagi agar semua dapat mengetahuinya. Presentasi ini dapat anda download dengan klik link disebelah kiri ini.

Presentasi ini berisi banyak sekali fakta mengenai air yang walaupun banyak dari kita mungkin sudah tahu tetapi menjadi bahan untuk mengingatkan kembali.

Beberapa poin yang disadur dari presentasi ini adalah:

  • Air yang dapat dipakai untuk minum di seluruh dunia hanya 0.007%
  • 25% air dalam rumah tangga dipakai untuk membilas (flush) kloset
  • Kita akan lebih dahulu kehabisan air dibandingkan kehabisan minyak bahan bakar
  • Kekurangan air membuat panen bahan makanan berkurang sehingga dapat berakibat kenaikan harga makanan

Untuk lengkapnya, anda dapat download sendiri filenya (> 2 MB).

12 Oktober, 2009 at 11:01 8 komentar

Jakarta Mulai bernapas

mudikJakarta adalah kota dengan tingkat polusi udara ketiga terburuk di dunia setelah Meksiko dan Panama. Dari hasil kajian akademis yang ada dari Pelangi, sektor transportasi merupakan penyumbang emisi gas buang terbesar untuk karbondioksida (CO2), yaitu 92 persen. Sektor lainnya bisa dibilang cukup kecil dibandingkan polusi kendaraan dimana sektor industri menyumbang 5 persen, permukiman 2 persen, dan sampah 1 persen kadar polusi CO2.

Selama masa mudik lebaran 2009 ini, diperkirakan sekitar 50% kendaraan roda empat dan 80% kendaraan roda dua dengan jumlah perkiraan sekitar 3 juta kendaraan roda dua dan 1.5 juta kendaraan roda empat yang keluar dari daerah Jabodetabek.

Walaupun ini berarti polusinya hanya berpindah tempat, tetapi paling tidak Jakarta bisa sedikit bernapas lega sehingga bila anda jalan-jalan di sekitar Jakarta pada libur lebaran ini akan merasa udara lebih fresh.

Selamat mudik, hati-hati di jalan, dan selamat menikmati udara segar untuk yang di Jakarta tidak kemana-mana. Yang ingin bersepeda menikmati Jakarta yang lenggang, inilah kesempatan untuk bersepeda tanpa masker walaupun sulit untuk bersepeda kuliner karena pada tutup 🙂

18 September, 2009 at 09:40 3 komentar

Fakta Air di Bumi. Sayangi penggunaannya.

Masalah air terus menerus menjadi problematika yang sulit dipecahkan. Penghematan air pun sulit dilakukan karena merasa bahwa air adalah sesuatu yang terus menerus ada dan tidak akan habis. Faktanya adalah jumlah total air  yang ada di Bumi saat ini relatif sama dengan saat Bumi ini tercipta. Yang berubah ada bentuk dari air tersebut dalam siklus air yang berlangsung terus menerus. Jadi air yang dipakai mandi oleh Pangeran Diponegoro bisa jadi sama dengan air yang sedang anda pakai untuk minum.

siklusair2

Tetapi dari semua air tersebut, hanya 3% saja yang merupakan air tawar dimana 97% lagi adalah air asin. dari 3% ini juga terbagi-bagi lagi dengan es, air tanah dan air permukaan seperti gambar di bawah ini. (lebih…)

27 Mei, 2009 at 18:08 9 komentar

Foto: Polusi truk

trukpolusi

Foto polusi dari truk yang semakin parah. Foto ini saya ambil di daerah Rumpin, Bogor yang memiliki banyak tambang batu kali.

Bila anda memiliki foto menarik yang berhubungan dengan lingkungan, anda dapat email ke mdharmawan@akuinginhijau.org

8 Mei, 2009 at 15:12 3 komentar

Kolam Puntung Rokok

nobutts2Kita semua pasti tahu bahwa untuk setiap rokok yang dikonsumsi akan menghasilkan satu buah puntung rokok. Ini jelas karena tidak ada orang yang membakar habis setiap rokok karena bagian puntung rokok adalah filternya. Apakah anda tahu bahwa setiap rokok membutuhkan waktu hingga 10 tahun untuk terdaur? Ini pun belum mengingat bahwa bila puntung rokok tersebut terdaur di dalam tanah maka bahan kimia yang terkandung dalam rokok dapat mencemari tanah dan air tanah lingkungan kita.

Menurut artikel dari Reuters maka produksi rokok di Indonesia untuk tahun 2009 akan mencapai 240 milyar rokok. Sebagai gambaran, produksi total rokok dunia pada tahun 2004 saja sudah mencapai 5.5 triliun rokok atau kira-kira 10.5 juta rokok per menit.

Bila volume setiap 20 buah puntung rokok adalah 10ml maka volume total untuk 5.5 triliun puntung rokok adalah 2,750,000,000 liter.  Volume sebanyak ini akan mengisi sekitar 1,100 kolam renang ukuran olympic penuh dengan puntung rokok (total volume kolam menurut wikipedia adalah 2,500,000 liter). Bayangkan bahwa ini hanya puntung rokoknya, bukan rokok utuh dan dihasilkan setiap tahun! (lebih…)

10 Februari, 2009 at 13:53 6 komentar

Tanggapan atas komentar mengenai ayam broiler menggunakan hormon

Pada artikel sebelumnya yaitu “Daging Ayam Pakai Hormon, Fakta atau Mitos?” ada komentar kutipan artikel dari Jawa Pos bahwa “Cowok Suka Paha atau Sayap Ayam Cenderung Feminim.

Hal ini jelas ditantang oleh para pelaku usaha di bidang peternakan ayam. Salah satunya adalah artikel dari Majalah Poultry Indonesia yang menyatakan dalam judul artikelnya bahwa “Tidak Benar, Broiler Disuntik Hormon.” Artikel ini memang agak teknis untuk para pelaku peternakan karena memang ditulis oleh seorang ahli dan praktisi di bidang perunggasan. Tetapi saya yakin beberapa poin dapat dimengerti dengan baik oleh orang awam dan akan menambah wawasan serta pengetahuan banyak orang.

Beberapa hal yang ingin saya garis bawahi dari artikel ini adalah pernyataan bahwa:

  1. Orang selalu bingung dan membandingkan ayam kampung dengan ayam broiler yang tingkat pertumbuhannya cepat. Jawabannya adalah hasil seleksi genetika dimana ayam tersebut secara genetik memang tumbuh besar dan cepat. Seperti contohnya saja ada anak yang cepat tinggi besar ada yang tidak terlalu cepat. Oleh para ahli genetika, ayam yang memiliki gen baik akan diambil sehingga dapat memiliki keturunan yang baik pula. Karena ayam kampung tidak memiliki jenis yang sudah diteliti secara genetika maka pertumbuhannya sama saja dari tahun ke tahun. Ayam broiler seperti pada tabel 2 dijabarkan bahwa perkembangan genetikanya tumbuh dengan pesat sehingga semakin lama semakin efisien. Jadi bukan hormon, tetapi ilmu genetika.
  2. Dalam hal ekonomis, petani akan dirugikan bila menggunakan hormon karena naiknya biaya pemeliharaan. Di artikel ini ditulis “tak setetespun hormon pertumbuhan yang diperlukan peternak untuk menghasilkan ayam broiler berbobot 2 kg dalam waktu 35 hari. Selain hormon dilarang dipergunakan juga menambah ongkos produksi/tidak ekonomis(Rp 400 per ekor pada Des 89) dan menghabiskan waktu untuk menyuntik ayam satu persatu.”

Berikut ini adalah saduran dari artikel tersebut.

Tidak Benar, Broiler Disuntik Hormon

www.poultryindonesia.com. Masih ada saja salah persepsi tentang broiler. Ayam ras yang memiliki pertumbuhan yang sangat cepat sering dipersepsikan dibantu dengan hormon baik lewat suntik atau dicapur ke dalam pakan selama ayam dalam masa pemeliharaan. (lebih…)

3 Februari, 2009 at 11:17 11 komentar

Fakta Air II

Air memang sumber daya yang sangat dibutuhkan dan tanpa kita sadari sudah krisis karena banyak sekali yang terbuang percuma. Saya sudah sering menulis tentang krisis air dan bagaimana cara menghemat air. Mulai dari mandi ala pelaut, menyimpan air hujan dalam tong penampung, dan tidak membuang air saat sikat gigi. Selain itu juga agar kita tidak terus menerus menggunakan botol plastik air mineral yang banyak dibuang begitu saja. Bisa dibayankan bahwa pemakaian botol air mineral per kapita di Indonesia melebihi pemakaian per kepita negara Australia, Singapura, China, Jepang, Malaysia, Belanda, dan banyak lagi lainnya. Ini berarti pemakaian botol mineral plastik kita sangat boros.

Yang menarik juga adalah tabel penggunaan air dimana untuk Indonesia 91% pemakaian air kita adalah untuk agrikultur atau pertanian. Selebihnya 8% untuk penggunaan air domestik manusia dan pemakaian untuk industri hanya 1%. Padahal dari berita-berita kesannya air untuk pertanian selalu kurang dan kekeringan dan industri menghambur-hamburkan air begitu saja. Kalau menurut saya, industri tidak akan mau menghamburkan air karena semua itu akan menaikkan harga produksi dan menurunkan marjin. Jadi biasanya yang boros itu adalah penggunaan untuk kebutuhan domestik/perumahan.

Ada lagi fakta mengenai dam sebagai penampung air. Indonesia sebagai negara dengan populasi ke-4 terbesar di dunia sangat jauh dengan negara-negara lain. Apalagi dam bukan saja untuk menampung air tetapi juga mencegah banjir dan irigasi pertanian. (lebih…)

2 November, 2008 at 19:30 5 komentar

Tahun 2030 Pulau Jawa Kehabisan Air

Disadur dari Antara.co.id

Kepala Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Regional Jawa Kementerian Lingkungan Hidup, Sudarsono menyatakan pada 2030 mendatang Pulau Jawa akan kehabisan air akibat kerusakan lingkungan di Daerah Aliran Sungai (DAS).

Selain itu, maraknya pengalihan fungsi lahan, tekanan politis atas kebijakan Rencana Tata Ruang dan Wilayah sangat mempengaruhi kondisi ini, ujar Sudarsono seusai berdiskusi di Kantor Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda di Bandung, Jumat.

“Dengan jumlah penduduk sebanyak 163 juta orang dan dengan daya dukung lingkungan yang rusak maka secara terukur kekurangan air benar-benar akan terjadi,” katanya. (lebih…)

12 Agustus, 2008 at 23:34 15 komentar

Older Posts Newer Posts


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2.482.313 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabung dengan 166 pelanggan lain

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai