Daging Ayam Pakai Hormon. Fakta atau Mitos?
Saya sudah memulai kampanye Makan Ayam pada artikel sebelumnya yaitu”Ayo Makan Ayam, Daging Yang Lebih Ramah Lingkungan.” Tetapi banyak sekali pembicaraan dengan banyak teman yang kurang mengerti fakta mengenai ayam.
Daging ayam adalah sumber protein daging yang sangat baik dan paling murah bila dibandingkan dengan sumber protein daging lainnya seperti daging sapi dan daging ikan. Akan tetapi konsumsi ayam di Indonesia masih sangat rendah, yaitu 2.3 kg per kapita, dibandingkan dengan rata-rata konsumsi ayam di Asia sebesar 10 kg per kapita. Beberapa masalah yang mungkin adalah:
- Walaupun ayam adalah sumber protein yang paling murah, masih banyak rakyat Indonesia yang tidak mampu membelinya
- Kekhawatiran akan flu burung sehingga banyak orang yang menghindari konsumsi daging ayam. Hal ini wajar saja walaupun sebenarnya agak berlebihan karena kalaupun ayam tersebut terjangkit virus maka Virus flu burung akan mati apabila daging ayam dimasak pada pemanasan 80 derajat Celsius dalam satu menit. Kemudian pada telur, virus AI akan mati pada pemanasan 64 derajat Celsius selama 4,5 menit. Jadi hal ini sama sekali tidak menjadi resiko dan tidak mengkhawatirkan.
- Pengetahuan masyarakat yang minim mengenai isu pemakaian hormon pada ayam. (lebih…)
“Green Building” untuk Iklim Mikro, Bangunan Ramah Lingkungan Syaratkan Efisiensi
Koran Kompas
25 Agustus 2007
Sumber: Kompas Online
Konsep green building atau bangunan ramah lingkungan didorong menjadi tren dunia bagi pengembangan properti saat ini. Bangunan ramah lingkungan ini punya kontribusi menahan laju pemanasan global dengan membenahi iklim mikro.
“Poin terbesar dalam konsep ini adalah penghematan air dan energi serta penggunaan energi terbarukan,” kata Rana Yusuf Nasir dari Ikatan Ahli Fisika Bangunan Indonesia (IAFBI), sebagai salah satu pembicara dalam diskusi panel “Pemanasan Global-Apa yang Dapat Dilakukan Dunia Properti?”, Jumat (24/8) di Jakarta.
Menurut Rana, di Indonesia akses energi terbarukan masih lemah. Suplai energi listrik untuk properti hanya mengandalkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang belum menggunakan sumber energi terbarukan.
Di Amerika Serikat, lanjut Rana, berbagai perusahaan penyuplai energi listrik dengan berbagai pilihan bahan bakar, termasuk bahan bakar terbarukan. Pengembang yang memilih energi listrik dari sumber terbarukan akan memperoleh poin terbesar dalam konsep green building. (lebih…)
Perubahan Iklim Global, Jakarta Bisa Tinggal Nama
Koran Suara Pembaruan
25 Agustus 2007
oleh: Alex Suban
Sumber: Suara Pembaruan Online

Banjir menggenangi kawasan Pulomas dan Kelapa Gading di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta, Februari lalu.
Sebuah penelitian internasional baru-baru ini memperlihatkan hasil yang cukup mencengangkan. Sepersepuluh penduduk dunia atau sekitar 634 juta orang yang tinggal di dekat laut akan tenggelam ketika es di kutub bumi mencair akibat pemanasan global.
Tidak sampai di situ saja, penelitian itu juga memprediksikan, seluruh Jakarta, sebagian Jawa Barat, dan Banten merupakan kawasan yang akan tenggelam di akhir abad ini.
Penelitian ini juga dikuatkan melalui penelitian Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2007 yang menyebutkan pada tahun 2050 nanti, daerah- daerah di Jakarta seperti Kosambi, Penjaringan, dan Cilincing akan hilang, juga Muara Gembong, Babelan, dan Tarumajaya di Bekasi.
Menteri Negara Lingkungan Hidup (Menneg LH), Rachmat Witoelar, mengamini penelitian itu dan mengaku risau dengan kondisi tersebut. Dia mengatakan, Bandara Soekarno-Hatta dan kawasan Ancol di Jakarta Utara hanya akan tinggal nama alias tenggelam pada tahun 2050. (lebih…)
Bus Feeder. Sarana Transportasi Yang Cepat, Nyaman, Aman dan Ramah Lingkungan
DOWNLOAD JADWAL BUS FEEDER (klik disini)
Bagi kita yang sehari-hari tinggal maupun kerja di Jakarta sudah sungguh terbiasa dengan kemacetan. Tetapi yang namanya macet kita harus selalu cari alternatif supaya kita bisa sampai di kantor dengan cepat, nyaman, dan aman. Salah satunya adalah nebeng atau carpooling seperti artikel sebelumnya “Carpooling ke kantor”. Busway memang sudah merupakan salah satu solusi alternatif lainnya bagi kota metropolitan Jakarta. Tetapi busway masih memerlukan banyak dukungan seperti lahan parkir dan juga feeder dari penumpang luar kota yang dapat dengan mudah pindah bus ke tempat tujuan akhir mereka.
Saat ini baru saja mulai dibangun di Terminal Kalideres yang dapat menampung 180 mobil untuk “Park and Ride” yang akan dilanjutkan dengan pembangunan lahan parkir berbentuk rest area di Terminal Kampung Rambutan dan Ragunan. Ini sudah merupakan niatan baik dari pemerintah daerah untuk mendukung proyek busway yang dapat dinilai sukses secara peminat tetapi masih kurang baik dalam hal lamanya layanan bus yang beroperasi dan jalanan busway yang cepat rusak. (lebih…)
Kota Chicago Contoh Green Roof Terbesar. Bisa Jadi Solusi Banjir Kita.
Chicago adalah salah satu kota tua di Amerika (didirikan tahun 1673) yang sangat terkenal untuk arsitekturnya dan sangat indah. Chicago juga kota pertama yang memulai gedung-gedung tinggi yang sekarang dikenal sebagai Skyscraper di kota-kota metropolitan di dunia. Semua bermula dari kebakaran yang menyelimuti seluruh kota Chicago di tahun 1871 dimana kebanyakan kantor terbakar dan terciptalah bangunan tinggi dengan struktur baja yang menjadi permulaan dari seni arsitektur gedung hingga sekarang.
Setelah lebih dari satu abad, Chicago kembali membuat sensasi dengan Green Roof yang di mulai dari gebrakan Walikota Richard Daley setelah adanya Heat Wave pada tahun 1995 yang sangat mematikan. Sejak tahun 1999, kota Chicago telah menanam 24.000 meter persegi atau 24 hektar Taman Atap Gedung yang tersebar di banyak gedung, pertokoan dan kantor. Salah satu keuntungan yang terbesar dari adanya Taman Atap adalah Manajemen Air dimana Taman Atap dapat menyerap 50-60% air hujan yang turun. Setelah Taman Atap menyerap air hujan, maka sewaktu matahari bersinar, tanaman akan kembali bernafas dan mengembalikan air tersebut ke atmosfer kita. Beberapa persen air akan tetap di tanah untuk pertumbuhan tanaman, dan sisanya akan masuk ke saluran air secara perlahan, dimana hal ini sangat menguntungkan karena jadi tidak memberatkan sistem saluran air perkotaan dimana upgrading atau peremajaan dan pembesaran pipa sangat mahal. (lebih…)
Satu lagi alat mudah dan murah untuk desalinasi air
Baru saja saya menulis tentang “Perkembangan Teknologi Air di Negara Tertinggal” dimana produk unggulannya adalah Lifestraw dan Backpack Plastik Disinfektan Air. Sekarang ada satu lagi yaitu Watercone. Cara kerja Watercone sangat mudah karena hanya memerlukan sinar matahari untuk dapat bekerja.
Perkembangan Teknologi Air di Negara Tertinggal
Teknologi lingkungan selalu berkembang dan kebanyakan teknologi itu ditujukan untuk negara maju atau paling tidak negara berkembang. Beberapa contoh teknologi itu adalah seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Pembangkit Listrik Tenaga Angin, Mobil Listrik, Mobil Angin, Pesawat Terbang yang lebih efisien, dan lainnya. Kita jarang melihat adanya teknologi yang ditujuka untuk negara yang tertinggal, atau bagian dari negara berkembang yang masih tertinggal. Untuk ekstrimnya kita bisa bilang Afrika. Tetapi di Indonesia pun masih banyak sekali daerah tertinggal yang untuk mendapatkan air yang baik pun sulit.
Fakta mengenai penggunaan air di seluruh dunia adalah sebagai berikut:
- Lebih dari 1 milyar orang di dunia tidak memiliki akses untuk air bersih. (1/6 dari seluruh total populasi manusia di dunia)
- 5 Juta orang, biasanya anak-anak, meninggal dari penyakit melalui air seperti diare (sekitar 6000 orang per hari)
- Pada setiap saat jumlah pasien akibat penyakit melalui air melebihi 50% di seluruh dunia
- Jarak rata-rata yang harus ditempuh orang di Afrika dan Asia untuk mengambil/mencari air adalah 6 km (lebih…)
Pesan Teh Aja Kalau di Restoran
Emang kenapa? Ini hanya pemikiran saja untuk terus dapat mengurangi pemakaian air minum mineral yang pada akhirnya hanya menambah sampah botol plastik tanpa keuntungan kesehatan yang besar dari air mineral.
Coba anda perhatikan kalau anda ke warteg atau restoran. Kalau membuat teh kebanyakan memakai air kran yang dimasak atau bisa juga air dari botol galon yang dididihkan. Saya itu bukannya tidak setuju dengan air mineral tetapi lebih kepada sampah botol plastik yang terus memenuhi jalan, sungai dan laut kita. (lebih…)



















Komentar Terbaru