Posts filed under ‘Bisnis Hijau’

Seremonial asal Seremonial

Seperti gambar yang ada di atas, ada berapa banyak acara seremonial bertema lingkungan yang hanya dibuat hanya untuk seremonial semata. Hari Bumi tahun 2010 akan jatuh di tanggal 22 April 2010 yang pastinya juga akan diisi oleh banyak sekali acara-acara di seluruh dunia termasuk Indonesia. Mulai dari pameran, seremonial perusahaan, dan juga badan-badan pemerintahan. Semua akan berlomba memperlihatkan jiwa hijaunya.

Tentunya saya akan mendukung semua aktivitas lingkungan yang pada akhirnya akan benar-benar diurus, bukan sekedar acara semata tetapi berkelanjutan. Tidak hanya menanam 1 buah pohon seremonial dan setelah itu ditelantarkan, apalagi janjinya 1000 pohon ternyata hanya 10 saja karena anggaran habis untuk acara.

Saya tulis hal ini sekarang karena pasti mulai bulan-bulan ini banyak pihak sedang sibuk mempersiapkan diri untuk acara Hari Bumi yang megah. Saya hanya berharap bahwa acara juga akan berwawasan lingkungan, sebisa mungkin Zero Carbon Footprint alias tidak membuang banyak karbon mulai dari energi yang digunakan untuk acara dan segala persiapannya. Untuk apa acara dengan panel surya dan bermacam-macam teknologi kalau semua itu juga diimpor dengan transportasi yang jauh dan boros karbon. Panitia juga pasti sibuk mensablon baju, banner, brosur, dan segala macamnya yang tentunya hanya dipakai untuk hari itu saja. Lebih baik acara yang sederhana tetapi benar-benar membantu lingkungan. (lebih…)

1 Maret, 2010 at 17:53 2 komentar

Perusahaan harus menghemat listrik

Dengan adanya keputusan direksi PLN No.313/K/DIR/2009 tanggal 31 Desember 2009 tentang Ketentuan Pelaksanaan Penghematan Pemakaian Tenaga Listrik Oleh Pelanggan PT.PLN (PERSERO) maka para pengguna listrik atau pelanggan PLN dengan daya yang lebih dari 6.600 VA (volt ampere) akan mendapatkan penurunan batas hemat listrik yang disubsidi. Seperti yang anda ketahui, tarif listrik yang kita bayarkan saat ini terdiri dari biaya yang dibayar dengan tarif subsidi ditambah biaya diatas batas hemat tersebut dengan tarif non-subsidi. Yang dilakukan oleh PLN bukan kenaikan tarif listrik, tetapi penurunan kwh batas hemat yang disubsidi khusus untuk pelanggan dengan daya pasang yang lebih besar dari 6.600 VA sehingga pelanggan yang menggunakan listrik lebih dari batas hemat tersebut akan membayar dengan tarif non-subsidi yang jauh lebih mahal.

Simulasi kenaikan tarif listrik untuk rumah atau kantor anda, klik disini.

Dengan hal ini maka yang akan banyak terkena adalah perusahaan yang menggunakan banyak daya dan juga rumah-rumah mewah. PLN juga “memaksa” pelanggan-pelanggan ini untuk dapat menghemat listrik juga bila ingin tagihannya tidak naik terlalu banyak.

Beberapa cara untuk menghemat terutama untuk kantor dan perusahaan adalah sebagai berikut:

  • Atur ulang penerangan listrik di ruangan sehingga bila pemakai listrik hanya di bagian tertentu, maka tidak semua lampu harus dinyalakan
  • Ganti lampu-lampu bohlam dengan lampu hemat energi
  • Matikan monitor komputer saat dipakai karena monitor menggunakan listrik lebih banyak dari komputer. sebagai pembanding, saat operasional rata-rata komputer menggunakan 55 watt dan monitor menggunakan 75 watt.
  • Hindari terlalu banyak menggunakan fotocopy. Untuk distribusi dapat digunakan scanner lalu di email
  • Print berwarna lebih boros energi dibandingkan print hitam putih. Selain itu printer laser lebih boros energi dibandingkan printer inkjet.
  • Nyalakan AC 15-30 menit setelah mulai kerja, dan matikan AC 15-30 menit sebelum pulang. Hal kecil ini pun akan sangat menghemat bila dilakukan setiap hari untuk kantor yang memiliki banyak unit AC
  • Matikan lampu WC saat tidak ada orang atau tidak dipakai

Hal-hal di atas adalah hanya beberapa hal saja yang dapat kita lakukan bersama-sama. Mudah-mudahan dengan hal ini maka kita dapat berhemat sehingga kita bukan saja membayar PLN dengan lebih hemat, tetapi gaya hidup kita dapat ikut melestarikan lingkungan.

Apakah anda juga memiliki ide lain untuk menghemat energi yang dapat anda bagi?

19 Februari, 2010 at 21:50 2 komentar

Info Jalanan dari TMC Polda Metro

Dengan kemajuan teknologi yang ada, saat ini semua informasi jadi semakin mudah, murah dan cepat. Salah satu info yang sangat penting untuk warga Jakarta adalah info lalu lintas. Sebelumnya di artikel “Jangan telat, Pantang ngebut di jalan” saya menulis untuk mendapatkan info lalu lintas dari Radio Suara Metro, yang saat ini sudah kresek-kresek alias gak jalan lagi.

Tetapi ternyata satuan Polisi kita juga terus berinovasi dengan teknologi-teknologi yang baru untuk informasi lalu lintas yang dapat dengan cepat di sebar ke masyarakat. Beberapa diantaranya adalah:

Keduanya saat ini terus di update dan kita yang mengikutinya mendapatkan info terbaru secara langsung dan cepat baik dari komputer maupun handphone. Keduanya juga dapat diakses melalui browser ataupun aplikasi khusus untuk perangkat handphone anda dan dengan alert juga info terbaru juga sehingga anda tidak ketinggalan info.

Selain itu, anda juga dapat mengakses website Ditlantas Polda Metro Jakarta (http://www.lantas.metro.polri.go.id) untuk info-info seputar Jakarta yang terbaru mulai dari demonstrasi masal, kebakaran dan info lalu lintas.

Pastinya hal ini akan membantu kita dalam melewati hari-hari penuh kemacetan di Jakarta sehingga kita dapat ke kantor lebih on-time, ke client tanpa alasan telat dan lebih efisien dalam mengatur jadwal perjalanan kita. Semua itu pastinya akan lebih mengurangi dan mengefisienkan penggunaan kendaraan sehingga lebih ramah lingkungan.

Semoga membantu!

2 Februari, 2010 at 12:50 1 komentar

Belanja dengan Kardus Bekas di Hero Supermarket

Dulu saya pernah menulis artikel mengenai belanja menggunakan kardus bekas saat Carrefour kehabisan kantong plastik belanja (Box Karton Belanja?) dan menyarankan agar karton-karton bekas dipakai kembali sebagai media pengganti kantong plastik. Ternyata hal ini sudah lama dilakukan oleh ALDI Supermarket dimana pembeli tidak disediakan kantong plastik, tetapi tas belanja ALDI, dan kalau tidak punya tas belanja apapun maka anda dapat menggunakan kardus-kardus bekas yang dapat anda ambil sendiri di dalam supermarket. Hal ini saya alami sendiri saat pergi ke Australia baru-baru ini dan mencoba belanja di ALDI tanpa mengetahui hal ini juga. Saat setelah bayar saya baru kelabakan mencari kardus karena saat bertanya kepada kasirnya, ternyata memang tidak disediakan. Wah… hebat sekali menurut saya, karena seperti yang ditulis di website ALDI, penghematan yang mereka dapatkan dari tidak menggunakan kantong plastik dikembalikan kepada pembeli dengan harga-harga barang yang lebih murah.

Yang paling menarik adalah saat saya terakhir ke Hero Supermarket yang ada di Plaza Indonesia, Jakarta. Di bagian kasir ada kardus besar dengan tulisan “THANK YOU, Every time you use carton you help reduce plastic waste” seperti pada gambar di atas. (lebih…)

1 Februari, 2010 at 13:07 5 komentar

Tas Belanja Pengganti Kantong Plastik Terus Merambah UKM

Setelah kita melihat perkembangan dimana perusahaan-perusahaan besar seperti department store, supermarket dan lainnya memberikan pilihan untuk menggunakan tas belanja pengganti kantong plastik, maka sekarang giliran toko-toko UKM yang semakin lama semakin banyak memberikan tas-tas pengganti kantong plastik.

Salah satu toko yang memiliki tas dengan design yang unik dan mendukung pelestarian lingkungan adalah toko MySize yang websitenya dapat anda lihat di www.mysizestore.com. Yang menarik adalah karena toko ini adalah toko yang menjual pakaian wanita khusus ukuran besar, maka tas pengganti kantong plastik ini pun ukurannya lebih besar dari yang biasanya kita dapatkan di toko-toko lainnya. Selain itu, di kantongnya sendiri juga diberikan pesan-pesan yang mendukung pelestarian lingkungan.

Banyak toko-toko yang menawarkan tas belanja pengganti kantong plastik ini sebagai bagian juga dari keinginan pemiliknya untuk ikut berpartisipasi dalam menanggulangi global warming, walaupun tetap dengan harapan bahwa tas ini pun dapat menjadi media marketing yang efektif bila dapat dibawa kemana-mana. Tetapi apapun alasannya, tentunya hal ini perlu terus kita dukung, dan butuh dukungan dari lebih banyak lagi toko-toko yang peduli dengan lingkungan. Kalau perlu semua toko-toko penjual baju tidak lagi menawarkan kantong plastik tetapi tas pengganti yang lebih ramah lingkungan. Atau bila si pembeli menggunakan tas sendiri, tanpa meminta tas atau kantong plastik maka akan mendapat diskon, seberapa pun besarnya. Dengan hal ini maka pembeli pun mendapatkan insentif untuk ikut mengurangi penggunaan kantong plastik. Apalagi dengan adanya informasi baru bahwa kantong plastik yang berwarna hitam ternyata diproduksi dari plastik-plastik bekas yang tidak baik untuk kesehatan.

Jadi, untuk anda yang belum menawarkan tas pengganti kantong plastik, anda harus melakukannya, selain untuk marketing yang efektif tentunya juga untuk lingkungan.

29 Januari, 2010 at 13:41 8 komentar

Nokia Give and Grow

nokia_giveMenyambung posting mengenai daur ulang henpon yang sudah dimulai oleh Nokia dan kabarnya juga Sony Ericsson, maka Nokia yang didukung oleh TES-AMM Indonesia dan WWF-Indonesia memprakarsai program Nokia Give and Grow dengan slogan “Beri handphone, tumbuh pohon” pada tanggal 19 Agustus 2009. Sebagai perusahaan global yang peduli lingkungan, maka Nokia mengajak masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam program ini dengan memberikan ponsel dan aksesoris bekas mereka untuk kemudian didaur ulang, dimana pada akhir program ini, Nokia Indonesia akan menanam pohon di DAS Ciliwung melalui program NEWtrees yang dikembangkan oleh WWF Indonesia.

Sebuah survei global yang dilakukan Nokia terhadap konsumen global telah menunjukkan bahwa tiga dari empat orang tidak pernah mendaur ulang ponsel mereka, dan mereka bahkan tidak sadar bahwa ponsel dan aksesoris bekas dapat didaur ulang. Sebanyak 80% komponen dari semua ponsel Nokia dapat didaur ulang menjadi bahan baku terlebih dahulu untuk selanjutnya diproses menjadi produk-produk yang bermanfaat seperti peralatan rumah tangga, serta 20% sisanya digunakan di dalam proses daur ulang untuk energi sehingga seluruh komponen tersebut tidak ada yang terbuang. (lebih…)

28 Agustus, 2009 at 01:46 4 komentar

Ayo Menabung. Hemat Pangkal Hijau.

logo_ayo_ke_bankSemua orang pasti sudah mendengar atau bahkan merasakan krisis global yang sedang terjadi saat ini. Bila anda baca koran, majalah atau komentar-komentar ekonom dunia, semua akhirnya menunjuk pada konsumerisme yang terjadi di seluruh dunia sehingga orang menjadi sangat konsumtif tanpa berpikir panjang. Malah banyak orang yang istilahnya adalah “besar pasak daripada tiang” sehingga hutangnya itu lebih banyak daripada aset atau harta yang mereka miliki. Semua kemudahan yang diberikan oleh institusi finansial seperti kredit kendaraan, mobil hingga kartu kredit disalahgunakan untuk kebutuhan-kebutuhan yang sebenarnya tidak diperlukan. Semua ini akhirnya meledak dan menyebabkan keadaan yang kita alami sekarang ini. Memang penetrasi kredit personal di Indonesia belum sejauh di negara-negara barat tetapi di kota-kota besar di Indonesia, hal ini sudah dapat dirasakan.

Lalu apa hubungannya blog ini dengan menabung? Intinya adalah menabung agar kita tidak membeli barang-barang yang tidak diperlukan atau pembelian tanpa dasar kebutuhan yang mendasar karena semua barang yang diproduksi itu membutuhkan banyak sekali energi dan bila barang itu cepat rusak atau lalu dibuang, berapa banyak sampah dan energi yang terbuang dari barang ini? Hal ini sudah saya gambarkan pada artikel sebelumnya yaitu ” Cerita Perjalanan Barang” yang menggambarkan supply chain suatu barang agar dapat dimengerti. Banyak sekali barang yang dibeli atas dasar impulse buying dimana pembelian itu dilakukan secara spontan, tanpa perencanaan dan mungkin tanpa diperlukan karena kalau orang bilang itu “Lapar Mata” seperti di Supermarket, atau diskon di toko yang akhirnya tadinya tidak rencana membeli malah mencari-cari yang dapat dibeli dan alasannya.

Jadi kalau sebelumnya juga saya menggunakan istilah “Hijau Pangkal Hemat” dimana kehidupan sehari-hari yang hijau dapat banyak menghemat, maka kali ini saya menggunakan istilah “Hemat Pangkal Hijau” dengan cara menabung sehingga ikut juga menyelamatkan lingkungan. Ayo Menabung sekarang juga. Hijau Pangkal Hemat, Hemat Pangkal Hijau.

26 Maret, 2009 at 15:57 2 komentar

Daur Ulang Baterai Bekas di Slipi, Jakarta

ibis_recycle

Untuk anda yang terlewat untuk mendaur ulang baterai pada acara WWF hari minggu tgl 22 Feb 2009 yang lalu, masih ada kesempatan untuk mendaur ulang baterai bekas anda.

Salah satu tempat yang saya mendapatkan infonya adalah di Hotel Ibis Slipi, Jakarta Barat.

Saya tidak mendapatkan informasi ke tempat apa atau yayasan mana baterai bekas ini akan di olah tetapi paling tidak untuk konsumen yang ingin mendaur ulang baterai dapat langsung memasukkannya ke dalam kotak yang tersedia di Lobi Hotel Ibis Slipi, Jakarta ini.

26 Februari, 2009 at 09:51 22 komentar

Older Posts Newer Posts


Agenda

Archives

RSS Bisnishijau.Org

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye Hijau











Statistik Pengunjung

  • 2.481.756 Pengunjung

Statistik

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabung dengan 166 pelanggan lain

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai